LINTAS-KHATULISTIWA.COM – Pangkep– Seekor buaya besar muncul di Sungai Limbangan, Kel. Talaka, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkep. Penampakan buaya tersebut sontak menjadi pusat perhatian warga yang sehari-hari beraktivitas di sungai tersebut, termasuk nelayan dan petambak udang. Penampakan reptil yang selama ini menjadi jalur pelayaran para pelaut itu pun sontak menjadi sorotan.
Pada hari Jumat, 1 April 2025, seekor buaya besar terlihat mengambang di perairan dekat permukiman. Kemunculan reptil predator yang tak terduga ini membuat warga setempat ketakutan dan cemas.
Menurut saksi mata Ismail, buaya yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 5 meter dan lebar 120 cm itu diduga tersapu banjir bandang yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Pangkep. Ismail mengatakan, “Besar sekali. Baru pertama kali ada buaya muncul di Sungai Limbangan.”
Sungai Limbangan menjadi jalur penting bagi para petambak udang untuk mencari nafkah. Kehadiran buaya tersebut telah mengganggu aktivitas sehari-hari warga, terutama mereka yang menggantungkan hidup pada budidaya ikan dan udang di seberang sungai atau mencari ikan di laut. “Kami khawatir, terutama mereka yang harus menyeberangi sungai setiap hari, karena itu merupakan jalur utama kami,” ungkap Ismail, menyoroti kekhawatiran masyarakat.
Ketakutan itu beralasan. Selain ancaman nyata akan potensi serangan terhadap manusia, masyarakat juga khawatir untuk masuk ke dalam air.
Kemunculan buaya di Sungai Limbangan juga berpotensi mengancam perekonomian warga sekitar yang selama ini sangat bergantung pada kegiatan budidaya perairan dan penangkapan ikan.
Warga mendesak pihak berwenang terkait untuk segera mengambil tindakan guna memastikan keselamatan masyarakat. Mereka juga menekankan pentingnya melindungi buaya dari potensi bahaya, seperti perburuan atau pembunuhan massal, serta menyoroti perlunya pengelolaan satwa liar yang bertanggung jawab. Situasi ini menuntut keseimbangan antara melindungi kehidupan manusia dan melestarikan spesies yang terancam punah.

