Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kebakaran Landa Kampung Tellang Tellang, Lurah Ma’rang dan Damkar Berjuang Padamkan Api hingga Larut Malam

Agustus 26, 2026

Sinergi TNI Polri dan Warga Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan di Perbatasan Punranga Alesipitto

Agustus 26, 2026

Lahan di Perbatasan Punranga dan Alesipitto Terbakar, Sinergi Aparat dan Warga Berhasil Jinakkan Api

Agustus 26, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kebakaran Landa Kampung Tellang Tellang, Lurah Ma’rang dan Damkar Berjuang Padamkan Api hingga Larut Malam
  • Sinergi TNI Polri dan Warga Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan di Perbatasan Punranga Alesipitto
  • Lahan di Perbatasan Punranga dan Alesipitto Terbakar, Sinergi Aparat dan Warga Berhasil Jinakkan Api
  • Ikatan Pemuda Laikang Gelar “Jalan Santai 2026”, Hadirkan Cindy Wilona & Andini Barbiee dengan Doorprize Sepeda Listrik
  • Pererat Silaturahmi, Lurah Ma’rang dan Kapolsek Hadiri Peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Jannah
  • Fatayat Raodatul Jannah Laikang Gelorakan Cinta Nabi Lewat Peringatan Maulid
  • Perkuat Sinergitas Kapolsek dan Danramil Ma’rang Kompak Hadiri Maulid Nabi di Masjid Raodatul Jannah Laikang
  • Danramil dan Kapolsek Ma’rang Kompak Hadiri Maulid Nabi di Masjid Raodatul Jannah
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Refleksi Pendidikan Nasional Kihajar Dewantara
Berita

Refleksi Pendidikan Nasional Kihajar Dewantara

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHJuni 28, 2024Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LINTAS KHATULISTIWA.COM Refleksi Pendidikan Nasional Kihajar Dewantara
Oleh Syamsul Ardi,

Makna Pendidikan
Pendidikan merupakan tempat persemaian benih kebudayaan, Ki Hajar Dewantara mengkoneksikan dua hal yang tidak terpisahkan antara Pendidikan dan Kebudayaan. Dua hal ini adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan, dan untuk mencapai kebudayaan yang maju dengan peradaban bangsa yang di cita-citakan pendidikan adalah pondasinya. Menurut belliau, pengajaran adalah bagain dari Pendidikan, dimana pengajaran merupakan usaha persiapan dan persediaan untuk segala kepentingan hidup manusia, baik dalam hidup bermasyarakat maupun hidup berbudaya dalam arti yang seluas-luasnya
Kihajar Menjelaskan bahwa tujuan pendidikan yaitu: menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Oleh sebab itu, pendidik itu hanya dapat menuntun tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar dapat memperbaiki lakunya (bukan dasarnya) hidup dan tumbuhnya kekuatan kodrat anak.

Sebagai pendidik/pengajar
Pengajar atau pendidik memiliki peran selalu penuntun anak dalam proses Pendidikan, dalam proses “menuntun”, hendaknya seorang pendidik, memberi kebebasan kepada anak dalam pengembangannnya, namun pendidik sebagai ‘pamong’ dalam memberi tuntunan dan arahan, harus menjadai pengarah yang baik, agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya.
Seorang ‘pendidik atau pamong memberikan ‘tuntunan’ agar anak dapat menemukan kemerdekaannya dalam belajar, sehingga anak secara sadar memahami bahwa kemerdekaan dirinya juga mempengaruhi kemerdekaan anak lain. Oleh sebab itu, tuntutan seorang pendidik atau pamong mampu mengelola dirinya untuk hidup bersama dengan orang lain (menjadi manusia dan anggota masyarakat).
Selain itu, pendidik untuk tetap terbuka namun tetap waspada terhadap perubahan-perubahan yang terjadi, Jangan hanya meniru. Hendaknya perubahan itu dilaraskan lebih dahulu hal-hal yang dapat ditiru, namun selalu menjadi pertimbangan bahwa Indonesia juga memiliki potensi-potensi kultural yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar. Karena kekuatan sosio-kultural menjadi proses ‘menebalkan’ kekuatan kodrat anak yang masih samar-samar karena pendidikan bertujuan untuk menuntun (memfasilitasi/membantu) anak untuk menebalkan garis samar-samar agar dapat memperbaiki laku-nya untnuk menjadi manusia seutuhnya. Jadi anak bukan kertas kosong yang bisa digambar sesuai keinginan orang dewasa.
Model Pendidikan Anak
Kihajar Dewantara menyampaikan bahwa berilah Pendidikan anak-anak yang sesuai dengan tuntutan alam dan tuntutan zamannya sendiri. Yang berarti bahwa interaksi anak millennial, tentu sangat berbeda dengan anak-anak di abad pertengahan dan akhir abad ke-20. Kodrat alam Indonesia dengan memiliki 2 musim (musim hujan dan musim kemarau) dengan bentangan alam laut, pegunungan dan dataran, yang memiliki keberagaman dalam budaya dan pembiasaan
Ki Hajar dewantara menuturkaan bahwa anak-anak itu memiliki keunikannya sendiri-sendiri, dimpakan seperti tata surya dengan planet-planet, mereka bergerak dengan kecepatannya sendiri-sendiri di tata surya Merkurius berputar sangat cepat sementara planet Jupiter itu agak lambat, sesuai dengan kondisinya masing-masing dan memiliki cerita di dalam planet yang berbeda-beda. Namun pada dasarnya semuanya berada pada nilai yang sama yaitu nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Juga:  Kunjungan Perdana ke Pulau Kalu Kalukuang, Kapolres Pangkep Komitmen Berantas Narkoba di Wilayah Kepulauan

