PANGKEP, Lintas-Khatulistiwa.com – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah semi permanen di Kelurahan Bonto Bonto, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, pada Minggu (12/7/2026) siang. Si jago merah mengamuk sekitar pukul 12.30 WITA, menghanguskan bangunan beserta satu unit mobil Toyota Avanza yang terparkir di dalamnya.

Rumah tersebut diketahui milik Hj. Minne (65), seorang wiraswasta warga setempat. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Saat kejadian, Hj. Minne sedang tidak berada di rumah karena tengah berjualan di pasar, sementara cucunya, Arafah, berada di lokasi kejadian.
Kronologi Kejadian
Keterangan saksi mata menyebutkan bahwa api pertama kali terlihat sekitar pukul 12.30 WITA. Haena (32), tetangga korban yang baru saja pulang dari acara pernikahan, sempat melihat cahaya mencurigakan dari lantai dua rumah korban. Ia sempat bertanya kepada cucu pemilik rumah, Arafah, namun awalnya mengira cahaya tersebut hanyalah pantulan lampu kamar.
Tak berselang lama, dugaan tersebut meleset. Api dengan cepat membesar dan membakar bagian atas rumah. Tetangga lainnya, Fajar (20), segera berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Warga pun berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas pemadam kebakaran.
Pemadaman dan Kerugian
Sekitar pukul 13.40 WITA, lima unit armada pemadam kebakaran dari Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pangkep tiba di lokasi. Petugas langsung berjibaku menjinakkan api agar tidak merambat ke rumah warga lainnya.
Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangkep, Hapiluddin, S.Pd., M.Pd., membenarkan peristiwa tersebut. Meski berhasil dipadamkan, api telah meluluhlantakkan bangunan rumah dan menghanguskan satu unit mobil Toyota Avanza milik korban.
Kerugian material akibat bencana ini ditaksir mencapaiRatusan juta. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti munculnya api yang diduga berasal dari lantai dua rumah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, Hj. Manne belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut. Korban masih dalam kondisi trauma berat atau shock akibat kehilangan harta benda miliknya dalam sekejap.

