Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

GEGER KAMPUNG NARKOBA SAPIRIA BORTA DIGEREBEK, 104 ORANG DIAMANKAN, 3 BANDAR DITANGKAP*

Oktober 10, 2026

Polsek Ma’rang Sambangi Warga, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Layanan Polisi 110

Oktober 10, 2026

Polisi Gerebek Kampung Narkoba Borta Tallo, Puluhan Orang Diamankan Polrestabes Makassar

Oktober 10, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • GEGER KAMPUNG NARKOBA SAPIRIA BORTA DIGEREBEK, 104 ORANG DIAMANKAN, 3 BANDAR DITANGKAP
  • Polsek Ma’rang Sambangi Warga, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Layanan Polisi 110
  • Polisi Gerebek Kampung Narkoba Borta Tallo, Puluhan Orang Diamankan Polrestabes Makassar
  • Polda Sulsel Gelar Upacara Serah Terima Pataka Pallawa Lipu, Simbol Pergantian Kepemimpinan
  • Kapolsek Ma’rang Laksanakan Safari Jumat di Masjid Jami Nurul Jihad Tala, Sampaikan Himbauan Kamtibmas.
  • BMKG Rilis Resmi: Soppeng dan 11 Daerah di Sulsel Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026 Akibat El Nino Kuat
  • Warga Balocci Ditemukan Meninggal di Sawah, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
  • Polisi Menyapa, Warga Merasa Aman – Sambang Humanis Polsek Segeri
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » UNICEF: Puluhan Juta Anak Kehilangan Tempat Tinggal karena Bencana Iklim
Nasional

UNICEF: Puluhan Juta Anak Kehilangan Tempat Tinggal karena Bencana Iklim

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHOktober 7, 2023Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LINTAS-KHATULISTIWA.COM – Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Anak-anak atau UNICEF merilis laporan yang menunjukkan puluhan juta anak di seluruh dunia terlantar akibat bencana iklim.

Dilansir AFP, dari 2016 hingga 2021, empat jenis bencana iklim (banjir, badai, kekeringan, dan kebakaran hutan) menyebabkan 43,1 juta anak di 44 negara kehilangan tempat tinggal.

“Ini setara dengan sekitar 20.000 anak kehilangan tempat tinggal setiap hari,” kata Laura Healy, co-author laporan tersebut.

Ia menambahkan, anak-anak yang terdampak kemudian berisiko mengalami trauma lain, seperti terpisah dari orangtuanya atau menjadi korban perdaganan anak.

Menurut Healy, laporan tersebut hanyalah puncak gunung es. Masih ada data yang tidak lengkap, seperti kehilangan tempat tinggal akibat kekeringan yang jarang dilaporkan.

Baca Juga:  Jejak Langkah: Sisi Lain Keluarga yang Kompak

“Kenyataannya adalah dengan adanya dampak perubahan iklim, atau sistem pelacakan yang lebih baik, maka jumlah anak yang terpaksa meninggalkan rumah mereka akan jauh lebih besar,” kata Healy.
Perubahan iklim sangat berpengaruh

Laporan UNICEF menyoroti sejumlah negara, seperti China, Filipina, dan India yang mendominasi dengan 22,3 juta anak kehilangan tempat tinggal,

Hal itu disebabkan oleh paparan geografis negara-negara tersebut terhadap cuaca ekstrem seperti hujan monsun dan angin topan serta populasi anak-anak yang besar.

Namun proporsi terbesar anak yang kehilangan tempat tinggal terjadi di negara-negara kepulauan kecil dan di Tanduk Afrika, di mana konflik, cuaca ekstrem, tata kelola yang buruk, dan eksploitasi sumber daya saling tumpang tindih.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Subianto meresmikan Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral

Sebanyak 76 persen anak-anak di pulau kecil Dominika di Karibia, yang dilanda Badai Maria pada 2017, kehilangan tempat tinggalnya.

Badai juga menyebabkan lebih dari seperempat anak-anak mengungsi di Kuba, Vanuatu, Saint Martin dan Kepulauan Mariana Utara.

Di kategori anak yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir, Somalia dan Sudan Selatan mencatat jumlah tertinggi, masing-masing 12 persen dan 11 persen populasi anak.

Laporan UNICEF juga memuat beberapa prediksi dampak bencana iklim terhadap hilangnya tempat tinggal dalam 30 tahun ke depan.

Misalnya, banjir yang disebabkan oleh meluapnya sungai dapat menyebabkan 96 juta anak kehilangan tempat tinggal.

Sementara, angin topan dapat menyebabkan 10,3 juta anak kehilangan rumah, dan gelombang badai dapat menyebabkan 7,2 juta orang terpaksa meninggalkan tempat tinggal.

Baca Juga:  Polri Tingkatkan Kemampuan Humas Lewat Pelatihan Khusus

Direktur Eksekutif UNICEF Catherine Russell mengatakan, mereka yang terpaksa meninggalkan rumah akan mengalami pukulan hebat dalam hidupnya.

“Meninggalkan rumah mungkin menyelamatkan nyawa mereka, tapi juga membawa dampak yang amat besar,” kata Russell.

Menurut Russell, fenomena tersebut akan terus terjadi seiring dengan meningkatnya dampak perubahan iklim.

“Kita memiliki alat dan pengetahuan untuk merespons tantangan yang semakin meningkat bagi anak-anak ini, namun kita bertindak terlalu lambat,” ungkapnya.

UNICEF meminta para pemimpin dunia untuk mengangkat masalah ini pada KTT iklim COP28 di Dubai pada November dan Desember 2023.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Polisi Menutup Atlet ‘Lari Lantang Bangngia’ di Biringkanaya Di Tengah Tuduhan Judi

Maret 16, 2025

Revisi UU TNI untuk Perkuat Pertahanan Negara dan Profesionalisme Prajurit

Maret 16, 2025

Komunitas Polisi Indonesia Tebar Keceriaan Ramadan

Maret 16, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

GEGER KAMPUNG NARKOBA SAPIRIA BORTA DIGEREBEK, 104 ORANG DIAMANKAN, 3 BANDAR DITANGKAP*

By Muhammad Taslim.SHOktober 10, 2026

Makassar, Lintas-Khatulistiwa.com – Kawasan yang dikenal sebagai Kampung Narkoba Sapiria Borta, Kecamatan Tallo, Kota Makassar,…

Polsek Ma’rang Sambangi Warga, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Layanan Polisi 110

Oktober 10, 2026

Polisi Gerebek Kampung Narkoba Borta Tallo, Puluhan Orang Diamankan Polrestabes Makassar

Oktober 10, 2026

Polda Sulsel Gelar Upacara Serah Terima Pataka Pallawa Lipu, Simbol Pergantian Kepemimpinan

Oktober 9, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

LINTAS KHATULISTIWA
LINTAS KHATULISTIWA

Penerbit: PT Sultan Lintas Media
SK Kemenkumham Nomor: AHU-042606.AH.01.30.Tahun 2024
Nomor Induk Berusaha (NIB): 707240021485
NPWP: 21.251.427.7-809.000

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

GEGER KAMPUNG NARKOBA SAPIRIA BORTA DIGEREBEK, 104 ORANG DIAMANKAN, 3 BANDAR DITANGKAP*

Oktober 10, 2026

Polsek Ma’rang Sambangi Warga, Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Layanan Polisi 110

Oktober 10, 2026

Polisi Gerebek Kampung Narkoba Borta Tallo, Puluhan Orang Diamankan Polrestabes Makassar

Oktober 10, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by Rhynaldking.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.