Model Suasana Kelas Sesuai Pemikiran KHD

Sesuai dengan konteks sosial budaya di sekolah, pembelajaran diawali dengan pembukaan berupa berdoa dan penyampaian paseng-paseng tau riolo, sehinga mampu memotivasi anak dengan sebaik-baiknya. Misalnya dengan menyampaikan Ppaseng Tangaraki gauknu naia nualle anrong guru, Allei bajika nanu tantangi kodia, nasabak antu kanayya siballakjintu bajikna siagang kodia, kamma tonjintu nawa-nawayya yang berarti matilah perbuatanmu, kemudian jadikanlah pelajaran. Petiklah yang baik, tinggalkanlah yang jelek. Ucapan itu tempatnya kebaikan dan keburukan, demikian pula halnya pikiran.
Selanjutnya dilanjutkan dengan penyampaian tujuan pembelajaran dan ketercapaian pembelajaran yang akan dilakukan.
Selanjuntnya menyampaikan model pembelajaran yang akan dilaksanakan dan melaksanakn pembelajaran sesuai dengan model dsn materi yang di ajarkan, namun perlu diingat bahwa dalam proses pembelajaran ini, guru harus menjadi fasiilitator dan anak menjadi pusat pembelajaran dengan filosofi KHD.
Proses pembelajaran dilaksanakan dengan interaktif dengan menggunakan media pembelajaran baik berbasis online maupun media hasil karya guru sendiri.
Selanjutnya lakukan evaluasi secara terbatas untuk melihat ketercapaian siswa dan lakukan dengan suasana santai.
Tutup pembelajaran dengan doa dan paapseng tau riolo sebagai motivasi dan bekal untuk anak-anak laksanakan.🇮🇩

Baca Juga:  Denyut Nadi Keamanan: Melalui Sambang, Bhabinkamtibmas Ma'rang Merajut Harmoni bersama Warga
Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Kebakaran Landa Kampung Tellang Tellang, Lurah Ma’rang dan Damkar Berjuang Padamkan Api hingga Larut Malam

Agustus 26, 2026

Sinergi TNI Polri dan Warga Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan di Perbatasan Punranga Alesipitto

Agustus 26, 2026

Lahan di Perbatasan Punranga dan Alesipitto Terbakar, Sinergi Aparat dan Warga Berhasil Jinakkan Api

Agustus 26, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Kebakaran Landa Kampung Tellang Tellang, Lurah Ma’rang dan Damkar Berjuang Padamkan Api hingga Larut Malam

By Muhammad Taslim.SHAgustus 26, 2026

Lintas-Khatulistiwa.com| PANGKEP – Wilayah Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep kembali diuji dengan musibah kebakaran. Kali ini,…

Sinergi TNI Polri dan Warga Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan di Perbatasan Punranga Alesipitto

Agustus 26, 2026

Lahan di Perbatasan Punranga dan Alesipitto Terbakar, Sinergi Aparat dan Warga Berhasil Jinakkan Api

Agustus 26, 2026

Ikatan Pemuda Laikang Gelar “Jalan Santai 2026”, Hadirkan Cindy Wilona & Andini Barbiee dengan Doorprize Sepeda Listrik

Agustus 26, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Kebakaran Landa Kampung Tellang Tellang, Lurah Ma’rang dan Damkar Berjuang Padamkan Api hingga Larut Malam

Agustus 26, 2026

Sinergi TNI Polri dan Warga Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan di Perbatasan Punranga Alesipitto

Agustus 26, 2026

Lahan di Perbatasan Punranga dan Alesipitto Terbakar, Sinergi Aparat dan Warga Berhasil Jinakkan Api

Agustus 26, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.