LINTAS-KHATULISTIWA.COM Pangkep,– Komandan Kodim (Dandim) 1421/Pangkep, Letkol Inf Fajar, menggelar sosialisasi Bela Negara di Pondok Pesantren (Ponpes) Putri Modern IMMIM Pangkep pada Kamis, 13 Februari 2025. Acara ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta tanah air dan pemahaman mendalam tentang Bela Negara kepada para santriwati.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Mini Ponpes IMMIM Putri ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua Yasdic IMMIM Pangkep, Dra. Hj. Sri Hajati Fachrul Islam, Danramil 1421-02/Minasatene, Lettu Inf Umar Abeto, serta para guru, tenaga pendidik, dan 75 santriwati Ponpes IMMIM Putri.
Acara dimulai pukul 09.30 WITA dengan pembacaan ayat suci Al-Quran, disusul Perayaan hangat dari Ketua Yasdic IMMIM Putri Pangkep. Dalam sambutannya, Dra. Hj. Sri Hajati Fachrul Islam menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Dandim 1421/Pangkep dan berharap sosialisasi ini dapat memicu semangat Bela Negara di kalangan santriwati. Beliau juga menyinggung sejarah singkat Ponpes IMMIM yang berdiri sejak 17 Februari 1975 dan menekankan fokus pesantren pada penguasaan Bahasa Inggris dan Arab.
Letkol Inf Fajar kemudian menyampaikan paparannya mengenai Bela Negara. Beliau menjelaskan secara komprehensif tentang definisi, nilai, tujuan, dan peran santriwati dalam konteks Bela Negara. Dengan gaya penyampaian yang lugas dan interaktif, Letkol Inf Fajar berhasil menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda yang hadir. Suasana acara pun terasa kondusif dan penuh semangat kebangsaan.
Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini diakhiri dengan penyerahan cinderamata dari Ketua Yasdic IMMIM Putri kepada Dandim 1421/Pangkep. Sesi foto bersama pun ikut memeriahkan acara sebelum ditutup pada pukul 11.45 WITA.
Sosialisasi Bela Negara ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para santriwati Ponpes Modern Putri IMMIM Pangkep untuk terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara, serta menjadi generasi penerus yang cinta tanah air dan konservasi tinggi. Kehadiran Dandim 1421/Pangkep dan harmonisasi materi yang diharapkan mampu membekali para santriwati dengan pemahaman yang kuat tentang pentingnya Bela Negara dalam berbagai aspek kehidupan.

