Lintas- Khatulistiwa.com | Pangkep, 30 Januari 2026 – Lurah Ma’rang, Andi Rita Welly., M.A., S.Sos., MM., bersama dengan seluruh jajaran Ketua RT/RW, Babinkamtibmas, dan Bhabinsa Kelurahan Ma’rang, hari ini melaksanakan kegiatan pemangkasan pohon besar yang berada di wilayah Kampung Pakkeccie, Kelurahan Ma’rang, Kecamatan Ma’rang, Kabupaten Pangkep.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah kelurahan, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan tertib.
Pemangkasan pohon besar ini dilatarbelakangi oleh beberapa tujuan utama yang sangat krusial bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Pertama, meningkatkan keamanan dari risiko pohon tumbang. Pohon pohon besar yang menjulang tinggi sewaktu waktu dapat menimbulkan ancaman serius, apalagi jika kondisi cuaca ekstrem terjadi.
Dengan pemangkasan, risiko pohon tumbang dan menimpa pengguna jalan atau merusak fasilitas umum dapat diminimalisir secara signifikan.
Kedua, pemangkasan ini bertujuan untuk menambah penerangan lampu jalan di malam hari. Dahan dan daun pohon yang lebat seringkali menghalangi sorot lampu jalan, menciptakan area yang gelap dan mengurangi visibilitas.
Dengan dipangkas, cahaya lampu jalan diharapkan dapat menjangkau area yang lebih luas, sehingga meningkatkan keamanan bagi warga yang beraktivitas di malam hari.
Ketiga, dan tak kalah pentingnya, kegiatan ini berupaya untuk menekan angka tindakan kriminalitas. Adanya pohon besar yang rimbun di pinggir jalan, khususnya di jalur Bay Pass Kereta Api Listrik, telah dimanfaatkan oleh oknum kriminal untuk bersembunyi dan melakukan aksinya.
Andi Rita Welly., M.A., S.Sos., MM., menjelaskan bahwa tindakan pemangkasan ini diambil berdasarkan informasi yang diterima dari warga.
“Kami mendapat laporan dari masyarakat bahwa di Julur Pakkeccie, tepatnya di area Bay Pass Kereta Api Listrik, sering terjadi pemalakan terhadap warga yang melintas pada malam hari,” ungkapnya.
Para pelaku kriminal dilaporkan memanfaatkan jam larut malam, bahkan setelah pukul 00.00, untuk melancarkan aksinya. Modusnya adalah dengan memberhentikan kendaraan korban, mengancam menggunakan senjata tajam, dan jika korban melawan, pelaku tidak segan melakukan tindakan kekerasan yang nekat. Situasi ini tentu sangat meresahkan dan membahayakan keselamatan warga.
Kegiatan pemangkasan pohon ini disambut baik dan mendapatkan dukungan penuh dari warga Kampung Pakkeccie. Para warga menyadari bahwa kegiatan ini sangat penting demi keamanan dan keselamatan jiwa para pengguna jalan, terutama bagi mereka yang pulang larut malam setelah beraktivitas.

Memang benar, jalur Bay Pass Kereta Api Listrik di Pakkeccie bukan hanya sekadar cerita. Berdasarkan keterangan masyarakat, akhir akhir ini para pelaku kriminal kerap memanfaatkan pohon pohon besar yang berada di sepanjang jalur tersebut sebagai tempat persembunyian dan pengintaian terhadap calon korban mereka.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan keresahannya, “Ironisnya, jalur ini lampu penerangan jalannya seringkali dicabut oleh pelaku kriminal setelah mereka berhasil membegal korbannya. Ini menunjukkan betapa rentannya kondisi di sini.”
Dengan adanya kegiatan pemangkasan pohon ini, diharapkan dapat tercipta suasana yang lebih aman dan kondusif di wilayah Kampung Pakkeccie. Kolaborasi yang solid antara pemerintah kelurahan, aparat keamanan, dan partisipasi aktif dari masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang bebas dari ancaman kriminalitas dan risiko bencana alam.
Lurah Ma’rang beserta jajarannya berkomitmen untuk terus berupaya memberikan pelayanan terbaik demi kenyamanan dan keselamatan seluruh warga Kelurahan Ma’rang.

