Lintas Khatulistiwa.com | Ma’rang– Jum’at (2/2/2026), menjadi momentum penting: dimulainya kerja bakti massal menuju pembangunan Koperasi Merah Putih.di Kampung Tellang-Tellang, Kelurahan Ma’rang, Kec.Ma’rang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep),, sebuah program strategis yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto untuk pemberdayaan ekonomi rakyat.
Dipimpin langsung oleh Lurah Ma’rang, Andi Rita Welly,A.Ma,.S.Sos,.MM, puluhan warga, perangkat RT/RW, Babinsa, Sertu Nasrullah,Ketua Koperasi Kel.Ma’rang H.Abd. Hamid dan staf kelurahan bahu-membahu membersihkan lahan kosong yang dipenuhi ilalang, batu, dan semak belukar. Tak peduli panas terik, mereka bekerja dengan semangat gotong royong yang menghangatkan hati. Sabit dan Golok digenggam erat, sarung tangan usang tetap dipakai, dan senyum tak pernah pudar dari wajah mereka.
“Kita bukan hanya membersihkan lahan, tapi juga membersihkan masa depan,” kata Andi Rita Welly sambil menyeka keringat, masih berdiri di tengah area kerja bakti. “Koperasi Merah Putih ini bukan saja milik pemerintah, tapi milik kita semua. Ini simbol kemandirian, simbol kebangkitan ekonomi dari akar rumput.”
Koperasi Merah Putih merupakan bagian dari visi nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Ekonomi Pancasila yang berkeadilan dan berkelanjutan. Melalui program ini, pemerintah daerah di seluruh Indonesia diminta menyediakan lahan dan fasilitas pendukung untuk pendirian koperasi yang dikelola secara kolektif oleh masyarakat, dengan fokus pada sektor pertanian, perikanan, UMKM, dan ekonomi lokal.
Di Ma’rang, yang dikenal sebagai kawasan pesisir dengan potensi perikanan dan pertanian yang tinggi, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru. Warga akan diajak menjadi anggota aktif, menabung, berdagang secara kolektif, dan mendapatkan akses modal tanpa bunga tinggi. Bahan baku lokal seperti ikan asin, beras, dan kerajinan tangan bisa dipasarkan lebih luas melalui jejaring koperasi nasional.
“Dulu kita jual hasil laut dengan harga murah ke tengkulak. Sekarang, dengan koperasi, kita bisa atur harga sendiri. Laba kita yang nikmati bersama,” ujar sala satu , warga Tellang-Tellang yang telah 30 tahun menjadi nelayan.
Tak kalah antusias, para Staf dan Masyarakat kampung juga turut serta. Mereka membersihkan saluran air, memangkas ranting.
Harapan Lurah Ma’rang semoga Koperasi secepatnya di bangun pekan mendatang biar Ada semangat baru di mata mereka—semangat untuk tidak lagi menjadi penonton, tapi pelaku pembangunan di kampung sendiri.”Pungkasnya
Babinsa Kelurahan Ma’rang,, menegaskan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga mitra pembangunan. “TNI bersama rakyat kuat. Dan hari ini, kami melakukan kerja bakti , karena tanah ini akan melahirkan harapan baru bagi keluarga , Namun, yang paling penting, energi kebersamaan telah mengakar lebih dalam di hati warga.

