Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jejak Sang Wali dari Timur: Kisah Dua Makam Syekh Yusuf Al Makasari yang Melintasi Benua

Juli 13, 2026

Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas

Juli 13, 2026

Ps. Kanit Binmas Polsek Ma’rang Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Aktivitas Masyarakat di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

Juli 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Jejak Sang Wali dari Timur: Kisah Dua Makam Syekh Yusuf Al Makasari yang Melintasi Benua
  • Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas
  • Ps. Kanit Binmas Polsek Ma’rang Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Aktivitas Masyarakat di Pasar Tradisional Bonto-Bonto
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Bersama Personel SPKT Patroli Monitoring Hajatan Pernikahan, Pastikan Situasi Tetap Aman dan Kondusif
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Bersama SPKT I Monitoring Pasar Malam, Pastikan Aktivitas Pengunjung dan Pedagang Berjalan Aman
  • Kebakaran Hebat Melanda Bonto Bonto Pangkep, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah
  • Personel Polsek Ma’rang Patroli dan Pengamanan di Pasar Malam
  • Antisipasi Laka Lantas dan Tindak Kriminalitas, Polsek Mandalle Intensifkan Patroli malam
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Kisah Penyamaran Sersan Jurnalis , Jadi Penjual Durian untuk Masuk Markas GAM
Berita

Kisah Penyamaran Sersan Jurnalis , Jadi Penjual Durian untuk Masuk Markas GAM

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHJuni 18, 2024Updated:Juni 18, 2024Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Gambar diatas sebagai ilustrasi penyemaran

 

LINTAS KHATILISTIWA.COM. Sersan Jurnalis (nama samaran), anggota Sandi Yudha Kopassus yang menyamar menjadi penjual durian demi menyusup ke markas GAM.di balik gempuran sengit dan strategi perang, kisah heroik prajurit Kopassus dalam misi intelijen sering kali tersembunyi. Salah satunya adalah kisah mencengangkan Sersan Jurnalis (nama samaran), anggota Sandi Yudha Kopassus yang menyamar menjadi penjual durian demi menyusup ke markas Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

“Saya pernah menyamar sebagai pedagang durian yang mengirimkan barang dari Medan ke Lhokseumawe,”
Dalam perjalanannya, Jurnalis sering kali harus melewati pos penjagaan aparat yang meminta jatah durian darinya.

“Saya pernah memberikan dua buah durian tapi malah dimarahi dan ditempeleng. Mereka bilang, kalau untuk GAM pasti saya memberi banyak. Di sini ada satu peleton yang berjaga, mana cukup kalau cuma dua buah durian?” kenangnya.

Baca Juga:  Cegah Gangguan Malam, Polsek Menteng Gelar Patroli Cipkon Tengah Malam

“Selama setahun penuh, sersan Jurnalis memetakan situasi di Aceh, khususnya di Lhokseumawe, yang menjadi pusat kekuatan militer GAM. Dengan tekad dan kecerdikan, sersan Jurnalis akhirnya berhasil mendekati para petinggi GAM dan menyamar sebagai seorang petinggi TNI yang berjuang bersama GAM.

“Penyamaran sersan Jurnalis begitu rapi sehingga bahkan pasukan TNI yang berpatroli tidak menyadari keberadaannya. Hanya beberapa pimpinan Kopassus yang mengetahui identitas aslinya. Demi menyempurnakan penyamarannya, sersan Jurnalis dan kelompok GAM sering kali harus menghindari pasukan TNI dengan memberikan informasi palsu tentang gerakan TNI. Setelah pemberlakuan Darurat Militer pada tahun 2003, ruang gerak GAM semakin sempit. Para pemimpin GAM mulai mendesak untuk diadakannya perundingan damai. Tim Kopassus (Sersan Jurnalis) yang menyusup ke wilayah GAM melaporkan bahwa amunisi dan logistik GAM sudah sangat menipis. Usai Hari Raya Idul Fitri 2004, datang perintah untuk menangkap tokoh kunci GAM, hidup atau mati.

Baca Juga:  Kodim 1421/Pangkep Kumpulkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa Myanmar

“Semua tokoh kunci yang menjadi sasaran berada di Cot Girek. Hingga saya pamit pukul 15.00 mereka masih ada di sana. Saya pun masih sempat memberi informasi terakhir kepada induk pasukan. Hari H dan Jam J serangan ditetapkan,” tutur Sersan Jurnalis.

“Markas GAM di rawa-rawa Cot Girek kemudian diserbu dari semua arah oleh Kopassus. Dalam serangan itu, Gubernur GAM Said Adnan dan ajudannya, yang merupakan seorang desersi TNI, tewas terkena tembakan.

Penyamarannya, Sersan diuji kesetiaannya oleh para petinggi GAM dengan berbagai cara, termasuk menyembunyikan anggota keluarga mereka. Kepercayaan yang diperolehnya tidak disia-siakan. Jurnalis berhasil menemukan 125 senapan milik GAM yang diselundupkan dari Thailand dan Malaysia, serta mengungkap sumber keuangan GAM, termasuk perdagangan ganja kering dari Aceh Timur dan Aceh Utara yang dikirim ke Malaysia, serta pajak dari perusahaan besar dan warga setempat. Pada akhir tahun 2004, tsunami besar melanda Aceh, mengakibatkan kekerasan berangsur surut. Akhirnya, Perjanjian Damai Helsinki pun ditandatangani, mengakhiri konflik panjang di Aceh.

Baca Juga:  Pasutri di Bone Ditangkap Polisi Usai Bobol ATM Tetangga Senilai Rp 4 Juta

“Kisah Sersan ini menunjukkan betapa tangguhnya prajurit Kopassus dalam menjalankan tugasnya, meskipun harus menyamar sebagai pedagang durian dan rela ditempeleng oleh sesama TNI demi membongkar kekuatan musuh dan membawa perdamaian ke Aceh. (Ulas pengalaman intelijen Sersan Jurnalis )

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Jejak Sang Wali dari Timur: Kisah Dua Makam Syekh Yusuf Al Makasari yang Melintasi Benua

Juli 13, 2026

Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas

Juli 13, 2026

Ps. Kanit Binmas Polsek Ma’rang Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Aktivitas Masyarakat di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

Juli 13, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Jejak Sang Wali dari Timur: Kisah Dua Makam Syekh Yusuf Al Makasari yang Melintasi Benua

By Muhammad Taslim.SHJuli 13, 2026

Lintas-Khatulistiwa com | MAKASSAR – Nama Syekh Yusuf Al Makasari bukan sekadar catatan tinta dalam…

Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas

Juli 13, 2026

Ps. Kanit Binmas Polsek Ma’rang Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Aktivitas Masyarakat di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

Juli 13, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Bersama Personel SPKT Patroli Monitoring Hajatan Pernikahan, Pastikan Situasi Tetap Aman dan Kondusif

Juli 13, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Jejak Sang Wali dari Timur: Kisah Dua Makam Syekh Yusuf Al Makasari yang Melintasi Benua

Juli 13, 2026

Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas

Juli 13, 2026

Ps. Kanit Binmas Polsek Ma’rang Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Aktivitas Masyarakat di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

Juli 13, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.