Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Polsek Mandalle Gelar Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman Warga

Mei 30, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambangi Pemuda Saat Patroli Malam, Ajak Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba

Mei 30, 2026

Idul Adha 1447 H: Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS

Mei 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Polsek Mandalle Gelar Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman Warga
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambangi Pemuda Saat Patroli Malam, Ajak Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba
  • Idul Adha 1447 H: Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS
  • Personel Polsek Ma’rang Amankan Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Besar Taqwa, Arus Lalin Jamaah Tetap Lancar
  • Polsek Ma’rang Gelar Pengamanan Malam Takbiran Idul Adha 1447 H, Antisipasi Balapan Liar di Jalur Poros
  • Skandal Oknum LURAH BORIAPPAKA di Pangkep: Terciduk Berduaan dengan Staf di KamarPenginapan saat Jam Kerja
  • Kapolda Sulsel Pimpin Konferensi Pers, Ratusan Pelaku Kejahatan Jalanan Berhasil Diungkap
  • Amankan Malam Takbiran Idul Adha 2026, Polres Pangkep Gelar Apel Bersama Forkopimda
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Dua Jenis Pemburu Senyap yang Ditakuti KKB: Elang Hitam dan DID 3.11
Berita

Dua Jenis Pemburu Senyap yang Ditakuti KKB: Elang Hitam dan DID 3.11

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHOktober 25, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta-, Ketika bayangan itu melintas di atas hutan Papua yang lebat, dengungan pelan yang tak terdeteksi oleh telinga biasa seketika menyebarkan kegelisahan. Bagi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), penampakan dua jenis pesawat tak berawak di udara adalah sinyal bahaya paling menakutkan, memicu kepanikan dan membuat mereka lari tunggang-langgang mencari perlindungan. Bukan tanpa alasan, dua “mata elang” di langit ini bukan sekadar pengintai; mereka adalah pemetaan intelijen berjalan dan potensi ancaman tempur yang mematikan.

Indonesia, dengan tekad kuat untuk mandiri dalam pertahanan, kini memiliki armada Pesawat Udara Nirawak (UAV) canggih buatan dalam negeri yang mampu mengubah medan perang modern. Dua di antaranya, yang paling menonjol dan ditakuti KKB karena kemampuan pemetaan intelijen serta operasi tempur, adalah Elang Hitam dan DID 3.11.

Elang Hitam: Sang Penjaga Langit Jarak Jauh (PTDI) Dijuluki sebagai Medium Altitude Long Endurance (MALE) UAV, Elang Hitam adalah proyek kebanggaan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang dirancang untuk misi pengawasan dan intelijen tingkat tinggi.

Kemampuan Pemetaan Intelijen yang Komprehensif: Mampu terbang hingga 24 jam non-stop dengan jangkauan 250 km pada ketinggian operasional 20.000 kaki, Elang Hitam dapat memantau area yang sangat luas secara terus-menerus. Sensor canggihnya mampu mengumpulkan data visual, termal, dan sinyal yang sangat detail, memungkinkan tim intelijen memetakan posisi KKB, jalur pergerakan, hingga lokasi persembunyian dengan akurasi tinggi.

Baca Juga:  Selamat kepada AKP Suryanto atas Peran Barunya di Dit Pam Obvit Polda Sulsel!

Potensi Operasi Tempur: Salah satu aspek yang paling membuat KKB gentar adalah kemampuan Elang Hitam untuk dipersenjatai. Ini berarti, setelah memetakan target secara intelijen, drone ini tidak hanya akan melapor, tetapi juga berpotensi untuk melancarkan serangan presisi, mengubahnya dari pengawas menjadi pemburu mematikan.


DID 3.11: Multifungsi untuk Misi Krusial (PT Len Industri) UAV DID 3.11 dari PT Len Industri adalah contoh lain dari kemandirian teknologi Indonesia. Drone ini dirancang untuk berbagai misi, dengan fokus kuat pada penginderaan, pemetaan, pengawasan, dan yang paling penting, operasi tempur.

Pemetaan Akurat untuk Tindakan Cepat: Dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 45%, DID 3.11 menunjukkan kapabilitas Indonesia dalam menghasilkan teknologi tempur. Kemampuan penginderaan dan pemetaannya sangat penting untuk misi taktis, memungkinkan pasukan di darat untuk memiliki gambaran medan yang jelas dan terkini.

Ancaman Tempur Langsung: Berbeda dengan drone pengintai murni, DID 3.11 secara eksplisit disebut memiliki fungsi operasi tempur. Ini berarti drone ini dapat digunakan tidak hanya untuk mencari, tetapi juga untuk menyerang target yang teridentifikasi, memberikan respons cepat dan efektif terhadap ancaman.

