PANGKEP, Lintas-Khatulistiwa.com – Kabar duka menyelimuti warga Kampung Tanete, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep. Seorang pria lanjut usia bernama Tarawe (80) ditemukan meninggal dunia terbakar di tengah kebun miliknya sendiri, Rabu (15/10/2026).
Peristiwa tragis tersebut pertama kali diketahui oleh menantu korban, Saharuddin, saat hendak mengantarkan air minum ke kebun korban.
Berdasarkan hasil penelusuran Wakapolsek Ma’rang bersama Tim Inafis Polres Pangkep di lokasi kejadian, sebelum peristiwa nahas itu terjadi, korban diketahui sedang membersihkan kebun dengan cara membakar sampah sisa daun dan ranting kering.
Setelah selesai membakar sampah di kebun miliknya, korban kemudian menyeberang ke kebun tetangganya bernama Made untuk melanjutkan pembakaran sisa ranting kering. Rencananya, sisa abu pembakaran tersebut akan dikumpulkan untuk dijadikan pupuk kompos di sawahnya.
Namun, api diduga cepat membesar karena kondisi lahan yang kering di musim kemarau. Korban diduga lemas akibat menghirup asap tebal sebelum akhirnya terjebak kobaran api dan meninggal dunia di lokasi.
“Korban ditemukan tergeletak, diduga lemas karena asap sebelum terbakar,” ujar salah seorang warga di lokasi kejadian.
Saat ditemukan, sekujur tubuh korban sudah dalam kondisi terbakar. Warga sekitar sempat berusaha memberikan pertolongan dan hendak melarikan korban menggunakan ambulans. Namun, korban sudah dinyatakan meninggal dunia dengan luka bakar mencapai 99 persen dan jenazah akhirnya dikembalikan ke rumah duka.
Olah TKP dan Temuan Inafis
Aparat kepolisian bergerak cepat. Wakapolsek Ma’rang IPDA Hasan turun langsung ke lapangan melakukan penyelidikan bersama Lurah Talaka Abdul Syukur, S.Sos, Babinsa Kelurahan Talaka Sertu Beny Joko, Bhabinkamtibmas Bripka H. Rahmansah, serta personel SPKT Polsek Ma’rang Aiptu Muhajir.
Berdasarkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) oleh Tim Inafis Polres Pangkep yang dipimpin IPDA Purwanto, di lokasi kejadian ditemukan barang bukti berupa sebuah korek api dan topi milik korban.
Hingga saat ini, lokasi kejadian masih dalam penanganan Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Segeri, karena sejumlah titik api masih menyala di area kebun tempat korban melakukan aktivitas pembakaran.
Polsek Ma’rang Sudah Himbau Lewat Masjid dan Sambang Dialogis
Melalui kegiatan sambang dialogis, Kapolsek Ma’rang AKP Amran telah jauh-jauh hari menghimbau masyarakat agar tidak membakar sampah di musim kemarau.
Senada, Lurah Talaka Abdul Syukur, S.Sos, membenarkan pihaknya juga telah memberikan himbauan melalui pengeras suara masjid agar warga tidak membakar sampah sembarangan mengingat musim kemarau yang rawan memicu kebakaran lahan.
“Kami sudah himbau melalui masjid-masjid agar warga tidak membakar sampah di musim kemarau ini karena dapat menimbulkan kebakaran,” tegas Abdul Syukur.
Saat ini, jenazah korban telah disemayamkan di rumah duka di Kampung Tanete, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep untuk dimakamkan oleh pihak keluarga

