LINTAS-KHATULISTIWA.COM PANGKEP – Pada Senin, 25 November 2024, Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), mengambil peran penting sebagai upacara inspektur dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) dan ulang tahun ke-79 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Upacara tersebut dilaksanakan di lapangan alun-alun Citra Mas, Pangkajene, dan dihadiri oleh ribuan peserta, termasuk tenaga pendidik, tenaga kependidikan, serta tenaga kesehatan.
Peringatan ini merupakan momen penting yang tidak hanya merayakan jasa dan dedikasi para guru di Indonesia, namun juga menekankan pentingnya sektor kesehatan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dalam pidatonya, Muhammad Yusran Lalogau menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara bidang pendidikan dan kesehatan. Ia menyatakan bahwa pendidikan yang berkualitas akan memberikan kontribusi pada kesehatan masyarakat yang lebih baik, sebaliknya masyarakat yang sehat akan lebih mampu menerima dan mengakses pendidikan.
Ketua PGRI Pangkep, Muslimin Yusuf, turut serta memberi perayaan dalam acara tersebut. Ia berharap sinergi antara Dinas Pendidikan dan PGRI dapat terus berjalan dengan baik untuk meningkatkan kualitas pendidikan di daerah tersebut. “Kita harus saling membantu dan menyokong satu sama lain agar anak-anak kita mendapatkan pendidikan yang terbaik,” tuturnya. Muslimin juga menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan generasi yang handal dan berkarakter.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pangkep, Sabrun, menambahkan bahwa peringatan Hari Guru tahun ini mengusung tema “Guru Bermutu, Indonesia Maju; Guru Hebat, Indonesia Kuat”. Tema ini mencerminkan harapan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Pangkep dan seluruh Indonesia melalui peningkatan kompetensi guru. “Dengan adanya guru-guru yang berkualitas, kita yakin pendidikan di Pangkep bisa bersaing dan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan zaman,” ujarnya.
Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan para pelajar dan tenaga pendidikan, termasuk pameran hasil karya siswa, pertunjukan seni, dan diskusi sehat mengenai pendidikan dan kesehatan. Di akhir acara, semua peserta diingatkan bahwa keberhasilan pendidikan dan kesehatan adalah tanggung jawab bersama, dan sinergi antara semua pihak, terutama tenaga pendidik dan tenaga kesehatan, sangatlah diperlukan dalam mewujudkannya.
Dengan berlangsungnya peringatan ini, diharapkan kesadaran akan pentingnya kesehatan dan pendidikan terus meningkat di kalangan masyarakat. Bersama-sama, kita bisa membangun Indonesia yang lebih sehat dan berpendidikan tinggi, demi masa depan yang lebih cerah

