Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Tiga Pengguna Sabu di Kalukalukuang Ditangkap, Laskar Merah Putih  (LMP)  Pangkep Desak Penindakan Tanpa Toleransi

April 18, 2026

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Pengguna Sabu di Kalukalukuang Ditangkap, Laskar Merah Putih  (LMP)  Pangkep Desak Penindakan Tanpa Toleransi
  • Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan
  • Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambang di Resepsi Pernikahan Warga Binaan
  • Polisi Hadir di Tengah Masyarakat, SPKT I Polsek Ma’rang Sambangi Hajatan Pernikahan di Laikang
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Pantau Harga Beras di Pasar Tradisional, Pastikan Situasi Aman dan Stabil
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Hadiri Hajatan Warga di Punranga, Wujudkan Kedekatan dengan Masyarakat
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambangi Pos Kamling, Ajak Warga Aktif Jaga Keamanan Lingkungan
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Komisi II DPRD Pangkep Desak Bulog, Segera tuntaskan Kendala Petani
Berita

Komisi II DPRD Pangkep Desak Bulog, Segera tuntaskan Kendala Petani

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHMei 8, 2025Updated:Mei 8, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LINTAS-KHATULISTIWA.COM Pangkep,– Dalam rapat dengar pendapat terbuka yang dipimpin oleh Ketua Komisi 2 DPRD Kabupaten Pangkep, H. M Lutfi Hanafi SE dan Wakil Ketua DPRD Muhtar Salih, muncul isu seputar kendala logistik Perum Bulog. Rapat dengar pendapat yang diselenggarakan pada Kamis, 8 Mei 2024 tersebut difokuskan untuk menampung aspirasi petani setempat yang menghadapi kendala signifikan dalam penjualan Gabah hasil panen.

Kekhawatiran petani tersebut disampaikan melalui Kapt Inf Muh. Nawir, yang mewakili Kodim 1421 Pangkep. Ia menyoroti masalah krusial, yakni minimnya sarana transportasi yang memadai untuk mengangkut gabah hasil panen petani di Pangkep. Kekurangan ini kerap mengakibatkan keterlambatan, gabah terkadang tertahan selama tiga hingga empat hari sebelum diangkut oleh Bulog. Terbatasnya jumlah mitra Bulog yang saat ini hanya berada di Maros dan Sidrap, semakin memperparah masalah tersebut.

“Kami mohon kepada DPRD Kabupaten Pangkep untuk menyampaikan aspirasi petani kami kepada pemerintah pusat, khususnya terkait Bulog,” tegas Kapt Inf Muh. Nawir. “Kurangnya sarana transportasi menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi masyarakat petani kami.”

Baca Juga:  Lagi Hot : Mahasiswa Tabrak Pejalan Kaki karena Nyetir Sambil Diisap Ceweknya

Yang menambah kesulitan petani adalah tidak adanya fasilitas pengeringan gabah yang memadai. Hal ini memaksa petani menjual gabah mereka dengan harga di bawah harga pasar ke pengusaha lokal, meskipun pemerintah berupaya mempertahankan harga beli sebesar Rp 6.500.

“Kami bahkan sudah perintahkan Babinsa (Bintara Pengawas Desa) untuk menginap di lokasi untuk menjaga gabah petani sampai diambil Bulog,” jelas Kapt Inf. Muh. Nawir. “Bayangkan, Bapak Ibu, ini dilakukan untuk menjaga harga gabah petani kita, agar mereka tidak menjual di bawah harga yang ditetapkan pemerintah yaitu Rp 6.500. Ini karena minimnya alat pengering gabah, sehingga petani terpaksa menjual dengan rugi.”

Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa jika gabah tidak dikeringkan dalam waktu empat hari, ia akan mulai berkecambah di dalam karung, sehingga kualitasnya akan menurun drastis. Karena ingin menutup investasi awal, petani sering kali terpaksa menjual gabah mereka ke pengusaha lokal dengan harga mulai dari Rp 6.100 hingga Rp 6.300, yang semakin menggambarkan dampak buruk keterbatasan logistik Bulog.

