LINTAS-KHATULISTIWA.COM KODIM 1421/PANGKEP – Koramil 05 /Segeri, Dalam upaya memperkuat hubungan antara TNI dengan masyarakat, Serda Jasman, seorang Babinsa di Kelurahan Bawasalo Kodim 1421/Pangkep, melakukan kegiatan komunikasi sosial dengan warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 11 Desember 2024, bertempat di rumah Bapak Rahman, seorang warga berusia 65 tahun, yang terletak di Kampung Pakkang, RW 006, Kel. Bawasalo, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkep.
Kegiatan yang dilakukan Serda Jasman ini tidak hanya sekedar formalitas, namun merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam memahami dinamika kehidupan sehari-hari mereka. Melalui komunikasi sosial ini, Serda Jasman berupaya mendengarkan aspirasi dan permasalahan yang dihadapi warga, serta memberikan motivasi dan solusi yang relevan.
Menurut penelusuran Media Lintas-khatulistiwa.com, salah satu aktivitas yang dilakukan warga Kampung Pakkang adalah mengikat rumput laut hasil panen. Dalam wawancara dengan Rahmat, seorang warga setempat, dijelaskan bahwa setelah rumput laut dipanen, mereka akan mengikat tangkai-tangkai kecil yang sudah terlepas. Setelah itu, sisa rumput laut dijemur untuk dijual kembali kepada pengepul dengan harga yang berkisar antara 2.500 hingga 3.000 rupiah per kilogram.
Rahmat menambahkan, tangkai rumput laut yang memiliki cabang 5 hingga 6 diikat dengan panjang tali sekitar 50 meter. Proses ini dilakukan dengan hati-hati agar hasil panen dapat dimaksimalkan. Setiap hasta nantinya akan dibentangkan di laut selama tiga bulan sebelum akhirnya dipanen kembali. Proses ini tidak hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga merupakan bagian dari tradisi dan cara hidup warga pesisir yang dilakukan secara turun-temurun.
Kegiatan ini menggambarkan betapa pentingnya pengelolaan sumber daya alam dengan bijaksana serta kerja keras masyarakat dalam menjaga kemandirian ekonomi mereka. Dengan komunikasi sosial yang dilakukan oleh Serda Jasman, diharapkan hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat, serta masyarakat semakin termotivasi untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan tantangan yang ada.
Dalam konteks yang lebih luas, kegiatan ini juga mencerminkan peran aktif TNI dalam mendukung pembangunan di daerah, khususnya pemberdayaan masyarakat pesisir. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam membangun daerah yang lebih baik dan sejahtera.
Semoga kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi daerah lain, di mana hubungan harmonis antara institusi dan masyarakat menjadi kunci untuk mencapai kesejahteraan bersama.

