Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Peristiwa Berdarah di Pulau Kodingareng

April 21, 2026

Ade Erfil Manurung Mundur dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Fokus pada Konsolidasi Organisasi

April 21, 2026

MYL Pimpin Langsung “Bike to Work”,

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Peristiwa Berdarah di Pulau Kodingareng
  • Ade Erfil Manurung Mundur dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Fokus pada Konsolidasi Organisasi
  • MYL Pimpin Langsung “Bike to Work”,
  • Manasik Haji dan Pelepasan Jamaah Calon Haji Personel Polda Sulsel Tahun 1447 H/2026 M Berlangsung Khidmat
  • Personel Polsek Ma’rang Melaksanakan Pengamanan Kegiatan Shohwatul Is’ad Competition 2026 di Pondok Pesantren Modern Isalam Shohwatul Is’ad
  • Antisipasi Kejahatan dan Tawuran Pelajar, Personel Polsek Ma’rang Intensifkan Patroli Siang Hari
  • Polsek Ma’rang Tegur Siswa yang Nongkrong Saat Jam Pelajaran, Muncul Masukan Jajaran Polres Pangkep salasatunya Aksi Pawai
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Edukasi Siswa Nongkrong Saat Jam Pelajaran
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Wacana Polri di Bawah Kementerian Akan Membuat Polisi Tunduk pada Kepentingan Penguasa”
Berita

Wacana Polri di Bawah Kementerian Akan Membuat Polisi Tunduk pada Kepentingan Penguasa”

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHFebruari 7, 2026Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta- Lintas Khatulistiwa.com | Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ancaman Terhadap Prinsip Negara Hukum dan Arah Loyalitas Kekuasaan

Wacana penempatan kembali Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah naungan kementerian kembali mengemuka, memicu perdebatan sengit di tengah masyarakat. Di balik argumen argumen yang beredar mengenai pengawasan dan efektivitas, suara suara kritis justru datang dari kalangan yang memiliki kedekatan historis dan personal dengan institusi kepolisian itu sendiri. (7/7)

Salah satu suara yang paling menonjol adalah dari Prof. Dr. Ir. H. Zakir Sabara H. Wata, ST., MT., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng., seorang akademisi nasional sekaligus aktivis Reformasi 1998.

Prof. Zakir secara tegas menyatakan bahwa gagasan untuk mengembalikan Polri di bawah kementerian merupakan sebuah ancaman nyata bagi prinsip negara hukum. Menurut pandangannya, pergeseran struktural ini bukan sekadar masalah teknis birokrasi, melainkan menyangkut fundamental arah loyalitas kekuasaan institusi kepolisian.
“Menempatkan Polri di bawah menteri berarti menggeser kesetiaan polisi, dari hukum ke kekuasaan, dari konstitusi ke kepentingan politik,” tegas Prof. Zakir dalam sebuah pernyataan yang ia bagikan melalui akun media sosialnya.

Baca Juga:  Polsek Ma’rang Gelar Patroli Dialogis di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

Ia menolak keras jika pandangannya dianggap sebagai pendapat seorang pengamat netral yang berbicara dari menara gading. Prof. Zakir menegaskan bahwa perspektifnya lahir dari pengalaman hidup yang panjang dan sangat personal. “Saya tidak berbicara dari kejauhan,” ujarnya.

“Saya tumbuh bersama seragam, turun ke jalan pada Reformasi 1998, dan hari ini bicara dengan kesadaran penuh atas sejarah dan risikonya.”
Pengalaman hidup Prof. Zakir yang lekat dengan institusi kepolisian memberikan landasan kuat bagi argumentasinya.

Baca Juga:  Air Mata Haru Arsita Minaya Pecah Sambut Kebebasan Suami, Ucapkan Terima Kasih Tulus kepada Komisi III DPR dan Media

Ia adalah putra seorang polisi berpangkat Aiptu, bukan dari kalangan jenderal yang seringkali dianggap sebagai elite dalam tubuh kepolisian. Kehidupan sederhana itulah yang, menurut Prof. Zakir, membentuk pemahamannya tentang makna sebenarnya dari seragam kepolisian.

“Saya tahu rasanya beras Bulog, bunyi gaji tanggal satu, dan sunyinya rumah panggung yang bukan rumah dinas,” kenangnya.

“Seragam ayah saya bukan simbol kuasa, tapi simbol kewajiban, bahkan pengorbanan.”
Sebagai bagian integral dari gerakan Reformasi 1998, Prof. Zakir menekankan bahwa tuntutan pemisahan Polri dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) kala itu bukanlah upaya untuk melemahkan institusi kepolisian, apalagi bentuk kebencian terhadap polisi.

“Kami turun ke jalan bukan untuk membenci polisi, tetapi untuk menyelamatkan polisi dari jerat politik kekuasaan,” tegasnya.

Baca Juga:  Laskar Merah Putih Pangkep Gelar Rapat Persiapan Pelantikan Pengurus Baru Periode 2026 2031

Ia mengingatkan kembali tujuan utama di balik Reformasi 1998 yang memisahkan Polri dari TNI. Tujuan tersebut adalah untuk menegakkan negara hukum yang beradab, di mana institusi kepolisian dapat berfungsi secara independen dan tunduk pada konstitusi serta hukum, bukan pada kepentingan politik penguasa yang berganti.

Wacana pengembalian Polri di bawah kementerian, oleh karenanya, dipandang sebagai sebuah langkah mundur yang berpotensi mengembalikan Polri ke dalam jurang politisasi dan mengorbankan prinsip independensi yang telah diperjuangkan dengan susah payah oleh para aktivis Reformasi.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran serius akan tergerusnya prinsip negara hukum dan tumbuhnya kesetiaan polisi kepada individu atau kelompok yang berkuasa, bukan kepada hukum dan konstitusi negara.(*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Peristiwa Berdarah di Pulau Kodingareng

April 21, 2026

Ade Erfil Manurung Mundur dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Fokus pada Konsolidasi Organisasi

April 21, 2026

MYL Pimpin Langsung “Bike to Work”,

April 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Peristiwa Berdarah di Pulau Kodingareng

By Muhammad Taslim.SHApril 21, 2026

Lintas-Khatulistiwa.com | Makassar – Sebuah insiden tragis terjadi di Pulau Kodingareng, Kecamatan Sangkarrang, Makassar, pada…

Ade Erfil Manurung Mundur dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Fokus pada Konsolidasi Organisasi

April 21, 2026

MYL Pimpin Langsung “Bike to Work”,

April 21, 2026

Manasik Haji dan Pelepasan Jamaah Calon Haji Personel Polda Sulsel Tahun 1447 H/2026 M Berlangsung Khidmat

April 21, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Peristiwa Berdarah di Pulau Kodingareng

April 21, 2026

Ade Erfil Manurung Mundur dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Fokus pada Konsolidasi Organisasi

April 21, 2026

MYL Pimpin Langsung “Bike to Work”,

April 21, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.