Pangkep, Lintas Khatulistiwa.com – Kasus penemuan jenazah pria tanpa identitas di teras Masjid Raodah Tuljannah Laikang, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Selasa (6/1/2026) dini hari, mulai menemui titik terang.
Pihak kepolisian akhirnya berhasil mengungkap bahwa korban, yang diperkirakan berusia 65 tahun, diantar ke lokasi tersebut oleh sekelompok remaja dari Kota Makassar menggunakan mobil angkutan kota (pete pete).
Kronologi Penemuan dan Tindak Cepat Kepolisian
Kejadian mengejutkan ini pertama kali diketahui oleh salah seorang jamaah yang hendak melaksanakan salat Subuh.
Ia dikejutkan dengan keberadaan seorang pria lanjut usia tergeletak di bibir teras masjid. Mengetahui situasi tersebut, warga segera melaporkan penemuan ini kepada pihak Polsek Ma’rang dan Komandan Koramil 1421 05, Kapten Inf. Hamzah.
Tindak cepat dilakukan oleh AIPTU Muh. Yusri dari Polsek Ma’rang bersama BABINSA Kelurahan Talaka, Sertu Beny Joko, anggota Kodim 1421 Ma’rang. Mereka segera mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian menghubungi Tim Identifikasi dan Evakuasi (Inavis) Polres Pangkep. Tim Inavis tiba di TKP pada pukul 06.01 WITA untuk melakukan identifikasi awal.
Rekaman CCTV Ungkap Kehadiran Pengantar
Analisis rekaman CCTV masjid menjadi kunci penting dalam pengungkapan kasus ini. Korban, yang identitasnya belum diketahui saat petugas tiba, terekam CCTV datang pada Rabu (7/2/2024) pukul 00:43 WITA. Video menunjukkan korban diturunkan dari sebuah angkot (pete pete) berwarna biru langit dengan pelek merah. Korban terlihat diantar oleh beberapa pria sebelum akhirnya ditinggalkan di teras masjid.
Selama beberapa jam, korban terlihat tertidur di teras masjid. Pukul 01:19 WITA, korban terbangun. Tidak lama kemudian, pada pukul 01:20 WITA, korban terlihat oleng saat dalam posisi duduk dan kemudian jatuh di bibir teras masjid.
Ciri fisik yang paling menonjol adalah adanya tulisan tato di lengan kanan dengan kalimat “SENYUMMU ADALAH TANGISKU”.
Terungkapnya identitas korban yang meninggal di Teras Masjid Raodatu Jannah Laikang, Kel. Talaka Kec. Ma’rang Kab. Pangkep ini akhirnya diketahui. Dari ciri ciri tersebut, pihak keluarga sudah mengenali fengan Tato Al Marhum bahwa itu adalah MAHMU Alias La Nyamuk, warga Kampung Tellang Tellang, Kel. Ma’rang, Kec. Ma’rang Kab. Pangkep. Almarhum sudah dikebumikan pada hari itu juga di Tonasa II oleh pihak yang berwajib setelah melakukan penyelidikan terhadap terduga sekelompok orang yang mengantar korban.
Terungkap Identitas Pengantar dan Kendaraan
Terungkapnya Identitas Korban, di kuatkan oleh Kepala Kel. Ma’rang Andi Rita Welly.Ma,.S.Sos,MM, Ia itu Warga kami tapi tidak menetap di Kampung dan memang tidak memiliki KTP karena saat perekaman KTP Al Marhum menolak untuk di data
Setelah penyelidikan lebih lanjut, misteri mengenai identitas para pengantar dan kendaraan yang digunakan mulai terkuak. Kanit Tipidum Satreskrim Polres Pangkep, Ipda Dipo Alam, membenarkan bahwa mobil pete pete yang digunakan untuk mengantar korban telah berhasil diamankan di wilayah Kota Makassar pada Rabu (7/2/2024) malam.
Kendaraan tersebut ditemukan di Kecamatan Tallo, Makassar. Berdasarkan hasil interogasi, sopir pete pete berinisial MY (20) mengakui bahwa kendaraannya disewa oleh warga dari Jalan Regge, Kelurahan Rappokalling, Makassar, dengan biaya sewa sebesar Rp 200.000.
Fakta yang mengejutkan adalah bahwa rombongan pengantar korban berjumlah sekitar 10 orang remaja. Mereka mengaku berniat membantu korban untuk pulang ke kampung halamannya di Pangkep.