Baca Juga:  PA 212 Sulsel Tegaskan Ahmadiyah Harus Hentikan Kegiatan Keagamaan di Sulawesi Selatan Sesuai SKB Tiga Menteri

Mengapa KKB Lari Kocar-kacir?

Kehadiran Elang Hitam dan DID 3.11 di udara adalah mimpi buruk nyata bagi KKB karena beberapa alasan:

Kehilangan Tempat Persembunyian: Kemampuan pemetaan intelijen yang tanpa henti membuat tidak ada lagi tempat yang benar-benar aman. Setiap pergerakan, setiap kamp sementara, setiap jalur logistik kini berpotensi terekam dan dianalisis.

Ancaman Serangan Presisi: Dengan data pemetaan yang akurat, pasukan keamanan dapat merencanakan operasi penindakan yang jauh lebih efektif dan presisi, secara signifikan mengurangi risiko bagi personel dan meningkatkan peluang keberhasilan.

Tekanan Psikologis Berkelanjutan: Kehadiran drone yang tidak terlihat namun terus-menerus mengawasi menciptakan tekanan psikologis yang intens. KKB tahu bahwa “mata” di langit bisa melihat segalanya, kapan saja.

Risiko Rendah bagi Operator: Karena sifatnya nirawak, misi pengintaian dan potensial tempur dapat dilakukan tanpa membahayakan nyawa prajurit di garis depan.

Selain dua primadona di atas, inovasi lain dari Pussenarmed TNI AD untuk mendukung modernisasi alutsista dan drone amfibi SCO1 dari Pus Penerbal TNI AL, yang dapat lepas landas dan mendarat di air maupun darat, juga memperkaya kemampuan pengintaian dan dukungan tempur Indonesia.

Belajar dari yang Terbaik: Pesawat Tanpa Awak Israel sebagai Inspirasi

Baca Juga:  Pengamanan Halal Bihalal PP Polri dan Dian Kemala di Ma’rang, Polsek Ma’rang Perkuat Sinergi Keluarga Besar Polri

Untuk memahami sejauh mana potensi teknologi UAV, kita bisa melihat contoh dari Israel, salah satu negara terkemuka dalam pengembangan drone canggih.

Elbit Hermes 900: Mirip dengan konsep MALE, Hermes 900 mampu terbang lebih dari 30 jam untuk misi pengintaian, pengawasan, dan bahkan relai komunikasi, membawa sensor canggih, radar, dan peralatan intelijen elektronik.

IAI Heron TP (Eitan): Merupakan drone long-endurance untuk pengintaian jarak jauh dan pengawasan udara dalam, mampu membawa berbagai sensor dan muatan serangan, dilengkapi sistem navigasi canggih dan kemampuan lepas landas/mendarat otomatis.

Hermes 450 (Zik): Digunakan untuk pengintaian dan pengawasan taktis, mampu terbang lebih dari 20 jam.

RA-01: Diduga drone siluman, digunakan untuk misi pengintaian di wilayah yang tidak dapat diakses.

Pengembangan UAV di Indonesia, terutama Elang Hitam dan DID 3.11, menunjukkan visi yang sejalan dengan standar global dalam memanfaatkan teknologi nirawak untuk keamanan nasional. Kemampuan mereka dalam pemetaan intelijen dan operasi tempur bukan hanya alat pertahanan, tetapi juga penentu game dalam menjaga kedaulatan dan keamanan di wilayah-wilayah yang sulit, membuat KKB tidak lagi bisa bersembunyi dan beroperasi dengan leluasa. Ini adalah langkah maju yang signifikan bagi TNI dalam modernisasi alutsista dan kemandirian pertahanan.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Polsek Mandalle Gelar Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman Warga

Mei 30, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambangi Pemuda Saat Patroli Malam, Ajak Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba

Mei 30, 2026

Idul Adha 1447 H: Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS

Mei 27, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Polsek Mandalle Gelar Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman Warga

By Muhammad Taslim.SHMei 30, 2026

Polres Pangkep– Personil Polsek Mandalle Polres Pangkep yang di pimpin oleh Ps.Ka.Spkt Aiptu A Amiruddin,…

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambangi Pemuda Saat Patroli Malam, Ajak Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba

Mei 30, 2026

Idul Adha 1447 H: Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS

Mei 27, 2026

Personel Polsek Ma’rang Amankan Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Besar Taqwa, Arus Lalin Jamaah Tetap Lancar

Mei 27, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Polsek Mandalle Gelar Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman Warga

Mei 30, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambangi Pemuda Saat Patroli Malam, Ajak Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba

Mei 30, 2026

Idul Adha 1447 H: Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS

Mei 27, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.