Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Peristiwa Berdarah di Pulau Kodingareng

April 21, 2026

Ade Erfil Manurung Mundur dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Fokus pada Konsolidasi Organisasi

April 21, 2026

MYL Pimpin Langsung “Bike to Work”,

April 21, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Peristiwa Berdarah di Pulau Kodingareng
  • Ade Erfil Manurung Mundur dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Fokus pada Konsolidasi Organisasi
  • MYL Pimpin Langsung “Bike to Work”,
  • Manasik Haji dan Pelepasan Jamaah Calon Haji Personel Polda Sulsel Tahun 1447 H/2026 M Berlangsung Khidmat
  • Personel Polsek Ma’rang Melaksanakan Pengamanan Kegiatan Shohwatul Is’ad Competition 2026 di Pondok Pesantren Modern Isalam Shohwatul Is’ad
  • Antisipasi Kejahatan dan Tawuran Pelajar, Personel Polsek Ma’rang Intensifkan Patroli Siang Hari
  • Polsek Ma’rang Tegur Siswa yang Nongkrong Saat Jam Pelajaran, Muncul Masukan Jajaran Polres Pangkep salasatunya Aksi Pawai
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Edukasi Siswa Nongkrong Saat Jam Pelajaran
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Teror Yahukimo Tak Berujung: Kisah Berdarah Ambotang, Korban Brutalitas KKB di Dekai
Berita

Teror Yahukimo Tak Berujung: Kisah Berdarah Ambotang, Korban Brutalitas KKB di Dekai

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHOktober 24, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Papua-, Di tengah upaya pemerintah dan aparat keamanan yang intensif untuk menciptakan kedamaian di Bumi Cenderawasih, aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terus menjadi bayangan gelap, khususnya di Yahukimo. Daerah yang seharusnya menjadi pusat pertumbuhan di Papua Pegunungan ini, sekali lagi tercoreng oleh darah warga sipil yang tak berdosa.

Peristiwa yang menimpa Ambotang (52), seorang perantau asal Bugis yang mencari nafkah di Distrik Dekai, Kamis (23/10/2025), bukan sekadar insiden kriminal biasa. Ini adalah penembusan garis merah kemanusiaan dan sebuah pesan brutal yang ditujukan kepada warga non-pribumi, menegaskan bahwa ancaman terhadap keamanan di wilayah tersebut masih sangat nyata dan personal.

Jalan Sosial, Distrik Dekai, yang biasanya ramai dengan aktivitas perdagangan kecil, seketika menjadi saksi bisu kebrutalan yang tak disangka. Menurut keterangan saksi mata, Ambotang sedang duduk santai di depan kiosnya, menjalani rutinitas harian, ketika dua pria tak dikenal, yang diidentifikasi sebagai terduga warga asli Yahukimo, muncul dan menyerang tanpa peringatan.

Baca Juga:  Suara Jurnalis Lokal yang Terbungkam

Serangan itu berlangsung cepat dan sangat sadis. Dua pelaku menggunakan kapak untuk melukai korban secara membabi buta. Ambotang didera luka parah di tiga titik vital: leher, siku, dan rusuk kiri.

“Korban mengalami pendarahan hebat dan luka menganga akibat sabetan kapak. Ini menunjukkan intensitas serangan yang memang bertujuan melumpuhkan atau bahkan membunuh,” ujar sumber di RSUD Dekai, tempat Ambotang kini menjalani perawatan intensif untuk menyelamatkan nyawanya.

Setelah melampiaskan aksinya yang biadab tersebut, kedua pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban yang terkapar, serta meninggalkan barang bukti berupa kapak dan sepasang sandal yang kini diamankan oleh aparat keamanan.

Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, merilis pernyataan keras menanggapi serangan ini. Ramadhani mengecam tindakan tersebut sebagai aksi biadab yang tidak dapat ditoleransi, terutama karena menargetkan warga sipil yang tidak terlibat dalam konflik.

Baca Juga:  Dandim 1421/Pangkep bersama Forkopimda Sidak Harga Sembako Pasar

“Kami sangat mengecam aksi brutal yang menimpa saudara Ambotang. Pelaku penyerangan ini diduga kuat terafiliasi dengan simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo,” tegas Brigjen Faizal.

Penargetan warga sipil, khususnya para pedagang dari luar Papua (sering disebut pendatang), telah menjadi ciri khas dalam pola teror KKB di Yahukimo. Kelompok ini memanfaatkan ketegangan etnis dan sosial untuk menciptakan ketakutan massal, memaksa warga untuk meninggalkan wilayah tersebut, dan mengganggu stabilitas ekonomi lokal.

Aparat keamanan kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap kedua pelaku. Pengamanan barang bukti berupa kapak dan sandal diharapkan dapat membantu proses identifikasi dan penangkapan, meskipun medan dan dukungan jaringan simpatisan sering kali menjadi tantangan besar.

Kasus Ambotang adalah cerminan tragis dari kerentanan warga sipil di zona konflik. Mereka adalah tulang punggung perekonomian kecil di Dekai, yang sehari-hari harus memilih antara mencari nafkah dan keselamatan diri.

Baca Juga:  Polres Pangkep Ikuti Coffee Morning Virtual Bersama Kapolda Sulsel

Kekerasan sporadis, seperti penyerangan ini, menunjukkan kegagalan KKB untuk membedakan antara lawan bersenjata dan masyarakat biasa. Mereka telah murni menjadi kelompok kriminal yang menggunakan kekerasan demi menciptakan disrupsi, alih-alih memperjuangkan tujuan politik secara bermartabat.

Operation Damai Cartenz, yang bertugas menindak tuntas kelompok bersenjata, menghadapi dilema sulit: bagaimana menumpas KKB tanpa menimbulkan korban sipil, sekaligus melindungi warga non-pribumi yang menjadi target empuk.

Nyawa Ambotang saat ini berada di ujung tanduk. Sementara itu, insiden ini kembali menyalakan alarm peringatan bagi seluruh warga di Yahukimo, bahwa teror yang dipaksakan oleh kelompok bersenjata ini belum berakhir. Perlindungan terhadap warga sipil yang bekerja dan menetap di jantung konflik Papua harus menjadi prioritas utama negara, agar kisah berdarah seperti yang dialami Ambotang tidak terulang lagi.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Peristiwa Berdarah di Pulau Kodingareng

April 21, 2026

Ade Erfil Manurung Mundur dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Fokus pada Konsolidasi Organisasi

April 21, 2026

MYL Pimpin Langsung “Bike to Work”,

April 21, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Peristiwa Berdarah di Pulau Kodingareng

By Muhammad Taslim.SHApril 21, 2026

Lintas-Khatulistiwa.com | Makassar – Sebuah insiden tragis terjadi di Pulau Kodingareng, Kecamatan Sangkarrang, Makassar, pada…

Ade Erfil Manurung Mundur dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Fokus pada Konsolidasi Organisasi

April 21, 2026

MYL Pimpin Langsung “Bike to Work”,

April 21, 2026

Manasik Haji dan Pelepasan Jamaah Calon Haji Personel Polda Sulsel Tahun 1447 H/2026 M Berlangsung Khidmat

April 21, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Peristiwa Berdarah di Pulau Kodingareng

April 21, 2026

Ade Erfil Manurung Mundur dari Ketua Umum Laskar Merah Putih, Fokus pada Konsolidasi Organisasi

April 21, 2026

MYL Pimpin Langsung “Bike to Work”,

April 21, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.