LINTAS-KHATULISTIWA.COM Makassar, – Sebagai bentuk penghormatan yang mengharukan kepada para pejuang kemerdekaan bangsa, Mayjen TNI Windiyatno, Panglima Kodam XIV/Hasanuddin yang baru dilantik, mengawali masa jabatannya dengan memimpin ziarah ke makam sejumlah pahlawan nasional terkemuka. Didampingi oleh Ibu Infita Windiyatno, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD XIV/Hasanuddin, Jenderal tersebut mengunjungi sejumlah tempat bersejarah penting di Makassar dan Kabupaten Gowa pada hari Jumat, 3 Januari 2025.

Ziarah yang berlangsung seharian itu merupakan bentuk penghormatan nyata atas pengorbanan dan kontribusi para pejuang kemerdekaan Indonesia. Perhentian pertama adalah tempat peristirahatan terakhir Pangeran Diponegoro di Jl. Diponegoro, Makassar. Di sana, Jenderal Windiyatno beserta rombongan mengikuti upacara khidmat, menabur bunga di makam, dan memanjatkan doa.

Tujuan selanjutnya rombongan adalah patung Pahlawan Nasional Robert Wolter Monginsidi yang terletak di kompleks lapangan golf Makodam XIV/Hasanuddin. Setelah itu, ziarah dilanjutkan ke makam Robert Wolter Monginsidi di Taman Makam Pahlawan (TMP) Panaikang, Makassar, untuk melakukan peletakan karangan bunga dan doa bersama. Kunjungan ke TMP Panaikang juga dilanjutkan dengan berziarah ke makam Jenderal M. Yusuf, tokoh nasional yang terletak di Tempat Pemakaman Umum Panaikang, Jl. Urip Sumoharjo.

Perhentian terakhir hari itu adalah di makam Sultan Hasanuddin, Raja Gowa ke-16, yang terletak di Desa Katangka, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa. Sebelum memulai salat, Jenderal Windiyatno dan rombongan mendapat pengarahan sejarah dari juru kunci makam, yang menceritakan perjuangan legendaris Sultan melawan penjajah Belanda. Unsur edukasi ini semakin menegaskan pentingnya ziarah, yang menghubungkan masa kini dengan masa lalu.

Ziarah pada hari pertama jabatan resmi Jenderal Windiyatno ini menunjukkan komitmen untuk menghormati warisan para pria dan wanita pemberani yang telah membentuk sejarah Indonesia. Ziarah ini menjadi pengingat kuat akan nilai-nilai patriotisme, keberanian, dan pengorbanan bagi semua yang hadir dan mencerminkan keinginan untuk memimpin dengan kesadaran akan warisan bangsa yang kaya. Tindakan mengunjungi para pahlawan nasional ini menjadi inspirasi bagi generasi sekarang, khususnya mereka yang berada di militer, untuk mewujudkan semangat pengabdian dan dedikasi yang dicontohkan oleh para pahlawan ini.

