LINTAS-KHATULISTIWA.COM. JAKARTA. – Sebuah Transkrip Motivasi dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Ketua Umum H.M Arsyad Cannu, pada Selasa, 30 September 2025, di seluruh jajaran pengurus dan perwakilan Generasi Muda LMP.
EPILOG PENGUATAN JATI DIRI
Selamat siang, salam hormat, dan salam persatuan bagi seluruh Pejuang Laskar Merah Putih di mana pun kalian berada!
Hari ini, Selasa, 30 September 2025, bukan sekadar hari biasa dalam kalender kita. Ini adalah momentum hening di mana kita berhenti sejenak dari hiruk pikuk tugas harian, untuk meneguhkan kembali sumpah setia kita kepada Merah Putih, kepada Bangsa, dan kepada organisasi yang kita cintai ini.
Bukan kebetulan kita berkumpul di pengujung bulan September. Bulan ini mengingatkan kita akan keteguhan dan pengorbanan yang tak pernah lekang oleh waktu. Kita adalah pewaris semangat yang tak pernah padam.
PESAN UNTUK LASKAR MERAH PUTIH (LMP) MASA KINI
Saudara-saudaraku, para Laskar,
Kalian adalah tiang-tiang pancang, garda terdepan penjaga integritas moral bangsa. Namun, perlu saya ingatkan, tugas kita di tahun 2025 ini jauh lebih kompleks dari sekedar seremonial belaka.
Pertama: Jaga Integritas, Jaga Marwah Organisasi. LMP harus menjadi contoh menjadi disiplinan dan profesionalisme. Jangan biarkan satu pun oknum mencoreng lambang kebanggaan ini. Merah adalah keberanian dalam kebenaran, Putih adalah kesucian niat. Jika kalian berdiri tegak, masyarakat akan melihat LMP sebagai mitra, sebagai pelindung, bukan sebagai ancaman. Jauhi narkoba, jauhkan diri dari perpecahan politik praktis yang merusak persatuan. Kita boleh berpolitik, tapi loyalitas utama kita adalah kepada ideologi organisasi dan Pancasila.
Kedua: Kepekaan Sosial Adalah Napas Kita. Jadilah mata dan telinga masyarakat. Di tengah tantangan ekonomi dan isu-isu polarisasi, Laskar Merah Putih harus berada di garis depan aksi kemanusiaan. Ketika ada bencana, kita yang pertama hadir. Ketika ada ketidakadilan, kita yang pertama bersuara dengan cara yang terhormat dan beradab. Kita adalah Ormas yang menjembatani, bukan terpecah belah. Kesimpulannya adalah kekuatan kita terletak pada pengabdian, bukan pada arogansi massa.
Ketiga: Regenerasi dan Profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM). LMP harus menjadi organisasi modern. Pelatihan kedisiplinan harus dibarengi dengan pelatihan keterampilan. Saya ingin melihat Laskar Merah Putih bukan hanya kuat secara fisik, tetapi cerdas, terampil, dan siap bersaing di Era 5.0.
IDEALISME API ESTAFET BAGI GENERASI LMP MENDATANG
Kepada anak-anak muda, Generasi Millenial dan Gen Z yang kini mulai mejaga Laskar Merah Putih, dengarkan baik-baik.
Kalian adalah pewaris takhta sejarah ini, namun medan pertempuran kalian berbeda. Kalian tidak lagi berusaha melawan penjajah fisik, tetapi melawan musuh tak terlihat: disinformasi, radikalisme digital, dan hilangnya jati diri bangsa di tengah arus globalisasi.
Saya berikan tiga pesan kunci bagi Generasi Muda LMP:
Jadilah Patriot di Dunia Siber. Kalian menguasai platform digital. Manfaatkan teknologi bukan hanya untuk hiburan, tetapi untuk menyebarkan nilai-nilai persahabatan. Jadilah influencer kebaikan, persatuan pembuat konten . Pastikan semangat Merah Putih, semangat gotong royong, tetap berlayar di media sosial. Jangan biarkan kecepatan jempol mengalahkan kedalaman idealisme.
Jaga Kekuatan Narasi Budaya. Generasi LMP harus bangga terhadap identitas Indonesia. Jangan sampai kalian menjadi generasi yang hafal nama-nama pahlawan luar negeri, namun lupa akan sejarah perjuangan leluhur kalian sendiri. Pelajari sejarah organisasi kita, pahami filosofi di balik seragam yang kalian kenakan.
Inovasi Tanpa Melupakan Tradisi. Kalian harus berani berinovasi dalam program kerja, namun akar kalian harus tetap kuat. Kalian akan menghadapi tantangan yang lebih besar, mulai dari perubahan iklim hingga geopolitik global. Gunakan kecerdasan kalian, gunakan pendidikan kalian, untuk membawa LMP menjadi organisasi yang relevan dan dibutuhkan oleh masa depan bangsa.
Saudara-saudara Laskar Merah Putih,
Kita tidak sedang mencari pujian. Kita tidak sedang meminta pengakuan. Kita hanya menjalankan kewajiban sebagai anak bangsa yang berikrar untuk menjaga NKRI, dari Sabang sampai Merauke.
Mari kita pastikan bahwa ketika sejarah mencatat kiprah kita, kita dikenang sebagai Laskar yang setia, berintegritas, dan bermanfaat bagi rakyat. Bahwa semangat yang ditiupkan oleh pendiri organisasi ini tidak pernah layu, melainkan terus bersemi dalam dada generasi ke generasi.
Tegakkan kepala! Kibarkan panji! Berdirilah sebagai benteng terakhir yang tidak akan pernah dilanda badai apa pun!
Laskar Merah Putih! (Siap!) Jaya! (Merah Putih!)
Terima kasih.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Patriotisme Sampai Mati!
Penulis:.M.Taslim.

