Lintas-Khatulistiwa.com | Jakarta Mantan Ketua Umum Laskar Merah Putih, Ade Erfil Manurung, secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan strategis tersebut pada Senin, 20 April 2026. Keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan mendalam dan sebagai langkah untuk menjaga persatuan serta keutuhan organisasi kebanggaan kader bangsa ini.
Pengunduran diri ini disampaikan Ade Erfil Manurung dalam sebuah Pernyataan Sikap yang ditujukan kepada seluruh jajaran Badan Pengurus Markas Besar, Markas Daerah, Markas Cabang, Markas Anak Cabang, dan Markas Ranting Laskar Merah Putih di seluruh penjuru Indonesia.
“Dengan penuh rasa tanggung jawab, saya menyampaikan kepada seluruh kader Laskar Merah Putih bahwa pada hari ini, Senin, 20 April 2026, saya menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Laskar Merah Putih dan kembali menempatkan diri sebagai Dewan Pendiri Laskar Merah Putih,” ujar Ade Erfil dalam
pernyataannya.
Langkah drastis ini diambil sebagai respons terhadap beberapa persoalan mendasar yang mengemuka dalam tubuh organisasi. Ade Erfil Manurung menyoroti adanya penurunan aktivitas organisasi serta terhentinya pembentukan struktur di beberapa wilayah pasca terbitnya Surat Keputusan (SKT) Badan Hukum (AHU) atas nama Saudara Muhammad Arsyad Sani.
Selain itu, munculnya pihak pihak yang mengklaim sebagai Ketua Umum di luar kepemimpinan yang sah juga menjadi sorotan, yang berujung pada kebingungan di kalangan kader.
Meskipun menyadari soliditas, militansi, dan loyalitas kader di bawah komandonya, Ade Erfil Manurung menekankan pentingnya sikap legowo dan jiwa besar dari seluruh elemen organisasi demi menjaga persatuan.
“Keputusan ini bukanlah hal yang mudah. Untuk itu, saya memohon kepada seluruh kader agar dapat menerima keputusan ini dengan lapang dada, demi kepentingan organisasi yang lebih besar. Saya meyakini bahwa Laskar Merah Putih akan kembali kuat dan besar apabila kita bersatu, sebagaimana pernah kita buktikan bersama,” imbuhnya.
Sebagai langkah selanjutnya, Ade Erfil Manurung menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus di semua tingkatan untuk tetap menjalankan roda organisasi sebagaimana mestinya. Ia juga mengumumkan akan dibentuk tim khusus yang bertugas untuk melakukan konsolidasi dan penguatan organisasi ke depannya.
Sebelumnya, pada Jumat, 17 April 2026, Ade Erfil Manurung dilaporkan telah melakukan pertemuan dengan Saudara Muhammad Arsyad Sani beserta rekan rekannya di Senayan City, Jakarta. Pertemuan tersebut menjadi salah satu jembatan pemikiran sebelum pronunsiasi sikap pengunduran diri ini.
Pernyataan pengunduran diri ini diharapkan dapat menjadi titik balik bagi Laskar Merah Putih untuk kembali merajut kekuatan dan persatuan, demi mewujudkan kembali kejayaan organisasi.

