LINTAS-KHATULISTIWA.COM. PANGKEP– Pada hari Minggu, 15 Desember 2024, sebuah peristiwa dramatis terjadi di Desa Tabo-tabo, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan beberapa pohon tumbang, menutup akses jalan poros desa yang vital bagi mobilitas masyarakat. Dalam situasi darurat ini, Peltu Ihwal, Babinsa (Bintara Pembina Desa) di Desa Tabo-tabo, menunjukkan kepemimpinan dan kepedulian sosial yang tinggi dengan cepat menanggapi tantangan ini.
Menyadari pentingnya aksesibilitas jalan bagi warga desa, Peltu Ihwal tidak menunggu arahan dari atasan atau pemerintah setempat. Dalam waktu singkat, ia mengumpulkan sejumlah warga desa dengan tujuan bersama: membersihkan jalan tua yang tertutup tumpukan dahan dan mengomel pohon yang tumbang. Bersama-sama, mereka melakukannya dengan semangat gotong royong yang kental, karakter khas masyarakat Indonesia yang sering muncul dalam menghadapi musibah.
Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan solidaritas warga, tetapi juga mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat. Peltu Ihwal memimpin dengan memberi instruksi yang jelas, membagi tugas kepada warga, dan memastikan semua orang bekerja sama dengan aman dan efisien. Dalam suasana kebersamaan tersebut, tertawa dan terdengar di tengah ketegangan pascabencana, menunjukkan bahwa meski berada dalam situasi sulit, semangat masyarakat tidak surut.
Kepala Desa Tabo-tabo juga turut hadir dan memberikan dukungan moral kepada Peltu Ihwal dan warganya. Ia mengapresiasi inisiatif Babinsa yang cepat tanggap dalam situasi darurat ini. Diharapkan kerjasama seperti ini dapat terus terjalin demi kesejahteraan dan kemajuan desa.
Setelah beberapa jam kerja keras, akses jalan poros Desa Tabo-tabo akhirnya berhasil dibersihkan. Masyarakat pun dapat kembali beraktivitas dengan normal. Peltu Ihwal dan warga merasa puas dengan hasil kerja keras mereka. Selain itu, kegiatan ini menjadi momen penting dalam penguatan kolaborasi antara tentara dengan komunitas sipil, yang pada akhirnya akan meningkatkan rasa aman dan nyaman di wilayah tersebut.
Dari peristiwa ini, terlihat bahwa kehadiran Babinsa sangat penting dalam kehidupan masyarakat. Peltu Ihwal tidak hanya bertugas dalam hal keamanan, tetapi juga berperan aktif dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana alam. Kesigapan dan kepedulian yang ditunjukkan Peltu Ihwal patut dicontoh, dan semoga dapat menginspirasi banyak pihak untuk selalu siap membantu satu sama lain dalam situasi apapun.
Dengan semangat gotong royong, Desa Tabo-tabo kembali bangkit, siap menghadapi hari-hari ke depan dengan lebih setia dan kompak. Kerjasama antara masyarakat dan Babinsa akan terus menjadi kekuatan dalam memajukan desa dan menciptakan lingkungan yang lebih baik.

