Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Sinergitas TNI–Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambang Warga Binaan di Kampung Pitue

Januari 25, 2026

Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima

Januari 25, 2026

Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa

Januari 25, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Sinergitas TNI–Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambang Warga Binaan di Kampung Pitue
  • Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima
  • Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa
  • Unit Resmob Polda Sulsel Amankan Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Terhadap Sopir Taksi Online
  • Oknum TNI AL Terlibat Perkelahian di Melonguane, Koarmada VIII Manado Sampaikan Permohonan Maaf
  • Bhabinkamtibmas Tompo Bulu Bersama Personel BKO Polres Pangkep Bagikan Sembako, Wujud Terima Kasih Kapolres kepada Warga
  • Kapolres Pangkep Pimpin langsung ‘Bakti ATR” Bersihkan Jalur Pendakian Gunung Bulusaraung dan Lingkungan Desa Tompobulu
  • Doa Bersama Mengakhiri Operasi SAR Pesawat ATR di Sulsel: Misi Kemanusiaan yang Selesai
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » NAKAL ! Alat Mesin dan Pertaninan dijadikan Bisnis sejumlah Oknum Dinas Pertanian dan ketahanna Pangan Maros.
Berita

NAKAL ! Alat Mesin dan Pertaninan dijadikan Bisnis sejumlah Oknum Dinas Pertanian dan ketahanna Pangan Maros.

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHNovember 9, 2024Updated:November 9, 2024Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LINTAS-KHATULISTIWA.COM MAKASSAR – Sejumlah petani di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan mengeluhkan adanya ‘uang pelicin’ yang ditagihkan sejumlah oknum Dinas pertanian dan ketahanan pangan.

Uang tersebut diperuntukkan agar mereka bisa mendapatkan bantuan alat-alat pertanian.

Petani di Bantimurung yang enggan disebutkan namanya misalnya, menyebutkan untuk mendapatkan traktor dirinya harus membayar Rp5,5 juta.

Tak sampai disitu, dia juga harus membayar Rp650 ribu tiap panen.

Orang dinas, jadi awalnya diminta Rp5,5 juta untuk ambil traktornya. Kemudian ada lagi yang diminta Rp650 tiap panennya, saya sudah membayar ini 2017 sampai sekarang, tidak tahu kapan selesai pembayarannya,” sebutnya.

Ia menyebutkan traktor tersebut diberikan untuk satu kelompok tani.

Namun hanya satu orang yang menebus, nantinya kalau ada orang lain yang mau pakai mereka sisa bayar uang solarnya,” sebutnya.

Baca Juga:  Polsek Ma'rang Intensifkan Patroli Dialogis di Pasar Tradisional Pangkep

Selain traktor, dirinya juga sempat ditawari untuk menebus mobil pemotong padi atau mobil passangki.

Kalau mobil passangki lebih mahal lagi bisa sampai Rp50 juta,” sebutnya.

Petani lainnya asal Maros Baru, inisial B mengatakan dirinya hanya bisa menebus mesin air senilai Rp200 ribu

Itu katanya uang capek, tiap petani kalau ambil harus bawa pompa air bekas untuk menandakan mereka petani,” ujarnya.

B menyebutkan ada beberapa alat pertanian lainnya yang juga bisa diambil dengan menebus sejumlah uang.

Pompa air Rp200 ribu, Kilometer Rp250-300 ribu, traktor Rp15-17 juta,” sebutnya.

Hingga kini, belum ada konfirmasi dari pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Maros.

Baca Juga:  Tiga Pilar Menteng Siaga Malam Amankan Perbatasan Menteng-Tenggulun

Kadis Pertanian Maros yang dihubungi pukul 14.39 Wita belum merespon.

Di Bone, Petani Bayar Rp3 Juta

Kelompok Tani di Desa Timurung, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diduga dipaksa untuk membayar Rp3 juta agar bisa mendapatkan bantuan alat sistem pertanian (alsintan).

Alsintan tersebut berupa hand traktor dari Kementerian Pertanian.

Keterangan ini disampaikan salah satu Ketua Kelompok Tani.

Ia mengungkapkan adanya permintaan uang  pada tribun-timur.com, Selasa (5/11/2024).

Menurutnya, dia diminta membayar sejumlah uang kepada Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Penyuluh Pertanian Kecamatan (PPK) Ajangale.

Saya diminta uang Rp3 juta saat mengambil traktor di gudang. Padahal saya adalah penerima bantuan,” ujarnya.

Meski sudah diminta membayar, kelompok tani tersebut mengaku hingga kini bantuan hand traktor yang dijanjikan belum diterima.

Baca Juga:  17 Prajurit Divonis Penjara dan Dipecat Akibat Penganiayaan yang Menewaskan Prada Lucky Namo

Traktornya belum saya terima. Katanya, hand traktor sudah diambil oleh Kepala Desa,” tambahnya.

Uang yang diminta itu, menurut keterangan kelompok tani, muncul setelah mereka mengajukan protes karena belum mendapatkan bantuan yang seharusnya sudah diterima.

Namun, meskipun sudah membayar, mereka tak mendapatkan barang yang dijanjikan.

Sementara itu, Plt Ketua Penyuluh Pertanian Kecamatan Ajangale, R, mengakui bahwa pihaknya memang menerima uang dari kelompok tani penerima bantuan.

Dia membenarkan bahwa uang tersebut diminta dengan alasan untuk kegiatan “syukuran”.

“Uang itu untuk syukuran hand traktor, makan onde-onde dan bakar ikan,” jelasnya.

Kasus ini memicu pertanyaan besar tentang transparansi dalam distribusi bantuan pertanian

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Sinergitas TNI–Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambang Warga Binaan di Kampung Pitue

Januari 25, 2026

Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima

Januari 25, 2026

Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa

Januari 25, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Sinergitas TNI–Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambang Warga Binaan di Kampung Pitue

By Muhammad Taslim.SHJanuari 25, 2026

Ma’rang – LINTAS-KAHTULISTIWA.COM Sinergitas antara TNI dan Polri terus ditunjukkan di wilayah Kecamatan Ma’rang.…

Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima

Januari 25, 2026

Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa

Januari 25, 2026

Unit Resmob Polda Sulsel Amankan Pelaku Pencurian dengan Kekerasan Terhadap Sopir Taksi Online

Januari 25, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Sinergitas TNI–Polri, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Sambang Warga Binaan di Kampung Pitue

Januari 25, 2026

Dugaan Penggelapan Gaji Personil Kebersihan DLH Pangkep Mencuat, Rp 291 Juta Belum Diterima

Januari 25, 2026

Jamin Rasa Aman, Bhabinkamtibmas Kelurahan Tonasa Amankan Ibadah Rutin Mingguan di Gereja POUK Tonasa

Januari 25, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.