LINTAS-KHATULISTIWA.COM MA’RANG – Kelurahan Talaka di Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, menyelenggarakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) pada hari Senin, 3 Februari 2025, untuk menyiapkan agenda pembangunan tahun 2026. Tema yang diangkat dalam sesi perencanaan penting ini adalah “Memperkuat Kemandirian Masyarakat dan Ketahanan Kelurahan dalam Memanfaatkan Sumber Daya Lokal.”
Musrenbang ini dihadiri oleh banyak peserta, baik dari berbagai tingkatan pemerintahan maupun masyarakat. Di antara peserta yang hadir adalah Camat Ma’rang, Hj. Hartati, SE, MM; Kepala Kelurahan Talaka, Abdul Syukur, S.Sos; dan pejabat perencana dari Bappelitbangda, khususnya Fungsional Perencana, Yesse Fitria Aliyafie, SE. Hadir pula perwakilan dari bidang perumahan, pekerjaan umum, pendidikan, keagamaan, kesehatan, dan pertanian, beserta pendamping Lurah aparat keamanan setempat, kepala sekolah, guru, dan tokoh masyarakat, termasuk perwakilan dari PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga), organisasi pemuda, dan tokoh agama. Partisipasi yang luas ini menggarisbawahi pendekatan kolaboratif dalam merencanakan masa depan Talaka.
Kepala Kelurahan Talaka Abdul Syukur menegaskan bahwa Musrenbang merupakan tindak lanjut langsung dari rapat pra-Musrenbang yang diselenggarakan pada 30 Januari 2025, sesuai jadwal yang ditetapkan oleh Bappelitbangda. Ia mencatat bahwa dalam proses tersebut telah ditetapkan 10 program prioritas yang akan dibahas dan diteruskan ke tingkat kabupaten. Lurah Talaka menyampaikan harapannya bahwa upaya kolaboratif ini akan mengarah pada status “nol stunting” di masyarakat pada tahun 2026, yang menunjukkan komitmen yang jelas untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak.
Camat Ma’rang Hj. Hartati, SE, MM, memuji masyarakat Talaka atas keberhasilannya dalam menyelenggarakan Musrenbang, seraya menegaskan bahwa 10 usulan prioritas akan terus disosialisasikan ke tingkat kabupaten. Ia menegaskan kembali tema inti dari proses perencanaan, dengan menekankan pentingnya memperkuat kemandirian masyarakat dan mengembangkan ketahanan melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara efektif.

