LINTAS-KHATULISTIWA.COM PANGKEP, Sulawesi Selatan – 22 Desember 2024 – Bencana alam seperti banjir dapat menghancurkan kehidupan masyarakat dalam sekejap. Namun, dalam situasi sulit ini, munculnya kepedulian dan solidaritas dari berbagai pihak sangatlah penting. Salah satu contoh nyata dari tindakan solidaritas tersebut terlihat pada kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 1421-02/Minasatene di Kelurahan Sibatua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep.
Pada hari Senin, 22 Desember 2024, Serka Saparuddin, seorang Babinsa, bersama Lurah Kelurahan Sibatua, Bapak Agussalim, SE, berhasil mendistribusikan bantuan nasi bungkus kepada warga yang terdampak banjir di Kampung Barasa. Penyaluran bantuan ini dimulai pada pukul 15.00 WITA dan berlangsung hingga pukul 15.20 WITA. Momen tersebut menjadi bukti nyata bahwa kepedulian sosial masih ada di tengah kesulitan yang dihadapi masyarakat.

Kegiatan penyaluran bantuan ini berjalan dengan lancar dan aman. Dalam pelaksanaannya, selain Serka Saparuddin dan Bapak Agussalim, turut hadir juga Ibu Mirawati Tahir, SE, selaku Sekretaris Lurah Sibatua, dan Bapak Ismail, Ketua RT Barasa. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan dukungan dalam penyaluran bantuan, tetapi juga memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan antar warga sekitar.
Bantuan nasi bungkus yang diberikan merupakan wujud nyata dari kepedulian TNI terhadap masyarakat yang tengah berjuang menghadapi dampak dari bencana alam. Dalam situasi penuh tantangan ini, bantuan yang diberikan diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang terkena dampak banjir.

Banjir yang melanda wilayah tersebut telah menyebabkan kesulitan bagi banyak keluarga, dan dukungan seperti ini sangat berarti. Tindakan cepat dan tanggap dari pihak TNI, khususnya Babinsa, menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga dan melindungi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk bersama-sama saling membantu dan mendukung satu sama lain dalam menghadapi masa-masa sulit.
Semoga dengan adanya bantuan ini, warga yang terdampak banjir dapat merasakan dukungan dan perhatian dari pemerintah dan masyarakat sekitar. Banjir mungkin dapat menghancurkan rumah dan properti, tetapi solidaritas dan kepedulian manusia dapat membangun kembali harapan dan kekuatan bagi mereka yang terkena dampak. Keberanian dan ketahanan masyarakat Pangkep akan terus bersinar, dan bersama-sama, mereka akan bangkit dari kesulitan ini.

