Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Cegah Gangguan Kamtibmas Dini Hari, Polisi Imbau Pemuda di Bonto-Bonto Segera Pulang

Oktober 23, 2026

Festival Literasi Pangkep 2026 Resmi Ditutup

Oktober 23, 2026

Kapolda Sulsel Siapkan Diklat Sadar Diri bagi Pelaku Perkelahian Kelompok: “Tahu-Tahu Diklat, Tahu-Tahu Sadar Diri

Oktober 22, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Cegah Gangguan Kamtibmas Dini Hari, Polisi Imbau Pemuda di Bonto-Bonto Segera Pulang
  • Festival Literasi Pangkep 2026 Resmi Ditutup
  • Kapolda Sulsel Siapkan Diklat Sadar Diri bagi Pelaku Perkelahian Kelompok: “Tahu-Tahu Diklat, Tahu-Tahu Sadar Diri
  • Cegah Gangguan Kamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Ma’rang Bersama Anggota Piket Laksanakan Patroli
  • GERINDRA PEDULI: H. Kamrussamad Serap Aspirasi 300 Warga Laikang, Talaka – Ma’rang Pangkep
  • Serap Aspirasi di Talaka Ma’rang, Anggota DPR RI H. Kamrussamad Janji Kawal Bantuan Nelayan hingga Sekolah Rakyat
  • SDN 16 Laikang Borong 3 Piala di Festival Anak Shalehah 2026
  • H. Mantiri Mashud Hadade, SH: Dari Kursi DPRD Menuju Panggung Pilkada Pangkep 2029
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Polemik Bendera GAM: Mantan Menteri HAM Tegaskan Komitmen Perdamaian Aceh
Berita

Polemik Bendera GAM: Mantan Menteri HAM Tegaskan Komitmen Perdamaian Aceh

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHDesember 29, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LINTAS-KHATULISTIWA.COM.| Jakarta –[29/12/2015] . Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) sekaligus Ketua Tim Perunding Pemerintah Indonesia dalam perjanjian damai Aceh, Hamid Awaluddin, kembali menegaskan bahwa bendera Gerakan Aceh Merdeka (GAM) tidak lagi memiliki tempat untuk dikibarkan di ruang publik. Pernyataan ini muncul di tengah maraknya kembali pengibaran bendera tersebut yang berpotensi mengusik stabilitas dan perdamaian yang telah terjalin di Serambi Mekkah.

Hamid Awaluddin menjelaskan, sejak Aceh memasuki era perdamaian yang ditandai dengan Nota Kesepahaman Helsinki pada tahun 2005, seluruh pihak, baik pemerintah maupun GAM, telah mengunci komitmen untuk meninggalkan simbol simbol yang secara inheren berkaitan dengan konflik bersenjata.

Baca Juga:  Jalan Provinsi Rusak Parah di Laikang Talaka Pangkep: Ancaman Nyata Keselamatan Jiwa Manusia

“Dalam proses perundingan damai, terdapat kesepahaman kuat – meskipun tidak tertuang secara eksplisit dalam nota kesepahaman – bahwa kita bersama sama akan meninggalkan atribut maupun simbol perjuangan bersenjata,” ujarnya. Kesepakatan ini, menurut Hamid, bersifat moral dan politik demi menjaga stabilitas serta perdamaian jangka panjang di Aceh.
Ia menekankan bahwa pengibaran kembali bendera GAM berpotensi memicu polemik dan mengganggu situasi kondusif yang telah dibangun selama hampir dua dekade pascakonflik.

Baca Juga:  Patroli Jalan Kaki, Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Hadir Berikan Rasa Aman di Pasar Tradisional Bonto-Bonto

“Hamid Awaluddin menegaskan kembali identitas Aceh sebagai bagian utuh dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Oleh karena itu, simbol simbol yang mengingatkan pada masa perang seharusnya tidak lagi ditampilkan di ruang publik.
Menanggapi maraknya pengibaran bendera GAM belakangan ini, Hamid menduga tindakan tersebut lebih banyak dipicu oleh reaksi emosional. Hal ini terutama terlihat saat masyarakat menghadapi situasi sulit, seperti bencana alam atau ketidakpuasan terhadap kebijakan tertentu. Ia berpandangan bahwa aksi aksi tersebut bukanlah indikasi kebangkitan gerakan separatis, melainkan lebih merupakan bentuk ekspresi kekecewaan yang keliru dalam penyalurannya.

Baca Juga:  Presiden RI mendatangi para korban anarkis baik jajaran Polri maupun Masyarakat

Di akhir pernyataannya, Hamid Awaluddin mengingatkan bahwa perdamaian Aceh adalah buah dari perjuangan panjang dan pengorbanan besar dari berbagai pihak. Untuk itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat Aceh untuk bersama sama menjaga komitmen damai tersebut. “Mari kita jaga komitmen damai ini dengan tidak menghidupkan kembali simbol simbol yang berpotensi memecah persatuan dan menimbulkan ketegangan baru,” pungkasnya.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Cegah Gangguan Kamtibmas Dini Hari, Polisi Imbau Pemuda di Bonto-Bonto Segera Pulang

Oktober 23, 2026

Festival Literasi Pangkep 2026 Resmi Ditutup

Oktober 23, 2026

Kapolda Sulsel Siapkan Diklat Sadar Diri bagi Pelaku Perkelahian Kelompok: “Tahu-Tahu Diklat, Tahu-Tahu Sadar Diri

Oktober 22, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Cegah Gangguan Kamtibmas Dini Hari, Polisi Imbau Pemuda di Bonto-Bonto Segera Pulang

By Muhammad Taslim.SHOktober 23, 2026

PANGKEP – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), personel Polsek Ma’rang melaksanakan patroli malam…

Festival Literasi Pangkep 2026 Resmi Ditutup

Oktober 23, 2026

Kapolda Sulsel Siapkan Diklat Sadar Diri bagi Pelaku Perkelahian Kelompok: “Tahu-Tahu Diklat, Tahu-Tahu Sadar Diri

Oktober 22, 2026

Cegah Gangguan Kamtibmas, Kanit Reskrim Polsek Ma’rang Bersama Anggota Piket Laksanakan Patroli

Oktober 22, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

LINTAS KHATULISTIWA
LINTAS KHATULISTIWA

Penerbit: PT Sultan Lintas Media
SK Kemenkumham Nomor: AHU-042606.AH.01.30.Tahun 2024
Nomor Induk Berusaha (NIB): 707240021485
NPWP: 21.251.427.7-809.000

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Cegah Gangguan Kamtibmas Dini Hari, Polisi Imbau Pemuda di Bonto-Bonto Segera Pulang

Oktober 23, 2026

Festival Literasi Pangkep 2026 Resmi Ditutup

Oktober 23, 2026

Kapolda Sulsel Siapkan Diklat Sadar Diri bagi Pelaku Perkelahian Kelompok: “Tahu-Tahu Diklat, Tahu-Tahu Sadar Diri

Oktober 22, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by Rhynaldking.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.