LINTAS-KHATULISTIWA. COM. Pangkep, – 13 Mei 2025 – Pangkep bersiap menjadi tempat persinggahan penting dalam kunjungan kerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dijadwalkan tiba besok, 14 Mei 2025, sekitar pukul 15.00 WITA di Balai Pendidikan dan Pelatihan (BLK) Kehutanan Tabo Tabo. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis untuk meninjau BLK dan menilai pengembangan sumber daya manusia kehutanan di Kab.Pangkep, Sulawesi Selatan.
Menyikapi kedatangan tersebut, Polres Pangkep , khususnya Satuan Lalu Lintas, telah menerapkan pengamanan ketat. Rencana pengamanan terperinci telah disiapkan, termasuk pengawalan polisi untuk konvoi Menteri dari perbatasan dekat Kali Bone menuju lokasi acara.
“Hari ini kami sudah mulai melakukan persiapan pengamanan dan pengawalan. Rencananya pengawalan akan dimulai sekitar pukul 15.00 WIB dari Kali Bone menuju BLK Tabo Tabo. Termasuk pengamanan di titik-titik rawan kemacetan lalu lintas,” kata Kepala Satlantas Polres Pangkep, AKP Suryanto, Selasa, 13 Mei 2025.
Selain pengawalan, tim gabungan personel kepolisian akan dikerahkan untuk memastikan kunjungan berjalan lancar dan aman. Tujuannya adalah untuk meminimalkan gangguan terhadap warga setempat sekaligus menjaga ketertiban dan keamanan selama kunjungan Menteri.
Usai kegiatan di BLK, Menteri Kehutanan berencana melanjutkan perjalanan menuju kawasan wisata alam Bantimurung, Kabupaten Maros, dengan jadwal pemberangkatan dari Pangkep sekitar pukul 16.30 WITA.
Bantimurung, yang terkenal dengan air terjunnya yang memukau dan habitat kupu-kupu langka, dipilih sebagai tujuan berikutnya karena kepentingan strategisnya dalam konservasi dan pendidikan lingkungan, sejalan dengan misi Kementerian Kehutanan.
Kunjungan kerja ini merupakan momen penting tidak hanya bagi staf BLK Tabo Tabo, tetapi juga bagi masyarakat luas. Warga setempat sangat menantikan arahan kebijakan langsung dari pemerintah pusat terkait pengelolaan hutan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia kehutanan.
Warga yang akan melakukan perjalanan melalui jalur Kali Bone-Bungoro diimbau untuk menyesuaikan jadwal perjalanan guna menghindari kepadatan arus lalu lintas selama operasi pengawalan. Kepolisian menghimbau agar bekerja sama untuk memastikan kelancaran dan keamanan konvoi Menteri serta meminimalisir ketidaknyamanan masyarakat.

