Dari Ballo Pahit Menjadi Gula Aren Cair, Dari Edukasi Menjadi Inspirasi: Transformasi Ekonomi di Balocci
Lintas-Khatulistiwa.com | PANGKEP – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 80 tahun 2026, Kapolres Pangkep, AKBP Muhammad Husni Ramli, S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, melaksanakan kunjungan kerja (anjangsana) yang sarat akan makna di Kampung Buhung, Kelurahan Balleangin, Kecamatan Balocci. Bukan sekadar kunjungan formal, agenda ini menjadi sorotan karena menyoroti keberhasilan transformasi ekonomi masyarakat setempat.
Sebuah Perubahan Haluan
Lokasi yang dikunjungi adalah tempat produksi gula aren cair milik Bapak Runi. Usaha yang kini telah berkembang pesat tersebut menyimpan kisah inspiratif di baliknya. Dahulu, nira aren yang disadap oleh warga setempat lazimnya diolah menjadi ballo (tuak) pahit. Namun, stigma dan dampak sosial dari minuman tradisional tersebut kini perlahan terkikis.
Melalui pendekatan persuasif, edukasi, dan pembinaan berkelanjutan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Tompo Bulu, Aipda Abd. Azis, pola pikir warga mulai berubah. Nira aren yang dulunya bernilai rendah dan berisiko sosial, kini disulap menjadi produk gula aren cair yang higienis, berkualitas, dan memiliki nilai ekonomi jauh lebih tinggi.
Polri Hadir untuk Pemberdayaan
Dalam kunjungannya, Kapolres Pangkep AKBP Muhammad Husni Ramli memberikan apresiasi tinggi kepada Bapak Runi dan jajaran yang terlibat. Ia menegaskan bahwa peran Polri tidak hanya sebatas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga hadir sebagai katalisator pembangunan ekonomi di tingkat desa.
“Apa yang dilakukan Bapak Runi bersama Aipda Abd. Azis adalah contoh nyata bahwa polisi harus menjadi mitra masyarakat dalam menciptakan perubahan positif. Dari yang semula kurang produktif, kini menjadi usaha yang membanggakan,” ujar Kapolres Pangkep.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Kapolres secara simbolis menyerahkan bantuan berupa peralatan produksi modern kepada pelaku usaha. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas produksi, menjaga standar kualitas, serta memperluas jangkauan pasar bagi produk gula aren cair asal Balocci tersebut.
Inspirasi bagi Negeri
Transformasi dari ballo pahit menjadi gula aren cair ini bukan sekadar urusan komoditas, melainkan tentang pembentukan karakter masyarakat yang mandiri dan kreatif.
Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi magnet inspirasi bagi desa desa lain di wilayah Pangkep untuk mengoptimalkan potensi lokal dengan cara cara yang lebih bermanfaat dan berkelanjutan.
Di usianya yang ke 80 pada tahun 2026 ini, Polri melalui jajaran Polres Pangkep sekali lagi membuktikan komitmennya: Polri Presisi, Hadir untuk Masyarakat, dan terus bergerak membawa kemajuan.

