LINTAS-KHATULISTIWA.COM PANGKEP – Jum’at,31 Januari 2025, Permasalahan hewan ternak liar masih menjadi masalah warga di Pangkajene, sehingga baru-baru ini digelar rapat koordinasi yang dihadiri oleh pejabat daerah setempat. LettunInf. Umar Abeto, Komandan Koramil 1421-02/Minasatene, Kodim 1421/Pangkep, hadir dalam rapat yang digelar di Kantor Desa Pabundukang tersebut untuk membahas solusi atas permasalahan hewan liar yang selama ini terjadi.
Keberadaan ternak yang berkeliaran bebas, khususnya sapi, telah menjadi sumber keresahan bagi banyak orang di masyarakat. Hewan-hewan ini dilaporkan berkeliaran bebas, tidak hanya menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian dan kebun, tetapi juga menimbulkan gangguan di daerah pemukiman.
Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya mengungkapkan kekhawatiran dan rasa frustrasi yang mendalam terkait masalah tersebut. “Hewan-hewan itu masih berkeliaran di lahan warga dan merusak tanaman. Mereka bahkan berkeliaran bebas di area permukiman. Ini sangat mengganggu,” kata mereka, seraya menekankan perlunya peningkatan kewaspadaan dari para pemilik ternak. Warga yang tidak mau disebutkan namanya itu berharap agar para pemilik ternak lebih bertanggung jawab terhadap hewan-hewan tersebut.
Rapat koordinasi tersebut mempertemukan pejabat desa dan pemangku kepentingan terkait, termasuk Lettu Inf. Umar Abeto, untuk bersama-sama membahas masalah yang rumit tersebut. Diskusi kemungkinan difokuskan pada solusi potensial, termasuk peningkatan penegakan peraturan yang ada, pengembangan area penggembalaan khusus, dan pelaksanaan kampanye kesadaran bagi pemilik ternak.
Keterlibatan seorang pejabat militer menggarisbawahi keseriusan pemerintah daerah dalam menangani masalah ini. Masyarakat berharap upaya kolaboratif antara pemerintah daerah dan militer ini akan menghasilkan perbaikan nyata dan meringankan beban ternak yang tidak terkendali di daerah tersebut. Pertemuan tersebut dipandang sebagai langkah positif untuk memulihkan kedamaian dan ketertiban di daerah pemukiman dan lahan pertanian di Kabupaten Pangkep. Warga kini mengharapkan tindakan konkret dan pengurangan gangguan yang disebabkan oleh ternak yang berkeliaran.

