LINTAS-KHATULISTIWA.COM PANGKEP, Sabtu,8 Februari 2025 – Gema lantunan ayat-ayat Al-Qur’an dan Hadits mulai memudar saat Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) ke-30 Kabupaten Pangkep resmi berakhir tadi malam. Bupati Dr. H. Muhammad Yusran Lalo Gau, S.Pi,.M.Si, memimpin upacara penutupan, menandai berakhirnya acara yang dimulai sejak 5 Februari lalu.
Bupati menekankan pentingnya STQH bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga perannya dalam memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Quran dan Hadits serta mengintegrasikan ajarannya ke dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini menjadi ajang untuk menampilkan bakat individu yang berdedikasi dalam melestarikan dan memahami teks-teks Islam.
“Ini bukan sekadar kompetisi. Ini tentang memupuk hubungan yang lebih erat dengan iman kita dan menginspirasi kita untuk hidup sesuai dengan prinsip-prinsip Al-Quran dan Hadits,” kata Dr. Yusran Lalo Gau selama upacara tersebut.
Gelar juara umum yang didambakan diberikan kepada Kecamatan Liukang Tuppabiring, sebagai bukti dedikasi dan kerja keras para pesertanya. Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada Liukang Tuppabiring, dan berharap agar prestasi mereka dapat menjadi motivasi untuk terus belajar dan mengamalkan nilai-nilai Islam.
Dr. Yusran Lalo Gau juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh peserta, panitia penyelenggara, dan masyarakat atas kontribusi mereka yang tak ternilai bagi keberhasilan STQH. Ia menghargai upaya kolektif yang menjadikan acara ini sukses besar. “Terima kasih kepada semua orang yang berpartisipasi, menjadi relawan, dan mendukung acara ini. Kontribusi Anda menjadikan acara ini benar-benar istimewa dan berkesan,” imbuhnya.
Dr. H. Muhammad Yusran Lalo Gau, yang berhasil memenangkan pemilihan kepala daerah serentak tahun 2024, dijadwalkan menjabat sebagai Bupati untuk periode 2025-2030, bersama wakilnya, Drs. H. Abdul Rahman Assagaf. Masa jabatan mendatang menjanjikan pengabdian yang berkelanjutan bagi kesejahteraan dan pembangunan Kabupaten Pangkep.
Bupati menyampaikan ungkapan adat Bugis “Salamakki Topada Salama. Pangkas MYL,” yang menyampaikan harapan agar keselamatan dan kesejahteraan senantiasa menyertai semua. Masyarakat sangat menantikan STQH berikutnya, menantikan kesempatan lain untuk merayakan keimanan, ilmu pengetahuan, dan semangat Islam yang abadi di Kabupaten Pangkep.

