LINTAS-KHATULISTIWA.COM. BONE, Sulawesi Selatan – Jalur alternatif penting yang menghubungkan Bone dengan Kabupaten Pangkep dan Barru di Sulawesi Selatan terputus setelah terjadi tanah longsor besar di Kecamatan Tellulimpoe. Peristiwa yang dipicu oleh hujan deras selama dua hari ini membuat jalan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.
“Benar, jalur alternatif dari Bone melalui Bulu Tanah yang menghubungkan Pangkep dan Barru saat ini terputus,” kata Kapolsek Tellulimpoe Iptu Muh Syafri saat dikonfirmasi detikSulsel, Selasa, 11 Februari 2025.
Amblasnya jalan tersebut terjadi di Balang Baru, Dusun Tokella, Desa Bonto Masunggu, Kecamatan Tellulimpoe, Kabupaten Bone pada hari Senin, 10 Februari, sekitar pukul 03.00 dini hari waktu setempat. Ruas jalan yang amblas mencapai sekitar empat meter.
“Jalan amblas sekitar empat meter dengan kedalaman sekitar dua meter. Saat ini kendaraan tidak bisa lewat,” kata Syafri.
Kapolres mengaitkan longsor tersebut dengan curah hujan yang tinggi beberapa waktu lalu. “Jalan amblas akibat curah hujan yang tinggi selama dua hari terakhir. Saat ini kami sedang membangun jembatan darurat untuk pejalan kaki dan sepeda motor agar bisa menyeberang, terutama untuk memudahkan akses anak sekolah. Namun, akses untuk mobil belum bisa dilalui saat ini,” jelasnya.
Penutupan jalur alternatif ini diperkirakan akan menyebabkan gangguan signifikan terhadap perjalanan antarkabupaten yang terdampak. Pemerintah daerah didesak untuk mempercepat perbaikan dan mencari jalur alternatif guna mengurangi dampak longsor terhadap warga dan perdagangan. Keselamatan dan kesejahteraan penumpang tetap menjadi prioritas utama karena upaya sedang dilakukan untuk memulihkan aksesibilitas.

