LINTAS-KHATUKISTIWA.COM. PANGKEP – Debat publik pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep tahun 2024 di Hotel Sheraton Makassar, Rabu (13/11/2023) berlangsung alot.
Tiga kandidat calon bupati – wakil bupati Pangkep, Dr. Muhammad Yusran Lalogau – Abdul Rahman Assegaf (MYL – ARA) dengan nomor urut 1, pasangan bupati – wakil bupati Pangkep nomor urut 2, dokter Andi Nusawarta – Sofyan Razak (dr CUA – Sofyan) serta pasangan nomor urut 3, Andi Muh. Khairul Akbar – Amiruddin (AMKA – AMIR) saling berdebat memaparkan visi – misi dan program kerja mereka yang disaksikan ratusan tim pemenangan, relawan dan simpatisan masing – masing paslon.
Debat publik kedua calon bupati – wakil bupati Pangkep yang dihadiri oleh Pjs. Bupati Pangkep, H. Syahban Sammana, SH. Kapolres Pangkep, AKBP Ari Kartika Bhakti, S.Ik, Komandan Kodim 1421/Pangkep, Letkol Inf. Fajar, Kepala Kejaksaan Negeri Pangkep, Ketua DPRD Pangkep, Abdul Haris Gani, S.Sos, mantan bupati Pangkkep, Brigjen TNI (Purn) H. A. Baso Amirullah, ratusan tokoh masyarakat, tim pemenangan, relawan dan simpatisan masing – masing paslon bupati – wakil bupati Pangkep, pimpinan Ormas pemuda, insan pers serta undangan, antusias menyaksikan dan mendengarkan langsung adu gagasan dan visi misi para kandidat.
Debat publik ini merupakan bagian penting dari proses pemilihan kepala daerah. Melalui forum ini, masyarakat dapat lebih mengenal para calon, mendengarkan secara langsung program-program yang ditawarkan, serta menilai kemampuan mereka dalam menjawab pertanyaan dan merespon isu-isu penting di Kabupaten Pangkep. Kehadiran segenap elemen masyarakat Kabupaten Pangkep dalam debat tersebut menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses demokrasi. Hal ini juga menjadi kesempatan bagi mereka untuk memperoleh informasi yang komprehensif sebelum menentukan pilihan pada hari pemilihan.
Diharapkan, masyarakat dapat memilih calon pemimpin yang terbaik dan mampu membawa kemajuan bagi Kabupaten Pangkep, termasuk Desa . Masyarakat juga dihimbau untuk tetap menjaga kondusifitas dan keamanan selama masa pemilihan.
Debat publik kandidat calon bupati – wakil bupati Pangkep mengangkat tema : “Pembangunan daerah inklusif untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan berdaya saing.”
Adapun sub tema debat ke dua, yaitu perempuan dan anak, pendidikan dan budaya, kesehatan, sumber daya manusia, ketenagakerjaan serta kesra, dengan panelis; Dr. Muh. Iqbal Latief, M.Si (akademisi), Prof. Dr. Firdaus Muhammad, MA (akademisi), Dr. Alem Febri Sonni, S.Sos, M.Si (akademisi), Dr. Fatmawati, S.Ag.,M.Ag (akademisi), Dr. Supriadi, S.S., M.A,(akademisi), Dr. Andi Fajar Asti, M.Pd., M.Sc, (akademisi), Silahuddin Genda (professional), Aflina Mustafainah (professional) serta Muhajir, S.S, M.Pd, Ph.D (akademisi)
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangkep, Ichlas, mengajak seluruh tim sukses (Timses) pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, serta masyarakat untuk menjaga martabat dan kearifan lokal dalam pelaksanaan Pilkada 2024.
“Kami juga berharap kepada tim pasangan calon dan seluruh masyarakat untuk tetap menjaga martabat dan budaya kita sebagai orang Pangkep, budaya sipakatau, sipakainge dan sipakalebbi,” imbau Ichlas saat menyampaikan sambutan pembukaan Debat Kedua Pilkada Pangkep..
Ichlas juga menekankan bahwa Pilkada ini bukan hanya ajang politik semata, tetapi juga kesempatan untuk menciptakan catatan penting dalam sejarah demokrasi Pangkep.
