Lintas-Khatulistiwa.com | Makassar – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat evaluasi dan koordinasi krusial di Kantor Basarnas Makassar pada ,( 19/1)
Pertemuan strategis ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, dan dihadiri oleh pejabat tinggi negara, termasuk Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya (Marsda) Mohammad Syafii.
Fokus utama dari rapat ini adalah untuk mengevaluasi perkembangan terbaru dalam upaya pencarian korban pesawat ATR 42 500. Mengingat urgensi situasi, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman juga menyempatkan diri untuk meninjau dan memberikan dukungan moril kepada keluarga salah satu kru pesawat ATR 42 500 yang saat ini tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Udara dr. Dody Sardjoto.
Kepala Basarnas, Marsda Mohammad Syafii, sebagai garda terdepan dalam operasi kemanusiaan ini, dijadwalkan akan memaparkan secara rinci hasil hasil pencarian yang telah dicapai. Paparan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai luas area pencarian yang telah dieksplorasi, temuan temuan penting, serta data data krusial lainnya yang dapat memajukan proses identifikasi dan pemenuhan hak hak korban.
Operasi pencarian ini mengerahkan kekuatan personel yang diperkirakan mencapai seribu orang. Tim gabungan ini merupakan sinergi dari berbagai unsur, mencakup instansi pemerintah terkait dan potensi keterlibatan unsur masyarakat sipil yang memiliki kapabilitas dan relevansi dengan misi pencarian. Kolaborasi lintas sektoral ini menjadi kunci efektivitas dalam menghadapi tantangan medan dan kondisi cuaca yang mungkin dihadapi.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andi Sudirman Sulaiman turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama sama memanjatkan doa terbaik bagi para korban dan keluarganya.
“Mari kita semua mendoakan yang terbaik dan mengajak semua pihak untuk bersabar,” ujar Gubernur, menekankan pentingnya menjaga solidaritas dan empati di tengah masa sulit ini.
Rapat evaluasi dan koordinasi ini juga dihadiri oleh tokoh penting lainnya yang menunjukkan komitmen penuh terhadap operasi ini, termasuk Panglima Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI Bangun Nawoko, dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol.) Djuhandhani Rahardjo Puro, S.H., M.H.
Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih berlangsung dengan intensitas tinggi. Dukungan koordinasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh instansi yang terlibat menjadi tulang punggung kelancaran misi ini.
Perkembangan selanjutnya akan terus dilaporkan secara berkala seiring dengan pembaruan informasi dari Basarnas dan tim gabungan.
(Andini)

