LINTAS-KHATULISTIWA.COM. PANGKEP -Pada tanggal 22 Desember 2024, Koptu Fitriadi Babinsa dari Kelurahan Tumampua, Kodim 1421/Pangkep, menunjukkan aksi heroik saat melakukan bantuan terhadap seorang ibu hamil yang terjebak dalam banjir di Jalan Andi Mauraga, Kelurahan Tumampua, Kecamatan Pangkajene, Kabupaten Pangkep. Kejadian ini menyoroti betapa pentingnya kepedulian sosial di tengah bencana alam yang dapat menimpa siapa saja.

Saat banjir melanda, ketinggian air mencapai satu meter di dalam rumah warga. Dalam situasi nyaman tersebut, Koptu Fitriadi dengan sigap dan berani meluncur ke lokasi. Sebagai seorang Babinsa, ia sudah terbiasa menghadapi situasi darurat dan kondisi sulit, sehingga kepiawaiannya dalam menyikapi situasi seperti ini terlihat jelas. Dengan pengalaman dan pelatihan yang dimiliki, ia beradaptasi dengan cepat dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjamin keselamatan ibu hamil yang tengah dalam kondisi rentan.
Banjir tidak hanya membawa ancaman bagi harta benda, tetapi juga dapat menjadi risiko besar bagi kesehatan ibu dan janin. Tindakan Koptu Fitriadi menjadi cermin nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Ia menunjukkan bahwa dalam suka maupun duka, solidaritas masyarakat, terutama pada saat bencana, merupakan kunci untuk saling membantu dan melindungi.

Sebagai seorang prajurit, Fitriadi tidak hanya terikat pada tugas menjaga perdamaian dan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) saat perang. Namun, ia juga mengekspresikan pengabdian jiwa terhadap bangsa dan negara dengan melayani masyarakat dalam situasi darurat. Tindakannya ini menunjukkan dedikasi yang tulus dan profesionalisme sebagai Babinsa yang siap sedia di segala medan.
Setelah berhasil mengevakuasi ibu hamil tersebut, Koptu Fitriadi menggunakan mobil yang tersedia di dekat lokasi untuk membawa ke tempat yang lebih aman. Di tempat tersebut, ibu hamil itu mendapatkan pemeriksaan medis yang diperlukan untuk memastikan kesehatan dirinya dan janinnya. Upaya ini bukan sekedar tindakan heroik, namun juga menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab terhadap keselamatan warganya.
Dalam menghadapi bencana seperti banjir, peran serta anggota TNI dan masyarakat yang saling membantu dengan tulus sangatlah penting. Tindakan Koptu Fitriadi patut menjadi contoh bagi kita semua untuk selalu peka terhadap sesama, serta berani melakukan tindakan nyata ketika dibutuhkan. Mari kita jaga semangat saling peduli ini, agar kita tetap bisa menghadapi setiap tantangan bersama

