Close Menu
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Moh. Suhud H, SE. Terima Mandat Pembentukan AMPETRA Pangkep, Target Pengukuhan Oktober 2026

Agustus 31, 2026

Memukau! Tarian Jala Meriahkan Puncak Ramah Tamah HUT RI ke 81 di Laikang

Agustus 30, 2026

Meriah! Malam Ramah Tamah Ikatan Pemuda Laikang Rayakan HUT RI Ke 81 dengan Semangat Nasionalisme

Agustus 30, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Moh. Suhud H, SE. Terima Mandat Pembentukan AMPETRA Pangkep, Target Pengukuhan Oktober 2026
  • Memukau! Tarian Jala Meriahkan Puncak Ramah Tamah HUT RI ke 81 di Laikang
  • Meriah! Malam Ramah Tamah Ikatan Pemuda Laikang Rayakan HUT RI Ke 81 dengan Semangat Nasionalisme
  • Ikatan Pemuda Laikang Gelar Jalan Santai Bertabur Hadiah Bersama Artis Lokal dan Ruslin Community
  • Kebakaran Landa Kampung Tellang Tellang, Lurah Ma’rang dan Damkar Berjuang Padamkan Api hingga Larut Malam
  • Sinergi TNI Polri dan Warga Berhasil Jinakkan Kebakaran Lahan di Perbatasan Punranga Alesipitto
  • Lahan di Perbatasan Punranga dan Alesipitto Terbakar, Sinergi Aparat dan Warga Berhasil Jinakkan Api
  • Ikatan Pemuda Laikang Gelar “Jalan Santai 2026”, Hadirkan Cindy Wilona & Andini Barbiee dengan Doorprize Sepeda Listrik
Facebook X (Twitter) Instagram
Lintas KhatulistiwaLintas Khatulistiwa
Demo
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Lintas Khatulistiwa
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Pendidikan
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Indeks Berita
Beranda » Terungkap: Kenapa Suhu Dingin di Indonesia Pada Juli Bukan Karena Aphelion, Tapi Angin Australia dan Langit Cerah
Berita

Terungkap: Kenapa Suhu Dingin di Indonesia Pada Juli Bukan Karena Aphelion, Tapi Angin Australia dan Langit Cerah

Muhammad Taslim.SHBy Muhammad Taslim.SHJuli 18, 2025Tidak ada komentar
Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

LINTAS-KHATULISTIWA.COM INDONESIA– Fenomena suhu dingin yang sering terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia, terutama di Khatulistiwa Selatan, pada bulan Juli seringkali memicu perbincangan di masyarakat. Banyak yang dipertemukannya dengan fenomena aphelion, yaitu saat Bumi berada pada titik terjauhnya dari Matahari. Namun, benarkah demikian? Penjelasan ilmiah menunjukkan bahwa anggapan tersebut kurang tepat. Suhu dingin di bulan Juli lebih disebabkan oleh faktor-faktor klimatologis, terutama pengaruh angin musim dingin dari Australia.

Aphelion: Jarak Bukan Penentu Musim

Aphelion adalah momen ketika Bumi berada pada jarak terjauhnya dari Matahari dalam orbit elipsnya, yang memang terjadi sekitar awal Juli. Meskipun demikian, jarak Bumi dari Matahari bukanlah penentu utama perubahan musim atau suhu di permukaan Bumi.

Baca Juga:  Sejumlah Generasi "Z" berbagi Takjil

Perubahan musim di Bumi murni dipengaruhi oleh kemiringan sumbu rotasi Bumi sebesar 23,5 derajat terhadap bidang orbitnya. Kemiringan inilah yang menyebabkan belahan Bumi utara dan selatan mendapatkan intensitas sinar Matahari yang berbeda-beda sepanjang tahun, menciptakan pola musim panas, gugur, dingin, dan semi. Jadi, meskipun Bumi berada pada jarak terjauhnya dari Matahari saat aphelion, hal ini tidak secara langsung menyebabkan suhu menjadi lebih dingin di Indonesia.

Penyebab Utama: Angin Musim Dingin dari Australia

Penyebab utama suhu dingin yang terasa di Indonesia pada bulan Juli adalah hembusan angin muson dari Benua Australia. Pada saat ini, Australia sedang mengalami puncak musim dingin dan memiliki tekanan udara yang tinggi. Angin yang bertiup dari daerah bertekanan tinggi ini membawa massa udara yang dingin dan kering menuju wilayah Indonesia. Angin inilah yang berperan besar dalam menurunkan suhu rata-rata di berbagai daerah di Indonesia, terutama yang berada di selatan khatulistiwa.

