Lintas-Khatulistiwa.com | TUAL, AMBON – Agrapinus Rumatora alias Nus Kei, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Golkar Maluku Tenggara, dilaporkan meninggal dunia setelah menjadi korban penikaman oleh orang tak dikenal. Insiden tragis ini terjadi di area Bandara Karel Sadsuitubun, Kecamatan Kei Kecil, pada Minggu (19/4) sekitar pukul 11.25 WIT. Korban sempat mendapatkan perawatan medis, namun nyawanya tidak terselamatkan.
Menurut keterangan resmi dari Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Rositah Umasugi, Minggu (19/4), tindak pidana penikaman tersebut mengakibatkan meninggalnya Ketua DPC Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara. Kejadian bermula saat korban baru saja tiba di bandara setelah melakukan penerbangan dari Jakarta.
“Tiba tiba korban ditikam oleh orang tidak dikenal menggunakan sebilah pisau,” ungkap Kombes Rositah Umasugi. “Terduga pelaku langsung melarikan diri usai kejadian.”
Sesaat setelah kejadian, korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya. Namun, luka tusuk yang dialami cukup parah, dan tim medis menyatakan bahwa nyawa korban tidak dapat diselamatkan akibat luka tersebut.
“Sempat dirawat di RS, namun tim medis menyatakan korban meninggal dunia karena luka yang dialami,” terang Kombes Rositah Umasugi.
Saat ini, aparat kepolisian dari Polda Maluku masih terus berupaya melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku penikaman. Motif di balik aksi keji ini masih menjadi fokus penyelidikan lebih lanjut oleh tim penyidik.
“Untuk motif, sementara masih dilakukan pendalaman oleh penyidik,” pungkas Kombes Rositah Umasugi.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan memberikan kepercayaan penuh kepada aparat untuk mengungkap pelaku dan motif di balik penikaman yang menggemparkan ini.
Informasi lebih lanjut akan disampaikan seiring dengan perkembangan investigasi yang sedang berjalan.