“Insya Allah, ini menjadi catatan demokrasi kita, menjadi pembelajaran demokrasi. Maka pada malam ini, kami sangat berharap para pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan menjadi pilihan terbaik dari masyarakat Kabupaten Pangkep, akan menyampaikan visi, misi dan program kerjanya,” ungkap ketua KPU Pangkep.
Pada kesempatan ini, Ichlas juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan meski berbeda pilihan. Dia juga menegaskan prinsip one man one vote sebagai penentu masa depan Pangkep yang lebih baik.
“Kami berharap kepada masyarakat bahwa perbedaan pilihan adalah bagian daripada demokrasi, perbedaan itu adalah berkah kita semua. Saya tertarik dengan sebuah kalimat ‘berpolitiklah secukupnya, tapi bersaudaralah selamanya’. One man one vote ini menjadi catatan tersendiri buat kita untuk masa depan kita semua,” pungkasnya.
Pasanganm calon bupati – wakil bupati Pangkep nomor urut 1, Muhammad Yusran Lalogau (MYL – ARA) berjanji jika terpilih kembali menjadi bupati Pangkep masa bhakti 2024 – 2029 akan meningkatkan pemberdayaan perempuan dan memberikan yang terbaik terhadap pembinaan dan pengembangan pendidikan anak (usia dini), meningkatkan kualitas pendikan serta menggali, melestarikan dan mengembangkan budaya lokal, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat, mengembangkan kualitas sumber daya manusia, meningkatkan skill dan kemampuan dibidang ketenagakerjaan serta menambah dan meningkatkan porsi kesejahteraan rakyat.
Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan bahwa pembangunan daerah inklusif merupakan kunci dalam mewujudkan Pangkep yang harmonis, energik, berdaya saing, amanah, terampil, dan berkelanjutan.
“Inklusivitas berarti memastikan tidak ada satu pun warga Pangkep yang tertinggal dalam proses pembangunan, termasuk perempuan dan anak, serta memperhatikan aspek pendidikan, budaya, kesehatan, sumber daya manusia, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan rakyat,” ucapnya.
Dalam aspek pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Yusran menekankan bahwa mereka akan melanjutkan peningkatan peran perempuan dalam pembangunan serta pemenuhan hak dasar anak melalui program-program yang responsif gender dan ramah anak di semua sektor.
“Dalam hal pendidikan dan budaya, kami akan meningkatkan kualitas pendidikan di semua jenjang, mulai dari pendidikan anak usia dini hingga SMP. Selain itu, kami berkomitmen untuk melestarikan budaya lokal sebagai identitas dan aset pariwisata, serta meningkatkan akses pendidikan di seluruh wilayah, termasuk daerah kepulauan,” jelasnya.
Pada aspek kesehatan, Yusran menyatakan komitmennya untuk meningkatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan merata, termasuk di daerah kepulauan, serta mengembangkan program kesehatan yang promotif dan preventif. Infrastruktur kesehatan yang memadai dan pemanfaatan teknologi informasi juga akan menjadi fokus mereka demi efisiensi dan efektivitas layanan kesehatan.
Pasangan calon bupati – wakil bupati Pangkep nomor urut dua dokter Andi Nusawarta dan Muhammad Sofyan Razak berjanji untuk membangun infrastruktur kesehatan yang modern dan menyiapkan tenaga kesehatan. Selain itu, dokter CUA berjanji untuk mengembalikan gaji PNS, honorer dan pegawai lain yang di potong serta kesejahteraan petani dan nelayan.
Sementara itu calon wakil bupati, Sofyan Razak berjanji untuk menyiapkan lapangan kerja serta menyiapkan gaji imam masjid dan marbot yang lebih layak.
“Insyallah jika kami pasangan nomor urut tiga terpilih akan menyiapkan lapangan kerja dan gaji imam masjid serta marbot kita naikkan yang lebih layak” Janji politisi Partai Gerindra ini.
Sementara pasangan calon bupati – wakil Pangkep nomor urut 3, Andi Muh. Khairul Akbar – Amiruddin (AMKA – AMIR) berjanji akan mensejahterakan masyarakat petani, nelayan dan honorer serta membangun dan mengembangkan destinasi wisata.

