Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Gerak Cepat Babinsa Kel. Talaka Sertu Beny Joko Padamkan Sisa Api yang Renggut Nyawa Kakek 80 Tahun di Ma’rang Pangkep

Oktober 15, 2026

Kapolsek Ma’rang Bersama Anggota Hadirkan Kepedulian Polri terhadap Pengangguran

Oktober 15, 2026

Wakapolsek Ma’rang dan Tim Inafis Polres Pangkep Olah TKP, Pria 80 Tahun Tewas Terbakar di Kebun Saat Bakar Sampah untuk Pupuk Kompos

Oktober 15, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Gerak Cepat Babinsa Kel. Talaka Sertu Beny Joko Padamkan Sisa Api yang Renggut Nyawa Kakek 80 Tahun di Ma’rang Pangkep
  • Kapolsek Ma’rang Bersama Anggota Hadirkan Kepedulian Polri terhadap Pengangguran
  • Wakapolsek Ma’rang dan Tim Inafis Polres Pangkep Olah TKP, Pria 80 Tahun Tewas Terbakar di Kebun Saat Bakar Sampah untuk Pupuk Kompos
  • PRIA 80 TAHUN TEWAS TERBAKAR DI KEBUN PANGKEP, DIDUGA LEMAS HIRUP ASAP SAAT BAKAR SAMPAH UNTUK PUPUK KOMPOS
  • Cegah Gangguan Kamtibmas, Ps. Kanit SPKT Polsek Ma’rang Pimpin Patroli Malam di Pemukiman Warga
  • MENDAGRI BERHENTIKAN HUSNIAH TALENRANG DARI JABATAN BUPATI GOWA, DARMAWANGSYAH MUIN DITUNJUK SEBAGAI PLT
  • WASPADA! Sabu Cair Selundup Lewat Vape, Kapolri Minta MUI Haramkan Rokok Elektrik atau Vape
  • PEMKAB PANGKEP INGATKAN WARGA WASPADA KABUT ASAP AKIBAT KARHUTLA, BUPATI MYL: PAKAI MASKER DI LUAR RUANGAN
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Yusril Ihza Mahendra: Pilkada Lewat DPRD Lebih Mudah Diawasi, Tapi Suara Rakyat Tetap Prioritas
Berita

Yusril Ihza Mahendra: Pilkada Lewat DPRD Lebih Mudah Diawasi, Tapi Suara Rakyat Tetap Prioritas

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHJanuari 14, 2026Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Lintas-Khatulistiiwa.com | Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, menyampaikan pandangannya mengenai mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Beliau menilai bahwa pilkada yang diselenggarakan melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) memiliki keunggulan signifikan dalam hal pengawasan dibandingkan dengan pilkada langsung oleh rakyat. Argumen ini dilontarkan Yusril dalam sebuah pernyataan.

Menurut Yusril, keterbatasan jumlah anggota DPRD membuat proses pemilihan lebih mudah untuk diawasi. Hal ini berbeda dengan pilkada langsung yang melibatkan jutaan pemilih, sehingga menciptakan tantangan pengawasan yang lebih kompleks. “Lebih mudah mengawasi anggota DPRD yang jumlahnya terbatas, dibandingkan mengawasi jutaan pemilih dalam pilkada langsung,” ujar Yusril.

Lebih lanjut, Yusril menguraikan bahwa pilkada langsung kerap kali memunculkan berbagai persoalan serius yang berdampak negatif pada kualitas demokrasi di tingkat daerah. Salah satu isu paling krusial yang disorot adalah tingginya biaya politik yang harus ditanggung oleh calon kepala daerah. “Pilkada langsung jelas berbiaya tinggi. Biaya tinggi ini mendorong kepala daerah terpilih untuk menyalahgunakan kekuasaan demi menutupi ongkos politik yang telah dikeluarkan,” tegas Yusril.

Baca Juga:  SPKT I Polsek Ma’rang Laksanakan Patroli Sambang ke Kantor Kelurahan Bonto-Bonto

Beliau berpendapat bahwa tingginya biaya politik tidak hanya membebani kandidat, tetapi juga berpotensi memicu praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme setelah kandidat terpilih.

Kondisi ini dinilai merugikan masyarakat luas dan menghambat terwujudnya tata kelola pemerintahan daerah yang bersih dan efektif.
Yusril menambahkan, mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD berpotensi membuka peluang lebih besar bagi terpilihnya figur figur yang memiliki kapabilitas, rekam jejak, dan integritas yang baik.

Sistem ini, menurutnya, dapat meminimalkan dominasi faktor popularitas dan kekuatan modal dalam penentuan kepala daerah. “Pemilihan tidak langsung lebih memungkinkan calon yang punya kapasitas untuk terpilih, bukan semata mata karena populer atau memiliki uang banyak,” ungkap Yusril.

Baca Juga:  Eks Ketua MK Jimly Peringatkan Kapolri Listyo Sigit: Presiden Prabowo Bisa Batalkan Perpol 10/2025

Meskipun demikian, Yusril menekankan bahwa perdebatan mengenai mekanisme pilkada tidak seharusnya dipandang secara hitam putih. Ia mengingatkan bahwa setiap sistem memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing yang perlu dikaji secara objektif dan komprehensif.

