Lintas-Khatulistiwa.com | Makassar – Di tengah tugas pokok menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Tentara Nasional Indonesia (TNI) senantiasa berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI. Komitmen ini bukan hanya di medan perang, tetapi juga dalam penanganan bencana alam yang menimpa masyarakat.
“Kodim 1408/Makassar membuktikan hal tersebut dengan bergerak cepat merespons musibah banjir yang melanda sejumlah wilayah di Makassar, khususnya di Kecamatan Biringkanaya dan Manggala.
“Di bawah kepemimpinan Komandan Kodim (Dandim) Letkol Kav Ino Dwi Setyo Darmawan, S.E., M.Han., jajaran Kodim 1408/Makassar tanpa ragu langsung turun ke lapangan. Prioritas utama adalah memastikan kondisi masyarakat terdampak banjir dan memantau perkembangan situasi di titik titik yang tergenang air cukup tinggi. Aksi sigap ini dilakukan pada hari Kamis, 26 Februari 2026.
Menyadari urgensi situasi pasca banjir, Kodim 1408/Makassar tidak hanya hadir sebagai pemantau, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana.
Sebuah Posko Siaga Bencana didirikan di Kantor Kelurahan Katimbang. Dari posko ini, puluhan personel Koramil dikerahkan untuk memberikan bantuan langsung kepada warga.

“Fokus utama personel adalah membantu proses evakuasi warga, terutama bagi mereka yang paling rentan seperti anak anak dan lansia, menuju lokasi yang lebih aman. Selain itu, para prajurit juga berperan aktif dalam pengamanan lingkungan guna mencegah potensi tindak kriminalitas di tengah situasi darurat, melakukan pendataan warga yang terdampak untuk mempermudah penyaluran bantuan, serta mendistribusikan paket sembako di titik titik pengungsian.
Koordinasi yang erat juga terus dibangun dengan berbagai unsur terkait, mulai dari pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga relawan kemanusiaan lainnya. Sinergi lintas sektoral ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan penanganan dampak banjir.
“Dandim 1408/Mks, Letkol Ino Dwi Setyo, menegaskan bahwa keselamatan seluruh masyarakat terdampak banjir adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Beliau secara langsung memastikan bahwa seluruh jajarannya tetap dalam kondisi siaga penuh dan siap sedia memberikan bantuan hingga kondisi benar benar aman dan terkendali.
“TNI AD hadir untuk rakyat. Dalam situasi bencana seperti ini, kami tidak hanya menjalankan tugas pokok menjaga kedaulatan NKRI, tetapi juga menjalankan amanat Sumpah Prajurit dan Sapta Marga untuk senantiasa menolong sesama Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” ujar Letkol Ino Dwi Setyo.
Lebih lanjut, Dandim turut mengimbau seluruh masyarakat yang terdampak banjir untuk tetap menjaga kewaspadaan. Ia juga meminta agar segera melaporkan kepada petugas terdekat apabila membutuhkan bantuan darurat. Kehadiran TNI Kodim 1408/Makassar diharapkan dapat memberikan rasa aman dan semangat kepada masyarakat yang sedang menghadapi cobaan ini.”Pangkasnya.

