Lintas-Khatulistiwa.com | Mesuji, Lampung Sebuah momen bersejarah bagi sistem pertahanan Indonesia tercipta pekan lalu ketika Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) berhasil melaksanakan uji coba pendaratan dan lepas landas darurat pesawat tempur di ruas Jalan Tol Trans Sumatera, Kabupaten Mesuji, Lampung. Keberhasilan ini melibatkan dua jenis pesawat tempur modern, yaitu F 16 Fighting Falcon dan EMB 314 Super Tucano.
Uji coba yang menguji kemampuan operasional militer di infrastruktur sipil ini dinilai sebagai tonggak penting dalam memperkuat pertahanan negara.
Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan Taufanto, menegaskan bahwa keberhasilan ini bukan hanya sekadar unjuk kekuatan, melainkan sebuah implementasi nyata dari doktrin Sistem Pertahanan Semesta yang tertuang dalam Pasal 27 dan 30 Undang Undang Dasar 1945.
“Ini bukan sekadar urusan TNI, tetapi melibatkan seluruh elemen,” ujar Donny Ermawan saat memberikan keterangan pers.
“Konsep pertahanan kita adalah pertahanan pulau pulau besar. Kita menghendaki di tiap pulau memiliki pangkalan udara alternatif yang cukup banyak. Jika pangkalan utama diserang, kita masih bisa beroperasi dari jalan tol yang sudah didesain sebagai runway.”

Pemanfaatan jalan tol sebagai landasan pacu darurat pesawat tempur menunjukkan kesiapan TNI AU dalam menghadapi berbagai skenario ancaman, terutama dalam menjaga kedaulatan di wilayah kepulauan Indonesia yang luas. Kemampuan untuk mengoperasikan pesawat tempur dari jalur transportasi sipil yang strategis ini memberikan fleksibilitas dan daya tahan yang lebih besar bagi kekuatan udara nasional.
Lebih lanjut, Donny Ermawan menjelaskan bahwa desain Jalan Tol Trans Sumatera yang memenuhi standar tertentu memungkinkan konversi menjadi landasan pacu dalam kondisi darurat. Ini merupakan hasil dari perencanaan strategis yang mengintegrasikan infrastruktur pertahanan dengan pembangunan nasional.
Keberhasilan pendaratan dan lepas landas F 16 Fighting Falcon, pesawat tempur superioritas udara, serta EMB 314 Super Tucano, pesawat serang ringan yang lincah, menunjukkan kesiapan berbagai elemen kekuatan udara Indonesia untuk beroperasi dalam kondisi non konvensional.
Dinas Penerangan TNI AU merilis beberapa foto dan video yang mendokumentasikan jalannya uji coba, menampilkan pesawat tempur yang mendarat dan lepas landas dengan mulus di tengah jalan tol yang telah disterilkan.
Keberhasilan uji coba pendaratan pesawat tempur di Jalan Tol Trans Sumatera ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan model bagi pengembangan infrastruktur pertahanan di berbagai wilayah strategis lainnya di Indonesia, demi menjaga kedamaian dan kedaulatan bangsa.(*)