Dalam konteks perdebatan kebijakan saat ini, Yusril menilai fokus utama pemerintah dan para pembuat kebijakan seharusnya diarahkan pada upaya memperbaiki pelaksanaan pilkada langsung.

Tujuannya adalah untuk meminimalkan berbagai dampak negatif yang selama ini muncul. Menurutnya, perbaikan sistem tetap menjadi langkah penting selama pilkada langsung masih diberlakukan.
Perbaikan yang dimaksud mencakup penataan pembiayaan politik agar lebih transparan dan terukur, penguatan pengawasan terhadap praktik politik uang, serta peningkatan kualitas kaderisasi dan rekrutmen calon kepala daerah oleh partai politik. “Pemerintah harus lebih fokus pada perbaikan sistem yang ada,” tegasnya.

Yusril juga mengakui adanya aspirasi dari sejumlah partai politik yang mendorong perubahan sistem pilkada menjadi pemilihan tidak langsung melalui DPRD. Namun demikian, beliau menegaskan bahwa suara rakyat tetap harus menjadi rujukan utama dalam menentukan arah kebijakan demokrasi di daerah.

Baca Juga:  Tonggak Sejarah Pertahanan Indonesia: TNI AU Sukses Uji Coba Pendaratan Tempur di Jalan Tol Trans Sumatera

“Suara rakyat yang menghendaki pemilihan tidak langsung atau tetap menghendaki pemilihan langsung, wajib disimak dan dicermati pemerintah, DPR, dan partai partai politik secara adil dan bijaksana,” kata Yusril.

Ia menambahkan, esensi demokrasi menuntut keterbukaan untuk mendengar aspirasi publik sekaligus tanggung jawab bersama untuk memastikan sistem apa pun yang dipilih dapat dijalankan secara adil, jujur, dan beradab.

“Demokrasi menuntut keterbukaan untuk mendengar aspirasi rakyat, sekaligus tanggung jawab bersama untuk memastikan sistem mana pun yang dipilih akan dijalankan secara adil, jujur, dan beradab. Sistem mana pun nanti yang diputuskan pemerintah dan DPR dalam merevisi UU Pilkada, wajib dihormati oleh semua pihak sebagai sebuah keputusan demokratis,” pungkasnya. (*)

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Gerak Cepat Babinsa Kel. Talaka Sertu Beny Joko Padamkan Sisa Api yang Renggut Nyawa Kakek 80 Tahun di Ma’rang Pangkep

Oktober 15, 2026

Kapolsek Ma’rang Bersama Anggota Hadirkan Kepedulian Polri terhadap Pengangguran

Oktober 15, 2026

Wakapolsek Ma’rang dan Tim Inafis Polres Pangkep Olah TKP, Pria 80 Tahun Tewas Terbakar di Kebun Saat Bakar Sampah untuk Pupuk Kompos

Oktober 15, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss
Berita

Gerak Cepat Babinsa Kel. Talaka Sertu Beny Joko Padamkan Sisa Api yang Renggut Nyawa Kakek 80 Tahun di Ma’rang Pangkep

By Muhammad Taslim.SHOktober 15, 2026

PANGKEP, Lintas-Khatulistiwa.com – Aksi sigap ditunjukkan Babinsa Kelurahan Talaka, Sertu Beny Joko, saat berupaya memadamkan…

Kapolsek Ma’rang Bersama Anggota Hadirkan Kepedulian Polri terhadap Pengangguran

Oktober 15, 2026

Wakapolsek Ma’rang dan Tim Inafis Polres Pangkep Olah TKP, Pria 80 Tahun Tewas Terbakar di Kebun Saat Bakar Sampah untuk Pupuk Kompos

Oktober 15, 2026

PRIA 80 TAHUN TEWAS TERBAKAR DI KEBUN PANGKEP, DIDUGA LEMAS HIRUP ASAP SAAT BAKAR SAMPAH UNTUK PUPUK KOMPOS

Oktober 15, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

LINTAS KHATULISTIWA
LINTAS KHATULISTIWA

Penerbit: PT Sultan Lintas Media
SK Kemenkumham Nomor: AHU-042606.AH.01.30.Tahun 2024
Nomor Induk Berusaha (NIB): 707240021485
NPWP: 21.251.427.7-809.000

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Gerak Cepat Babinsa Kel. Talaka Sertu Beny Joko Padamkan Sisa Api yang Renggut Nyawa Kakek 80 Tahun di Ma’rang Pangkep

Oktober 15, 2026

Kapolsek Ma’rang Bersama Anggota Hadirkan Kepedulian Polri terhadap Pengangguran

Oktober 15, 2026

Wakapolsek Ma’rang dan Tim Inafis Polres Pangkep Olah TKP, Pria 80 Tahun Tewas Terbakar di Kebun Saat Bakar Sampah untuk Pupuk Kompos

Oktober 15, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by Rhynaldking.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.