Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cegah Gangguan Kamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Ma’rang Bersama Anggota Piket Laksanakan Patroli

Oktober 19, 2026

Ketua Harian Laskar Merah Putih Pangkep Soroti Putusan MK Soal Prajurit Diadili di Peradilan Umum: Kembalikan Juga Hak Politik Prajurit

Oktober 18, 2026

Kapolda Sulsel Hadiri Jalan Santai Anti Mager dan Pasar Murah Hari Jadi ke-357 Sulsel, Dukung Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 18, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Cegah Gangguan Kamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Ma’rang Bersama Anggota Piket Laksanakan Patroli
  • Ketua Harian Laskar Merah Putih Pangkep Soroti Putusan MK Soal Prajurit Diadili di Peradilan Umum: Kembalikan Juga Hak Politik Prajurit
  • Kapolda Sulsel Hadiri Jalan Santai Anti Mager dan Pasar Murah Hari Jadi ke-357 Sulsel, Dukung Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat
  • Putra Pangkep Pulang Mengabdi, M. Tahang Resmi Dilantik Jadi Kepala BBPAP Takalar, Harapan Baru untuk Petambak di Tengah Kemarau
  • Indahnya Toleransi di Pangkep: Wakapolsek Ma’rang Gelar Minggu Kasih di Gereja GKSS Padang Lampe
  • Panglima Kostrad Resmi Berganti, Letjen Iwan Setiawan Tekankan Soliditas dan Kesiapan Operasional
  • Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jam Rawan, Personel Polsek Ma’rang Sambangi Warga
  • Wujudkan Program Kapolri Polisi Hadir di Tengah Masyarakat, Ps. Kanit Patroli Polsek Ma’rang Jadi Sahabat dan Pelindung Anak Sekolah
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Benang Merah: Petaka di Kursi Kehormatan: Kekerasan Negara di Jalanan Rakyat
Berita

Benang Merah: Petaka di Kursi Kehormatan: Kekerasan Negara di Jalanan Rakyat

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHAgustus 30, 2025Updated:Agustus 30, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta–  Sabtu,30 Agustus 2025, Tampaklah di hadapan kita, sebuah potret buram yang bukan sekadar refleksi suatu saat, melainkan cerminan baru yang menghiasi berbagai penjuru negeri. Apa yang Anda deskripsikan bukanlah kejadian yang terpisah, melainkan mata rantai dari krisis kepercayaan yang mendalam, arogansi kekuasaan yang merajalela, dan ironi yang menusuk ulu hati, di mana negara yang seharusnya menjadi pelindung justru menjelma menjadi pihak yang menggilas. Ini adalah sumber petaka yang mengancam kirim-sendi kebangsaan.

Gambar bergerak itu, terekam kamera, adalah penistaan ​​terhadap janji dan amanah. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, yang seharusnya menjadi lentera harapan bagi konstituennya, terlihat berjogetan riang di atas berbagai derita rakyat. Mereka menulis di atas puing-puing kemiskinan, kemiskinan ekonomi, dan mengungkapkan hati yang terabaikan. Lebih parah lagi, bibir yang seharusnya menyuarakan aspirasi rakyat justru melontarkan makian bernada arogansi (TOLOL) , seolah-olah kursi empuk yang mereka duduki adalah hak prerogatif, bukan pinjaman dari keringat dan harapan pemilih.

Baca Juga:  PAW Pengurus KORPRI Kabupaten Pangkep Masa Bakti 2022–2027 Resmi Dikukuhkan

Ironisnya, merekalah yang ditempatkan di “kursi kebahagiaan” oleh suara rakyat yang kini mereka maki. Rakyat yang “melarat dan terabaikan” adalah tulang punggung yang mendongkrak mereka ke puncak kekuasaan. Kontras ini menciptakan jurang pemisah yang semakin lebar: di satu sisi kemewahan yang dipertontonkan, di sisi lain kesengsaraan yang dipadamkan. Ini bukan sekadar pelanggaran etika, melainkan pengkhianatan terhadap mandat suci yang telah dipercayakan. Luka ini mengoyak-ngoyak rasa keadilan dan menepis optimisme bahwa suara rakyat masih berarti.

Belum usai luka akibat arogansi para wakil rakyat, kita disuguhkan pemandangan yang tak kalah miris: demonstrasi yang berujung anarkis, bukan lahir dari kehendak murni rakyat untuk merusak, melainkan dipicu oleh ulah oknum penegak hukum yang tidak beradab. Pengendara Ojek Online (Ojol), simbol pekerja keras yang berjuang mempertahankan idealismenya dan menyuarakan aspirasinya tentang keadilan hidup, justru berhadapan dengan represi. Mereka yang mencari nafkah di jalanan, yang menjadi roda penggerak ekonomi mikro, menjadi korban tindakan brutal.