Baca Juga:  Personel Polsek Ma’rang Amankan Sholat Tarawih dan Lakukan Pengaturan Lalu Lintas Demi Kenyamanan Jamaah

Faktor Pendukung: Langit Cerah Minim Awan

Selain hembusan angin dingin, kondisi langit yang cenderung lebih cerah dan minim awan selama musim kemarau juga turut berkontribusi pada penurunan suhu. Pada malam hari, tanpa adanya tutupan awan yang berfungsi sebagai “selimut”, panas yang terlepas dari permukaan Bumi ke atmosfer tidak tertahan dan langsung melayang ke luar angkasa. Akibatnya, suhu udara di permukaan bumi, terutama pada dini hari hingga pagi hari, menjadi jauh lebih rendah. Kondisi ini seringkali menyebabkan embun beku di beberapa daerah dataran tinggi seperti Dieng.

Baca Juga:  Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet, Ikuti Pendidikan Reguler Seskoad LXVII

Fenomena Alamiah yang Normal

Dengan demikian, fenomena suhu dingin yang kita rasakan di bulan Juli merupakan siklus alamiah yang biasa terjadi pada puncak musim kemarau. Ini adalah bagian dari dinamika iklim global yang tidak ada kaitannya langsung dengan posisi terjauh Bumi dari Matahari.

Anda merasakan dingin menusuk di bulan Juli, transmisi bahwa itu adalah ‘kiriman’ alami dari Australia yang sedang musim dingin dan dampak dari langit cerah di musim kemarau, bukan karena Bumi sedang menjauh dari Matahari.

Share. Facebook WhatsApp Twitter Telegram
Muhammad Taslim.SH
  • Website

Related Posts

Moh. Suhud H, SE. Terima Mandat Pembentukan AMPETRA Pangkep, Target Pengukuhan Oktober 2026

Agustus 31, 2026

Memukau! Tarian Jala Meriahkan Puncak Ramah Tamah HUT RI ke 81 di Laikang

Agustus 30, 2026

Meriah! Malam Ramah Tamah Ikatan Pemuda Laikang Rayakan HUT RI Ke 81 dengan Semangat Nasionalisme

Agustus 30, 2026
Leave A Reply Cancel Reply

Top Posts

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024

Mahfud MD: Berdemokrasi dan Menegakkan Hukum Perlu Kesabaran

Maret 14, 2023
Don't Miss

Moh. Suhud H, SE. Terima Mandat Pembentukan AMPETRA Pangkep, Target Pengukuhan Oktober 2026

By Muhammad Taslim.SHAgustus 31, 2026

PANGKEP – Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) akan segera memiliki wadah resmi bagi para pelaku…

Memukau! Tarian Jala Meriahkan Puncak Ramah Tamah HUT RI ke 81 di Laikang

Agustus 30, 2026

Meriah! Malam Ramah Tamah Ikatan Pemuda Laikang Rayakan HUT RI Ke 81 dengan Semangat Nasionalisme

Agustus 30, 2026

Ikatan Pemuda Laikang Gelar Jalan Santai Bertabur Hadiah Bersama Artis Lokal dan Ruslin Community

Agustus 30, 2026
Stay In Touch
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
About Us
About Us

Your source for the lifestyle news. This demo is crafted specifically to exhibit the use of the theme as a lifestyle site. Visit our main page for more demos.

We're accepting new partnerships right now.

Email Us: info@example.com
Contact: +1-320-0123-451

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube WhatsApp TikTok Telegram
Our Picks

Moh. Suhud H, SE. Terima Mandat Pembentukan AMPETRA Pangkep, Target Pengukuhan Oktober 2026

Agustus 31, 2026

Memukau! Tarian Jala Meriahkan Puncak Ramah Tamah HUT RI ke 81 di Laikang

Agustus 30, 2026

Meriah! Malam Ramah Tamah Ikatan Pemuda Laikang Rayakan HUT RI Ke 81 dengan Semangat Nasionalisme

Agustus 30, 2026
Most Popular

Awal Bulan Suci Ramadhan, Kapolda Sulsel Berikan Himbauan Kepada Masyarakat*

Maret 14, 2024

Dianggap Menodai perjuangan ummat untuk boikot produk Israel Sayful Ayyubi Sekertaris DPD FPI Sulsel, Di Non Aktifkan

Maret 4, 2024

Seorang Penggali Kubur TPU Kelurahan Talaka-Pangkep dihebohkan Ular Kepala dua

Januari 16, 2024
© 2026 LINTAS KHATULISTIWA by WEBPro.
  • Privacy Policy
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.