Lintas-Khatulistiwa.com. | Jakarta – Kualitas gizi anak Indonesia merupakan pondasi krusial bagi masa depan bangsa. Demi mewujudkan gizi yang optimal, transparansi dan keterbukaan, terutama terkait program pemberian makanan bergizi, menjadi sebuah keharusan. Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menyerukan kepada seluruh orang tua di Indonesia untuk berani bersuara dan berperan aktif dalam memastikan program gizi anak berjalan semestinya. ‘Imbuhnya
“Dalam sebuah pernyataan yang tegas namun penuh harap, beliau mengajak para orang tua untuk tidak ragu mengunggah foto atau video menu Makan Bergizi Gratis yang benar benar dikonsumsi oleh anak anak mereka.” Tegas Wamen.(5/2)
Ajakan ini bukan sekadar untuk menampilkan hidangan yang terlihat layak dan menggugah selera, tetapi justru untuk menyoroti apa adanya. Para orang tua didorong untuk mendokumentasikan dan membagikan tidak hanya menu yang baik, tetapi juga menu yang dianggap mengecewakan, bermasalah, bahkan yang kualitasnya dinilai tidak sebanding dengan anggaran yang telah dialokasikan, seperti anggaran Rp10 ribu per porsi.
“Setiap foto dan video yang diunggah orang tua adalah sebuah suara. Suara tersebut adalah harapan terbesar anak anak kita untuk mendapatkan asupan gizi yang memang hak mereka. Satu unggahan yang jujur, satu keluhan yang disampaikan dengan bukti, bisa menjadi langkah awal dari sebuah perubahan besar,” ujar Wakil Kepala BGN.
“Beliau menekankan bahwa partisipasi aktif dari orang tua sangat dibutuhkan untuk mengawasi dan mengevaluasi pelaksanaan program gizi di tingkat sekolah maupun posyandu. Terkadang, apa yang tampak di atas kertas tidak selalu mencerminkan realitas di lapangan. Melalui dokumentasi langsung oleh orang tua, diharapkan dapat tercipta sistem pengawasan yang lebih partisipatif dan efektif.
Keterbukaan informasi ini diharapkan dapat mendorong para penyedia layanan hingga pembuat kebijakan untuk terus berinovasi dan memperbaiki kualitas program gizi anak. Dengan begitu, setiap rupiah anggaran yang digelontorkan benar benar dapat dirasakan manfaatnya oleh anak anak Indonesia, tercermin dalam tumbuh kembang fisik dan kognitif mereka yang optimal.
“Oleh karena itu, mari bersama sama kita jadikan ruang digital sebagai sarana perbaikan. Unggah foto dan video menu yang Anda lihat, berikan komentar yang membangun, dan sampaikan kekhawatiran Anda. Karena demi masa depan gizi anak Indonesia, kebenaran tak boleh ditutupi. Suara Anda berarti, dan perubahan dimulai dari keberanian untuk bersuara.”Pungkasnya (*)

