Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Jejak Sang Wali dari Timur: Kisah Dua Makam Syekh Yusuf Al Makasari yang Melintasi Benua

Juli 13, 2026

Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas

Juli 13, 2026

Ps. Kanit Binmas Polsek Ma’rang Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Aktivitas Masyarakat di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

Juli 13, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Jejak Sang Wali dari Timur: Kisah Dua Makam Syekh Yusuf Al Makasari yang Melintasi Benua
  • Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas
  • Ps. Kanit Binmas Polsek Ma’rang Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Aktivitas Masyarakat di Pasar Tradisional Bonto-Bonto
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Bersama Personel SPKT Patroli Monitoring Hajatan Pernikahan, Pastikan Situasi Tetap Aman dan Kondusif
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Bersama SPKT I Monitoring Pasar Malam, Pastikan Aktivitas Pengunjung dan Pedagang Berjalan Aman
  • Kebakaran Hebat Melanda Bonto Bonto Pangkep, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah
  • Personel Polsek Ma’rang Patroli dan Pengamanan di Pasar Malam
  • Antisipasi Laka Lantas dan Tindak Kriminalitas, Polsek Mandalle Intensifkan Patroli malam
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Wajah Jurnalis Tempur: Mengungkap Kisah Wartawan Sejati di Medan Komplik Aceh Tahun 2000
Berita

Wajah Jurnalis Tempur: Mengungkap Kisah Wartawan Sejati di Medan Komplik Aceh Tahun 2000

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHFebruari 2, 2026Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Jakarta, Lintas-Kahtulistiwa.com Tahun 2000, Aceh bergolak. Di tengah rentetan konflik yang mencekam, muncul sekelompok individu yang memilih untuk mengabadikan setiap detik pergolakan tersebut, bukan dengan senjata, melainkan dengan pena dan kamera. Mereka adalah wartawan, namun bukan sembarang wartawan.

Mereka adalah para jurnalis tempur yang menempuh pendidikan intensif selama 40 hari di Sangga Buana Kopassus, sebuah pelatihan yang menempa mereka menjadi tulang punggung pemberitaan objektif di tengah medan yang sarat komplik.

Sebelum terjun ke lapangan yang penuh risiko, langkah mereka diawali dengan jenjang pendidikan yang krusial:

Diksar Jurnalis. Pelatihan ini bukan sekadar mengisi waktu, melainkan fondasi utama untuk memahami hakikat tugas seorang wartawan, menginternalisasi Kode Etik Jurnalis yang menjadi pedoman moral, serta menguasai teknik penulisan berita yang mengedepankan objektivitas.

Baca Juga:  Letkol Inf.Fajar Dandim 1421/Pangkep Ikuti Vicon Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih Bersama Presiden RI

Mereka tidak mendadak menjadi peliput hanya bermodalkan kartu identitas media—baik cetak, online, maupun televisi—tanpa bekal sertifikasi dan pemahaman mendalam akan profesi yang mereka emban.

Perjuangan mereka di Aceh tidak hanya di medan perang, tetapi juga dalam memperjuangkan kebenaran informasi. Selama periode Darurat Rencon, Darurat Sipil, hingga berlanjut ke Darurat Militer I dan II, para wartawan ini tak gentar. Mereka menjadi saksi mata, merekam, dan melaporkan apa yang terjadi di lapangan, seringkali dengan pendampingan ketat dari pihak TNI.

Pengalaman ini terukir menjadi catatan sejarah yang pahit, berisiko tinggi, namun penuh makna.

Baca Juga:  SPKT I Polsek Ma’rang Pimpin Patroli Bengkel, Imbau Tolak Knalpot Brong dan Cegah Balap Liar

Menariknya, hubungan kedekatan mereka dengan unsur militer, yang kini berbuah manis, memiliki akar kuat dari masa masa sulit tersebut. Tepat pada tanggal 31 Januari 2026, mereka dianugerahi kesempatan langka untuk mengikuti retret di Bogor bersama Menteri Pertahanan.

Kedekatan ini bukan kebetulan semata. Bapak Safrie, sebelum menjabat sebagai Menteri Pertahanan, pernah menduduki posisi krusial sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI pada tahun 2000. Di masa itulah, denyut nadi konflik Aceh terasa begitu kuat, dan para wartawan ini menjadi rekan yang solid dalam upaya penyampaian informasi.

Kisah para jurnalis tempur ini adalah pengingat berharga tentang pentingnya ilmu dasar jurnalistik. Memahami kode etik jurnalis secara mendalam adalah kunci untuk menghasilkan pemberitaan yang objektif dan berimbang.

Baca Juga:  POLISI WANITA POLRES PANGKEP MELAKSANAKAN PATROLI SEJUMLAH TITIK STRATEGIS DIWILAYAH KOTA PANGKEP

Jurnalis sejati tidak pernah menggiring opini berdasarkan pendapat pribadi atau asumsi semata. Mereka tidak memojokkan tanpa dasar yang kuat, serta menjauhi berita yang bias dan tidak berimbang. Produk jurnalisme mereka adalah cerminan dari dedikasi, integritas, dan pemahaman mendalam akan tanggung jawab profesi.

Semoga kisah ini dapat menginspirasi kita semua. Di era informasi yang serba cepat ini, pentingnya jurnalisme yang bertanggung jawab dan beretika menjadi semakin krusial.

Para wartawan sejati di Aceh pada tahun 2000 telah menunjukkan bahwa keberanian, pengetahuan, dan komitmen adalah ramuan ampuh untuk menyajikan kebenaran, bahkan di tengah badai konflik.

(Penulis : Al Faqir)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Jejak Sang Wali dari Timur: Kisah Dua Makam Syekh Yusuf Al Makasari yang Melintasi Benua

Juli 13, 2026

Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas

Juli 13, 2026

Ps. Kanit Binmas Polsek Ma’rang Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Aktivitas Masyarakat di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

Juli 13, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Jejak Sang Wali dari Timur: Kisah Dua Makam Syekh Yusuf Al Makasari yang Melintasi Benua

By Muhammad Taslim.SHJuli 13, 2026

Lintas-Khatulistiwa com | MAKASSAR – Nama Syekh Yusuf Al Makasari bukan sekadar catatan tinta dalam…

Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas

Juli 13, 2026

Ps. Kanit Binmas Polsek Ma’rang Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Aktivitas Masyarakat di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

Juli 13, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Bersama Personel SPKT Patroli Monitoring Hajatan Pernikahan, Pastikan Situasi Tetap Aman dan Kondusif

Juli 13, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Jejak Sang Wali dari Timur: Kisah Dua Makam Syekh Yusuf Al Makasari yang Melintasi Benua

Juli 13, 2026

Apel Pagi Gabungan Polda Sulsel, Kapolda Sampaikan Apresiasi dan Dorong Penguatan Soliditas

Juli 13, 2026

Ps. Kanit Binmas Polsek Ma’rang Bersama Bhabinkamtibmas Pantau Aktivitas Masyarakat di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

Juli 13, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.