LINTAS-KHATULISTIWA.COM | Pangkep (19 Januari 2026) – Operasi pencarian dan evakuasi korban jatuhnya pesawat ATR 42 500 di area pegunungan yang terjal dan sulit dijangkau, tepatnya di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, membuahkan hasil manis pada hari kedua penyelenggaraan. Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personel Kodam XIV/Hasanuddin, unsur TNI lainnya, Polri, dan Basarnas, berhasil menemukan korban kedua pada Senin, (19/1/2026).
Korban yang ditemukan kali ini berjenis kelamin perempuan. Penemuan ini menjadi kabar baik setelah sehari sebelumnya tim SAR gabungan telah berhasil menemukan korban pertama, yang diketahui berjenis kelamin laki laki.
Keberhasilan ini dicapai setelah adanya penyisiran intensif dan tak kenal lelah oleh seluruh unsur yang terlibat di medan pegunungan yang memang dikenal ekstrem dan memiliki akses terbatas.
Upaya maksimal yang dilakukan oleh tim SAR gabungan menunjukkan kerja keras, koordinasi yang solid, serta pemanfaatan strategi pencarian yang efektif.
Personel tim SAR terus menyusuri lereng lereng terjal dan jalur jalur rawan bencana, sembari senantiasa memprioritaskan keselamatan setiap personel yang bertugas di lapangan, serta menjaga efektivitas pergerakan. Saat ini, proses evakuasi korban yang baru saja ditemukan tengah dilakukan.
Menanggapi keberhasilan ini, Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada seluruh tim yang telah berjuang. Beliau juga turut memberikan semangat dan motivasi kepada seluruh personel agar terus melanjutkan operasi pencarian hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
Operasi SAR gabungan ini merupakan wujud nyata dari sinergi dan komitmen kemanusiaan yang kuat dari seluruh pihak yang terlibat.
Dalam menghadapi kondisi medan yang ekstrem di Gunung Bulusaraung, semua elemen bekerja bahu membahu demi menuntaskan misi pencarian dan memberikan kepastian serta kelegaan bagi keluarga para korban. Operasi akan terus berlanjut hingga tuntas.

