PANGKEP – Panggung politik Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) mulai menghangat. Satu nama yang terus mencuri perhatian publik dan menjadi perbincangan hangat di warung kopi hingga pelosok kepulauan adalah H. Mantiri Mashud Hadade, SH, Anggota DPRD Pangkep.
Bukan tanpa alasan. Sosok yang dikenal dekat dengan rakyat, santun namun tegas ini telah membuktikan kinerjanya sebagai wakil rakyat di Dapil II Bungoro-Labakkang. Reses demi reses, ia tidak hanya datang untuk mendengar, tapi mencatat dan mengawal aspirasi hingga terealisasi menjadi program nyata.
Kini, sebuah tekad besar digaungkan: “SIAP MENUJU PANGGUNG PILKADA 2029″
Apa makna Menuju Panggung Pilkada”?
Bagi H. Mantiri Mashud Hadade, itu bukan sekadar slogan. Itu adalah filosofi pengabdian tanpa batas dan komitmen untuk naik kelas dalam pengabdian.
“Menuju Panggung Pilkada artinya pengabdian kita harus melintasi semua sekat. Dari dataran Bungoro, Labakkang, pegunungan Balocci, hingga gugusan pulau-pulau terluar Pangkep. Tidak ada lagi warga yang merasa jauh dari pemimpinnya. Semua harus terlayani,” tegasnya dalam setiap pertemuan dengan konstituennya.
Dengan tagline pamungkas EWAKO… yang merupakan spirit pantang menyerah, keberanian dan kejujuran orang Bugis-Makassar, H. Mantiri Mashud Hadade, SH menyatakan kesiapannya untuk naik kelas. Dari mengawal aspirasi di parlemen, menuju eksekutor pembangunan di Pilkada Pangkep 2029.
Ia adalah representasi pemimpin muda, energik, paham hukum (SH), dan paham denyut nadi rakyat Pangkep. Bukan pemimpin yang lahir dari menara gading, tapi lahir dari keringat dan aspirasi rakyat.
Pangkep butuh pemimpin yang bisa melintasi Pulau, Daratan dan Pegunungan. Pangkep butuh EWAKO!
Penulis: Tim Redaksi Lintas-Khatulistiwa.com

