LINTAS-KHATULISTIWA.COM. PANGKEP, Jum’at, 7 Februari 2025,– Dalam upaya menjaga kelangsungan hidup petani setempat, Sertu Hamsah, seorang Babinsa (Bintara Pengawas Desa) yang bertugas di Desa Kanaungan Kec. Labakkang Kab.Pangkep, Kodim 1421/Pangkep, baru-baru ini melakukan kegiatan pemantauan harga pupuk. Kegiatan yang dilakukan bekerja sama dengan Ibu Nursabakke SP (Penyuluh Pertanian) tersebut berlangsung di rumah Hj. Ida, pedagang pupuk lokal, di Kampung Limbangan, Dusun Sapanjang, Desa Kanaungan, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep.
Prakarsa ini menggarisbawahi komitmen TNI, khususnya melalui perwira Babinsa, untuk secara aktif mendukung sektor pertanian dan memastikan kesejahteraan masyarakat petani di wilayah hukumnya. Pemantauan difokuskan pada identifikasi potensi penimbunan atau penimbunan harga, yang dapat berdampak signifikan terhadap kemampuan petani untuk membeli input penting bagi tanaman mereka dan pada akhirnya memengaruhi hasil panen dan pendapatan mereka.
“Pupuk merupakan komponen penting untuk keberhasilan pertanian,” kata Sertu Hamsah. “Pemantauan harga memastikan petani memiliki akses terhadap sumber daya penting ini dengan harga yang wajar dan terjangkau. Kami bekerja sama erat dengan Ibu Nursabakke dan pemangku kepentingan lainnya untuk menjaga stabilitas harga dan mencegah eksploitasi.”
Ibu Nursabakke SP, sebagai Petugas Penyuluhan Pertanian setempat, memainkan peran penting dalam memberikan wawasan tentang tren pasar dan mengidentifikasi setiap perbedaan dalam penetapan harga. Keahliannya di sektor pertanian sangat penting untuk memastikan bahwa proses pemantauan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Upaya kolaboratif antara Sertu Hamsah dan Ibu Nursabakke mencerminkan sinergi yang kuat antara militer dan otoritas sipil dalam mendukung sektor pertanian. Dengan secara proaktif memantau harga pupuk dan bekerja sama dengan pengecer lokal seperti Hj. Ida, mereka bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang lebih stabil dan dapat diprediksi bagi para petani di Desa Kanaungan.
Prakarsa ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan hasil panen dan pendapatan petani di daerah tersebut. Prakarsa ini juga menjadi pengingat bahwa Babinsa tidak hanya bertanggung jawab untuk menjaga keamanan, tetapi juga berpartisipasi aktif dalam pembangunan masyarakat dan mendukung kesejahteraan ekonomi penduduk setempat.
Operasi pemantauan yang sukses di Desa Kanaungan menjadi contoh positif bagi daerah lain dan menyoroti pentingnya kewaspadaan dan kolaborasi berkelanjutan dalam memastikan akses yang adil terhadap input pertanian penting bagi petani di seluruh wilayah.