Baca Juga:  Eksekusi Warung Kopi di Butung Rata dengan Tanah

“Jika gabah didiamkan selama tiga hari, petani panik karena kualitasnya menurun. Mereka perlu mengembalikan modal awal. Karena itu DPRD perlu mengevaluasi sistem Bulog dan menyampaikannya ke pemerintah pusat, sehingga Kabupaten Pangkep bisa menjadi sentra produksi padi masa depan dengan dua kali panen dalam setahun. Kami juga minta agar petani tidak terbebani dan bisa fokus pada produksi padi saja,” tegas Kapt Inf. Nawir.

Menanggapi hal tersebut, Arfendi Iskandar Putra, mewakili Bulog Makassar, mengusulkan solusi potensial: adopsi teknologi pengeringan “solartum”. Metode inovatif ini memanfaatkan energi matahari dalam struktur plastik seperti kubah, yang menjanjikan pendekatan yang lebih berkelanjutan dan hemat biaya untuk pengolahan beras pasca panen. Ia menjelaskan bahwa pengering solartum meminimalkan kehilangan beras gabah selama proses pengeringan, tidak seperti metode konvensional yang mengandalkan blower. Meskipun merupakan solusi yang menjanjikan, efektivitas pengeringan solartum sangat bergantung pada kondisi cuaca yang baik.

Andi Sadda, yang hadir dalam sidang tersebut, mengingatkan para pemangku kepentingan untuk mempertimbangkan dampak lingkungan dari operasi pengeringan skala besar.

Baca Juga:  Cegah Tawuran dan Curanmor, Patroli Cipkon Menteng Sisir Perbatasan Kwitang-Kalipasir

Wakil Ketua Komisi 2 DPRD Muhtar Salih meyakinkan para hadirin bahwa DPRD akan memperjuangkan aspirasi petani di tingkat pusat. Ia juga mengimbau para petani untuk mematuhi peraturan pemerintah demi kepentingan mereka sendiri.

Sentimen serupa juga disampaikan Muhtar, mewakili Kelompok Tani Pangkep. Ia menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak yang terjadi saat ini terhadap petani dan berharap Kementerian Pertanian dapat mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi petani di tingkat akar rumput. Ia menegaskan bahwa TNI yang selama ini menjadi garda terdepan bagi petani tidak dapat disalahkan atas berbagai kekurangan sistem Bulog. Ia menyatakan bahwa mekanisme Bulog yang lambat dan terbatas, ditambah dengan kewajibannya untuk memenuhi kuota, perlu segera diatasi oleh Kementerian Pertanian.

Sidang dengar pendapat ini menggarisbawahi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan infrastruktur dan dukungan logistik bagi petani padi di Kabupaten Pangkep. Komitmen DPRD untuk mengadvokasi kebutuhan ini di tingkat nasional memberikan secercah harapan untuk masa depan yang lebih berkelanjutan dan menguntungkan bagi sektor pertanian di wilayah tersebut.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Pengguna Sabu di Kalukalukuang Ditangkap, Laskar Merah Putih  (LMP)  Pangkep Desak Penindakan Tanpa Toleransi

April 18, 2026

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Uncategorized

Tiga Pengguna Sabu di Kalukalukuang Ditangkap, Laskar Merah Putih  (LMP)  Pangkep Desak Penindakan Tanpa Toleransi

By Muhammad Taslim.SHApril 18, 2026

Lintas-Khatulistiwa.com | PANGKEP — Penangkapan tiga warga yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu di…

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026

Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambang di Resepsi Pernikahan Warga Binaan

April 17, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Tiga Pengguna Sabu di Kalukalukuang Ditangkap, Laskar Merah Putih  (LMP)  Pangkep Desak Penindakan Tanpa Toleransi

April 18, 2026

Geger Pesisir Pantai Pangkep: Warga Temukan ‘Harta Karun’ 1 Kg Sabu Tak Bertuan

April 17, 2026

Peduli Sesama, Aksi Solidaritas Gabungan Universitas Alauddin Makassar Bersama Masyarakat Padang Lampe Galang Bantuan Korban Kebakaran

April 17, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.