Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Pangkep Beri Apresiasi Kapolres Baru

Agustus 9, 2026

Kunjungan Perdana ke Pulau Kalu Kalukuang, Kapolres Pangkep Komitmen Berantas Narkoba di Wilayah Kepulauan

Agustus 9, 2026

Kapolsek Ma’rang Pimpin Personel Pengamanan Hajatan Pernikahan Warga

Agustus 7, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Pangkep Beri Apresiasi Kapolres Baru
  • Kunjungan Perdana ke Pulau Kalu Kalukuang, Kapolres Pangkep Komitmen Berantas Narkoba di Wilayah Kepulauan
  • Kapolsek Ma’rang Pimpin Personel Pengamanan Hajatan Pernikahan Warga
  • Dirbinmas Polda Sulsel Sambangi Rutan Polsek Bungoro, Beri Pengarahan Langsung ke Tahanan Pencurian Kabel
  • Mahasiswa Kehutanan Unhas Sukses Petakan 75 Bangunan Konservasi di Mamuju dan Majene
  • Tingkatkan Kompetensi Lapangan, Mahasiswa Kehutanan Unhas Lakukan Pengukuran Bangunan KTA di Mamuju dan Majene
  • Ciptakan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif, Polsek Ma’rang Gelar Patroli Blue Light Sasar Permukiman Warga dan SPBU
  • Diduga Dipicu Persoalan Administrasi, Insiden Libatkan Internal FIF Pangkep dan Tim Eksternal Pengaman Aset
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Oknum Guru SMP Diduga Tampar Siswa, oarang tua Siswa di tantang Lapor Ke Pak Dedy Mulyadi !
Berita

Oknum Guru SMP Diduga Tampar Siswa, oarang tua Siswa di tantang Lapor Ke Pak Dedy Mulyadi !

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHNovember 6, 2025Updated:November 6, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Subang, Jawa Barat – Gema perselisihan di ruang kelas SMP Negeri 2 Jalancagak, Subang, telah merobek ketenangan jagat maya. Sebuah video yang menampilkan adu mulut sengit antara seorang guru, Rana Setiaputra, dengan orang tua siswa, bukan hanya menjadi tontonan viral, melainkan juga cerminan retaknya fondasi kepercayaan dalam dunia pendidikan kita. Lebih menyayat hati, insiden ini terjadi di tengah gaung program mulia pemerintah untuk memberikan makan bergizi gratis kepada siswa dan guru – sebuah ironi yang mengundang renungan mendalam.

Rekaman yang beredar jelas menunjukkan ketegangan yang memuncak. Di satu sisi, ada orang tua siswa yang merasa anaknya menjadi korban kekerasan fisik, ditampar oleh sang guru.

Dengan nada tertahan namun tegas, ia mempertanyakan legitimasi tindakan tersebut, bahkan menyerukan nama Dedi Mulyadi, yang ia sangka adalah Gubernur Jawa Barat, sebagai penengah. Di sisi lain, Rana Setiaputra, sang guru, berdiri teguh dalam pembelaannya. Ia tidak hanya membantah tuduhan tamparan keras, namun juga menantang balik: “Laporin saja ke Pak Dedi Mulyadi, saya tunggu!” Ujarnya,

Tindakan tersebut adalah bentuk disiplin, respons terhadap kenakalan siswa yang berujung pada kerusakan fasilitas sekolah. “Kalau anak bapak tidak nakal, kalau anak bapak baik-baik saja, saya tampar saya salah,” ujarnya,.

Baca Juga:  Seorang Pengacara Tewas dalam Kecelakaan Tragis di Ma'rang

Perdebatan ini, yang disaksikan beberapa guru lain dalam upaya melerai, bukan hanya soal satu insiden tamparan. Ini adalah pertarungan narasi antara “pendisiplinan” yang menurut sebagian orang harus tegas, dan “perlindungan anak” yang melarang segala bentuk kekerasan fisik.

Orang tua siswa bersikeras bahwa kekerasan, dalam bentuk apa pun, tidak dapat dibenarkan di lingkungan sekolah. “Harusnya panggil orang tua ya pak, jangan main tangan sendiri. Apakah boleh sekarang saya tanya, boleh enggak seorang guru gampar-gampar anak? Enggak boleh. Ada undang-undangnya sekarang,” tegasnya, merujuk pada payung hukum yang melindungi anak. Apalagi, klaim sang ayah bahwa bukan hanya anaknya, melainkan delapan siswa lain juga ikut menjadi korban tamparan, semakin memperkeruh suasana dan memperlebar cakupan kasus ini.

