Lintas-Khatulistiwa.com | Makassar – (29/3) .Sebuah peristiwa dugaan perselingkuhan antara dua karyawan di sebuah perusahaan ekspedisi di Makassar baru baru ini menghebohkan publik.
Hubungan terlarang yang disebut sebut terjadi antara seorang pria beristri dengan empat anak dan seorang wanita bercadar yang juga telah berkeluarga, memicu perhatian luas, terutama setelah beredarnya video konfrontasi di media sosial.
Informasi yang menyebar cepat melalui platform media sosial, termasuk akun Instagram Dalam rekaman yang beredar, tampak jelas konflik yang memuncak ketika istri sah dari pria tersebut memergoki suaminya bersama wanita yang diduga adalah selingkuhannya. Ketegangan memuncak hingga terjadi aksi saling tarik rambut atau jambakan antara istri sah dan wanita yang dituding sebagai pihak ketiga.
Keteguhan dugaan perselingkuhan ini semakin diperkuat oleh keterangan dari pihak keluarga. Istri sah pelaku pria, yang merahasiakan identitasnya, mengaku awalnya tidak memiliki firasat buruk. Ia beralasan, baik suaminya maupun wanita yang diduga terlibat, sama sama telah memiliki ikatan pernikahan yang sah. Namun, seiring waktu berjalan, ia mulai menemukan berbagai indikasi kuat yang menunjukkan adanya hubungan yang melampaui batas profesional di antara keduanya.
“Awalnya saya tidak curiga karena mereka berdua masing masing sudah punya keluarga. Tapi ternyata mereka malah berpacaran di tempat kerja,” ujar sang istri sah, menunjukkan rasa kecewa dan terkejut atas apa yang dihadapinya.
Tak berhenti di lingkungan kerja, dugaan hubungan terlarang ini disebut sebut juga merambah ke ranah pribadi. Laporan yang beredar mengindikasikan bahwa keduanya tidak hanya bertemu di kantor, tetapi juga diduga menyewa sebuah apartemen sebagai tempat pertemuan rutin mereka. Hubungan ini disebut telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan terakhir.
Saat ini, dugaan penyewaan apartemen sebagai lokasi pertemuan rahasia tersebut masih berada dalam tahap penelusuran lebih lanjut oleh pihak keluarga. Keluarga korban berupaya mengumpulkan bukti bukti tambahan untuk memperjelas duduk perkara dan menuntut kebenaran atas dugaan perselingkuhan yang telah menimbulkan kehebohan di masyarakat Makassar ini.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa masalah perselingkuhan dapat terjadi di berbagai kalangan, bahkan di tempat yang tak terduga, dan dampaknya bisa sangat meresahkan.