Baca Juga:  BMKG- Prakirakan Seluruh Sulsel Berpotensi Hujan

Puncaknya, aspirasi yang seharusnya didengar, ditanggapi dengan kekerasan fisik, lalu secara simbolis dan harfiah digilas oleh “Mobil Tangkis” milik negara. Mobil tangkis itu, sebuah alutsista yang dibeli dengan dana dari pajak rakyat, yang seharusnya melindungi dan mengamankan warganya, justru digunakan untuk menindas dan membungkam. Ini adalah ironi yang menusuk ulu hati: uang keringat rakyat yang dikumpulkan melalui pajak, kini berbalik menjadi alat penindasan terhadap mereka sendiri.

Tindakan oknum BRIMOB yang tidak beradab itu bukan hanya melukai seorang individu, tetapi juga mencederai rasa keadilan seluruh bangsa. Ia menciptakan bara dendam dan ketidakpercayaan yang membara, memicu anarkisme bukan sebagai tujuan, tetapi sebagai reaksi frustasi terhadap ketidakadilan yang sistematis. Bukankah tugas penegak hukum adalah melayani, mengayomi, dan melindungi, bukan menindas dan menggilas?

Kedua insiden ini memiliki benang merah yang sama: arogansi kekuasaan dan hilangnya nurani. Dari kursi parlemen yang mewah hingga jalanan yang penuh perjuangan, kita melihat betapa tipisnya batas antara pelayan rakyat dan penguasa tiran. Ketika pemimpin berjoget di atas derita rakyat, dan aparat negara menggilas suara warganya, maka yang kita saksikan adalah robeknya kain tenun kepercayaan antara rakyat dan penguasa.

Baca Juga:  Komandan Upacara HUT RI Ke-79 di Pangkep, ternyata Mantan Pasukan PBB.

Ini adalah “sumber petaka” yang sesungguhnya. Bukan sekadar masalah pribadi, melainkan krisis institusional yang mengikis fondasi demokrasi. Ketika rakyat tak lagi percaya pada wakilnya, dan takut pada aparat negaranya, maka bibit-bibit perlawanan, keputusasaan, dan bahkan disintegrasi sosial mulai tumbuh. Bangsa ini membutuhkan lebih dari sekedar perbaikan kebijakan; ia membutuhkan revolusi mental dan moral, di mana empati dan amanah kembali menjadi nakhoda, dan hukum ditegakkan tanpa memandang bulu. Tanpa itu, bara petaka ini akan terus meningkatkan habis harapan kita akan sebuah negeri yang adil, makmur, dan beradab.

Penulis:  Al Fakir

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Cegah Gangguan Kamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Ma’rang Bersama Anggota Piket Laksanakan Patroli

Oktober 19, 2026

Ketua Harian Laskar Merah Putih Pangkep Soroti Putusan MK Soal Prajurit Diadili di Peradilan Umum: Kembalikan Juga Hak Politik Prajurit

Oktober 18, 2026

Kapolda Sulsel Hadiri Jalan Santai Anti Mager dan Pasar Murah Hari Jadi ke-357 Sulsel, Dukung Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 18, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Cegah Gangguan Kamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Ma’rang Bersama Anggota Piket Laksanakan Patroli

By Muhammad Taslim.SHOktober 19, 2026

Ma’rang – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Kanit Reskrim Polsek Ma’rang, Aipda…

Ketua Harian Laskar Merah Putih Pangkep Soroti Putusan MK Soal Prajurit Diadili di Peradilan Umum: Kembalikan Juga Hak Politik Prajurit

Oktober 18, 2026

Kapolda Sulsel Hadiri Jalan Santai Anti Mager dan Pasar Murah Hari Jadi ke-357 Sulsel, Dukung Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 18, 2026

Putra Pangkep Pulang Mengabdi, M. Tahang Resmi Dilantik Jadi Kepala BBPAP Takalar, Harapan Baru untuk Petambak di Tengah Kemarau

Oktober 18, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

LINTAS KHATULISTIWA
LINTAS KHATULISTIWA

Penerbit: PT Sultan Lintas Media
SK Kemenkumham Nomor: AHU-042606.AH.01.30.Tahun 2024
Nomor Induk Berusaha (NIB): 707240021485
NPWP: 21.251.427.7-809.000

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Cegah Gangguan Kamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Ma’rang Bersama Anggota Piket Laksanakan Patroli

Oktober 19, 2026

Ketua Harian Laskar Merah Putih Pangkep Soroti Putusan MK Soal Prajurit Diadili di Peradilan Umum: Kembalikan Juga Hak Politik Prajurit

Oktober 18, 2026

Kapolda Sulsel Hadiri Jalan Santai Anti Mager dan Pasar Murah Hari Jadi ke-357 Sulsel, Dukung Program Pemerintah untuk Kesejahteraan Masyarakat

Oktober 18, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by Rhynaldking.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.