Kasus di Subang adalah puncak gunung es dari dilema pendidikan yang kompleks. Di satu sisi, guru dihadapkan pada tantangan mendisiplinkan siswa dengan berbagai karakter dan latar belakang, seringkali tanpa pelatihan yang memadai dalam metode disiplin positif.

Baca Juga:  Warga keluhkan kesejahteraan petani, " Sofyan razak : kesejahteraan petani program Prioritas pasangan dokter cua sofyan razak

Beban kerja yang berat, kelas yang padat, dan ekspektasi yang tinggi bisa mendorong mereka pada titik frustasi. Di sisi lain, hak-hak anak untuk tumbuh kembang dalam lingkungan yang aman dan bebas dari kekerasan adalah mutlak, dilindungi oleh undang-undang.

Kekerasan fisik, sekecil apa pun, dapat meninggalkan luka psikologis yang dalam dan merusak hubungan guru-murid yang seharusnya didasari rasa hormat dan kepercayaan.

Pemerintah tengah gencar meluncurkan program makan bergizi gratis bagi siswa, Sebuah inisiatif yang luar biasa, bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak memiliki energi dan nutrisi yang cukup untuk belajar, berprestasi, dan meraih masa depan. Program ini adalah manifestasi konkret dari kepedulian negara terhadap kesejahteraan generasi penerus. Namun, bagaimana mungkin gizi yang baik dapat meresap sempurna, jika di saat yang sama, jiwa anak-anak terluka oleh tindakan kekerasan dari tangan yang seharusnya membimbing? Tujuan mulia memberikan makan bergizi gratis terasa miris dan kontradiktif, ketika di satu sudut ruang kelas, seorang guru justru menampar siswa.

Baca Juga:  Pengamen Menjamur di Lampu Merah" Bungoro dan Labakkang: Seakan Datang Menantang Sanksi dan larangan

Salasatu Sumber dipublik menilai bahwa, Insiden di Subang ini menuai pro dan kontra, harus menjadi panggilan bangun bagi semua pemangku kepentingan dalam dunia pendidikan. Bukan hanya soal menghukum pelaku atau membenarkan korban, tetapi bagaimana mencegah agar kejadian serupa tidak terulang. Diperlukan dialog yang konstruktif antara sekolah, orang tua, dan pemerintah untuk merumuskan ulang batasan-batasan disiplin, menyediakan pelatihan bagi guru tentang metode pengajaran dan pendisiplinan yang efektif dan non-kekerasan, serta memperkuat sistem pengaduan dan perlindungan anak.

Pendidikan adalah tentang menumbuhkan tunas-tunas bangsa, baik secara fisik maupun mental. Program makan bergizi gratis adalah langkah maju dalam memastikan fisik yang sehat.

Namun, tanpa jiwa yang tenang, hati yang tidak terluka, dan lingkungan belajar yang aman dan menghargai, semua upaya itu akan terasa hampa. Jembatan kepercayaan antara guru, siswa, dan orang tua harus dibangun kembali, kokoh dan tanpa retak, agar generasi penerus dapat tumbuh menjadi individu yang utuh, cerdas, dan berkarakter, bebas dari rasa takut dan kekerasan.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Pangkep Beri Apresiasi Kapolres Baru

Agustus 9, 2026

Kunjungan Perdana ke Pulau Kalu Kalukuang, Kapolres Pangkep Komitmen Berantas Narkoba di Wilayah Kepulauan

Agustus 9, 2026

Kapolsek Ma’rang Pimpin Personel Pengamanan Hajatan Pernikahan Warga

Agustus 7, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss

Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Pangkep Beri Apresiasi Kapolres Baru

By Muhammad Taslim.SHAgustus 9, 2026

PANGKEP, Lintas Khatulistiwa.com – Kunjungan kerja perdana Kapolres Pangkep yang baru, AKBP Aditya Pradana, S.I.K.,…

Kunjungan Perdana ke Pulau Kalu Kalukuang, Kapolres Pangkep Komitmen Berantas Narkoba di Wilayah Kepulauan

Agustus 9, 2026

Kapolsek Ma’rang Pimpin Personel Pengamanan Hajatan Pernikahan Warga

Agustus 7, 2026

Dirbinmas Polda Sulsel Sambangi Rutan Polsek Bungoro, Beri Pengarahan Langsung ke Tahanan Pencurian Kabel

Agustus 6, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Ketua Markas Cabang Laskar Merah Putih Pangkep Beri Apresiasi Kapolres Baru

Agustus 9, 2026

Kunjungan Perdana ke Pulau Kalu Kalukuang, Kapolres Pangkep Komitmen Berantas Narkoba di Wilayah Kepulauan

Agustus 9, 2026

Kapolsek Ma’rang Pimpin Personel Pengamanan Hajatan Pernikahan Warga

Agustus 7, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.