Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kabar Duka: Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Sosok Penjaga Kedaulatan NKRI Berpulang

Mei 31, 2026

Babinkamtibmas Kel.Mappasaile Sambangi Rumah Warga Binaan

Mei 31, 2026

Polsek Mandalle Gelar Patroli Siang Hari Untuk Jaga Kamtibmas

Mei 31, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Kabar Duka: Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Sosok Penjaga Kedaulatan NKRI Berpulang
  • Babinkamtibmas Kel.Mappasaile Sambangi Rumah Warga Binaan
  • Polsek Mandalle Gelar Patroli Siang Hari Untuk Jaga Kamtibmas
  • Patroli Pasar Tradisional, Polsek Ma’rang Ingatkan Juru Parkir Tingkatkan Kewaspadaan Cegah Curanmor
  • Polsek Mandalle Gelar Patroli Malam, Ciptakan Rasa Aman Warga
  • Bhabinkamtibmas Polsek Ma’rang Sambangi Pemuda Saat Patroli Malam, Ajak Jaga Kamtibmas dan Jauhi Narkoba
  • Idul Adha 1447 H: Bupati Pangkep Ajak Masyarakat Teladani Keikhlasan Nabi Ibrahim AS
  • Personel Polsek Ma’rang Amankan Sholat Idul Adha 1447 H di Masjid Besar Taqwa, Arus Lalin Jamaah Tetap Lancar
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Teruslah Bersahabat Sampai Allah Berkata ‘Waktunya Pulang”
Kajian Islam

Teruslah Bersahabat Sampai Allah Berkata ‘Waktunya Pulang”

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHJuli 29, 2025Updated:November 2, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LINTAS-KHATULISTIWA COM. Jakarta– Sebuah kalimat bijak sering kita dengar: “Teruslah bersahabat sampai Allah berkata waktunya pulang.” Ini bukan sekadar rangkaian kata yang indah, melainkan sebuah pengingat mendalam tentang betapa berharganya ikatan persaudaraan dan fungsionalisme waktu dalam hidup kita. Di tengah hiruk-pikuk kehidupan modern yang serba cepat, pesan ini mengajak kita untuk berhenti merenung, memikirkan, dan memprioritaskan apa yang benar-benar esensial: hubungan tulus dengan sesama.

Waktu adalah aset kita yang paling berharga, namun sering terlupakan. Ibarat sebongkah es batu, umur kita, dipakai ataupun tidak, akan tetap mencair dan akhirnya habis. Begitu pula dengan sisa usia kita di dunia ini; ia akan terus berkurang, detik demi detik, hingga tiba saatnya kita harus kembali hadirat Sang Pencipta. Kita akan menua, sakit, dan pada akhirnya meninggal dunia. Kesadaran akan fana-nya kehidupan ini seharusnya menjadi dorongan yang kuat untuk menjalani setiap momen dengan penuh makna, ceria, sabar, dan santai, terutama dalam membina hubungan.

Baca Juga:  Hargai Persahabatan: Sampai Allah Memanggil Kita Pulang

Maka dari itu, manfaatkanlah setiap kesempatan. Ketika ada celah, pergilah bersama teman-teman lama, berkumpul. Bukan sekedar untuk makan-makan, minum-minum, atau bersenang-senang belaka. Lebih dari itu, niatkanlah untuk “membangun kembali” dan memperkuat persaudaraan yang mungkin sempat meredup. Ingat, waktu hidup kita semakin singkat. Mungkin di lain waktu, kesempatan untuk bertemu lagi tidak akan datang. Mungkin kita sudah semakin susah untuk berjalan, atau terhalang oleh berbagai kondisi.

Esensi sejati dari persahabatan bukanlah tentang kesempurnaan. Jangan sampai kita membuang seorang sahabat hanya karena ada ketidaksepakatan atau menemukan satu keburukannya. Ingatlah selalu pepatah, “satu keburukan teman bukan berarti hilang sembilan kebaikan.” Perbanyaklah waktu untuk berkumpul dengan teman-teman dan saudara-saudara kita. Siapa tahu, kelak mereka akan menjadi penolong kita di akhirat.

Baca Juga:  Kebijaksanaan Abadi Ali bin Abi Talib

Untuk mencapai persahabatan yang langgeng dan tulus, buanglah jauh-jauh sifat egois dan iri hati. Terimalah kekurangan dan kelebihan dari sahabat kita apa adanya, jangan berteman karena ada “apa-apanya” di balik pertemanan itu. Nikmati setiap senda gurau dan tawa bersama. Hargai semua perbedaan yang ada, karena itulah yang membuat persahabatan menjadi kaya dan berwarna. Percayakanlah kemampuan teman kita, dan jangan biarkan perasaan pribadi menghalangi kita untuk mendukung mereka.

Jadilah sahabat yang siap sedia:

Baca Juga:  Hakikat Moderasi Beragama: Memperkuat Persatuan Indonesia

Tutupi aibnya , jangan sebarkan.

Bantu ketika dia jatuh , ulurkan tangan tanpa pamrih.

Sediakan bahu ketika dia menangis , berikan ruang untuk kesedihan.

Tertawa dan gembira ketika dia sukses , rayakan pencapaiannya seolah-olah itu milik kita sendiri.

Sebut namanya dalam doa, karena doa adalah ikatan spiritual terindah.

Bertemulah dengan hati yang baik dan tulus, karena ketulusan adalah fondasi.

Ketika hati kita baik dan tulus dalam menjalin persahabatan, percayalah, Allah pun akan selalu bersama kita. Persahabatan sejati adalah anugerah yang tak ternilai, sebuah perjalanan saling menguatkan di dunia ini, dan bekal indah menuju keabadian.

Maka, marilah kita terus bersahabat, merajut ukhuwah, menghargai setiap momen kebersamaan, hingga tiba saatnya Sang Maha Kuasa berkata, “Waktunya pulang.”

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Orang Tua: Titian Surga, Peringatan Neraka

Juli 13, 2025

Kebijaksanaan Abadi Ali bin Abi Talib

Mei 26, 2025

Dunia Perjalanan Singkat menuju Keabadian

April 9, 2025
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Kabar Duka: Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Sosok Penjaga Kedaulatan NKRI Berpulang

By Muhammad Taslim.SHMei 31, 2026

JAKARTA, Lintas Khatulistiwa.com – Kabar duka menyelimuti dunia militer dan pemerintahan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan…

Babinkamtibmas Kel.Mappasaile Sambangi Rumah Warga Binaan

Mei 31, 2026

Polsek Mandalle Gelar Patroli Siang Hari Untuk Jaga Kamtibmas

Mei 31, 2026

Patroli Pasar Tradisional, Polsek Ma’rang Ingatkan Juru Parkir Tingkatkan Kewaspadaan Cegah Curanmor

Mei 31, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Kabar Duka: Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, Sosok Penjaga Kedaulatan NKRI Berpulang

Mei 31, 2026

Babinkamtibmas Kel.Mappasaile Sambangi Rumah Warga Binaan

Mei 31, 2026

Polsek Mandalle Gelar Patroli Siang Hari Untuk Jaga Kamtibmas

Mei 31, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.