LINTAS-KHATULISTIWA.COM Pangkep, 28 Desember 2024 – Serka Misbahuddin, anggota Babinsa dari Kodim 1421/Pangkep, melakukan kegiatan pemantauan rel kereta api yang terkena dampak longsor di wilayah Desa Mandalle, Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep. Kegiatan ini dilakukan sebagai respons terhadap kondisi cuaca ekstrem yang melanda daerah tersebut, terutama akibat hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari terakhir.
Hujan yang deras membuat beberapa titik di kawasan Dusun Bontolamungan mengalami longsor, yang tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat setempat tetapi juga mengganggu operasional transportasi, termasuk jalur kereta api. Dengan sigap, Serka Misbahuddin melakukan inspeksi di lokasi untuk menilai kerusakan dan memastikan bahwa jalur rel kereta api dapat segera diperbaiki.
Kegiatan pemantauan ini sangat penting untuk menjaga keselamatan pengguna transportasi kereta api. Longsor yang terjadi bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan jika tidak ditangani dengan cepat. Dalam pemantauan ini, Serka Misbahuddin bekerja sama dengan pihak terkait, termasuk petugas dari PT Kereta Api Indonesia, untuk melakukan identifikasi area yang terdampak dan menyusun rencana tindakan selanjutnya.
“Keberadaan Babinsa di lapangan sangat krusial dalam situasi seperti ini. Kami berupaya untuk memastikan bahwa semua jalur transportasi aman dan tidak ada ancaman bagi masyarakat. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan pemerintah desa dan tim SAR untuk memberikan bantuan jika diperlukan,” jelas Serka Misbahuddin.

Pemantauan ini diharapkan tidak hanya mampu mempercepat penanganan kerusakan pada jalur kereta api tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap bencana alam, terutama saat musim hujan. Babinsa sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana memiliki peran yang penting dalam membantu masyarakat dan menjaga keselamatan umum.
Oleh karena itu, melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Mandalle dan sekitarnya dapat tetap tenang dan mendapatkan informasi yang jelas terkait situasi di lapangan. Keberlanjutan transportasi umum, termasuk kereta api, sangat penting bagi perekonomian dan mobilitas warga, sehingga penanganan masalah ini harus dilakukan secara cepat dan tepat.
Kegiatan pemantauan ini juga menjadi contoh sinergi nyata antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi tantangan bencana alam. Diharapkan dengan kerja sama yang baik, semua pihak dapat mengurangi dampak negatif dari cuaca ekstrem dan menjaga keselamatan bersama.

