LAIKANG, Lintas-Khatulistiwa.com | Jum’at,16 Januari 2026 – Umat Muslim di Laikang, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep, berbondong bondong menghadiri acara peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang diselenggarakan di Masjid Ra’odatul Jannah. Peringatan yang jatuh pada hari Jum’at, 28 Rajab 1447 H, dibuka secara resmi pada pukul 20:30 WITA dengan rangkaian acara yang khidmat.

Acara dimulai dengan pembukaan yang dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al Qur’an yang indah oleh Saudara Damar Mustakin, membangkitkan suasana spiritual di antara para hadirin.
Puncak acara adalah tausiah yang disampaikan oleh Ustaz Nurlajo, S.Pd.
Beliau dengan apik mengupas sejarah dan hikmah di balik peristiwa Isra Mi’raj yang luar biasa. Ustaz Nurlajo menyoroti dua kalimat yang memiliki makna mendalam dan relevan dengan peristiwa tersebut.
Pertama, ia menjelaskan makna “Keberkahan” (Barokah). “Keberkahan adalah limpahan kebaikan dan rahmat dari Allah SWT,” ujar Ustaz Nurlajo. “Ketika kita berdoa atau mengucapkan ‘semoga diberkahi’, kita memohon kepada Allah agar dicurahkan kebaikan dan rahmat Nya kepada seseorang atau sesuatu.” Makna ini menjadi pengingat akan pentingnya memohon keberkahan dalam setiap aspek kehidupan.
Kedua, Ustaz Nurlajo mengajak hadirin untuk merenungi ucapan “Subhanallah”. “Subhanallah adalah kalimat tasbih yang artinya ‘Maha Suci Allah’,” jelasnya. “Ucapan ini kita gunakan untuk mengungkapkan kekaguman, pujian, dan pengagungan tertinggi kepada Allah SWT.

Dengan mengucapkan ‘Subhanallah’, kita mengakui kebesaran dan kesucian Nya yang tak tertandingi.”
Selanjutnya, Ustaz Nurlajo mengajak para hadirin untuk menelusuri kembali peristiwa Isra Mi’raj yang merupakan sebuah perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW yang sangat mulia.
Dalam paparannya mengenai Sejarah Isra Mi’raj, Ustaz Nurlajo menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi pada tahun ke 12 kenabian, diperkirakan sekitar tahun 620 Masehi. Perjalanan dimulai dari Mekah menuju Yerusalem (Isra), dan kemudian dilanjutkan dengan kenaikan Nabi Muhammad SAW ke langit (Mi’raj) hingga bertemu langsung dengan Allah SWT.

“Momen ini merupakan salah satu tonggak terpenting dalam sejarah perjuangan Islam.
Tidak hanya memaparkan sejarah, Ustaz Nurlajo juga menguraikan Hikmah Isra Mi’raj yang dapat menjadi pelajaran berharga bagi umat. Beberapa hikmah yang digarisbawahi antara lain:
Peristiwa Isra Mi’raj merupakan ujian sekaligus peneguhan iman bagi Nabi Muhammad SAW dan seluruh umat Islam.
Perintah Shalat: Salah satu hasil paling monumental dari Isra Mi’raj adalah diterimanya perintah shalat lima waktu, yang merupakan rukun Islam kedua.
Perjalanan ini secara gamblang menunjukkan betapa agungnya kedekatan Nabi Muhammad SAW dengan Sang Pencipta.
Pelajaran bagi Umat: Isra Mi’raj mengajarkan kita tentang esensi spiritualitas, pentingnya kesabaran dalam menghadapi cobaan, dan keteguhan dalam ketaatan kepada Allah SWT.
Acara peringatan Isra Mi’raj di Masjid Ra’odatul Jannah Laikang ini tidak hanya menjadi momen refleksi sejarah, tetapi juga pengingat akan makna mendalam dari keberkahan dan kekaguman kepada kebesaran Allah SWT, serta menjadi inspirasi untuk terus memperkuat iman dan ketaatan dalam kehidupan sehari hari.

