LINTAS-KHATULISTIWA.COM Makassar, 14 Desember 2024 – Kasus penipuan dengan modus meminta uang untuk bensin telah membuat geger warga Makassar. Penipuan ini berhasil terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial, menggambarkan seorang pria yang berpura-pura kehabisan bensin di depan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan Ratulangi. Melihat situasi yang meresahkan ini, pihak kepolisian setempat segera melakukan penyelidikan.
Kapolsek Mariso, AKP Aris Soemarsono, mencatat bahwa kejadian tersebut terjadi pada Sabtu, 14 Desember, dan saat ini terungkap tengah mengidentifikasi pelaku. “Kami sudah memeriksa ke TKP (Tempat Kejadian Perkara). Saat ini kami berada di SPBU,” ungkap Aris kepada media.

Dalam kejadian tersebut, pelaku melakukan tindakan dengan cara yang cukup berbahaya. Ia terlihat duduk di atas sepeda motornya dan kemudian menghampiri pengendara lain dengan berpura-pura mengemudikan motornya. Dengan berbagai alasan, ia meminta sejumlah uang untuk membeli bensin. Setelah mendapatkan uang dari korbannya, pelaku kemudian terlihat berbalik arah dan kembali ke motornya, tidak mau mengisi bensin sebagaimana janjinya.

Kepolisian menyatakan bahwa meski kini belum ada korban yang melapor, mereka percaya ada kemungkinan bahwa beberapa pengendara tidak menyadari bahwa mereka telah menjadi sasaran penipuan. “Korban mungkin tidak sadar mereka ditipu. Tapi ini sudah meresahkan, dan kami tetap tindaklanjuti,” jelas Aris.
Situasi ini tentu menjadi perhatian bagi aparat kepolisian yang berkomitmen untuk menjamin kasus ini. “Mudah-mudahan pelaku segera kami tangkap. Anggota sudah mendapat Arahan untuk mendokumentasikan kasus ini,” tambahnya.
Dengan maraknya praktik penipuan semacam ini, masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah memberikan uang kepada orang yang tidak dikenal dengan alasan yang kurang jelas. Polisi juga mendorong siapa saja yang merasa menjadi korban atau melihat kejadian serupa untuk segera melaporkannya ke pihak yang berwajib.
Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berinteraksi di ruang publik, khususnya di lokasi-lokasi yang ramai seperti SPBU. Dengan kerjasama masyarakat dan pihak yang berwenang, diharapkan praktik penipuan ini dapat diminimalkan dan pelaku dapat ditangkap dengan cepat.

