LINTAS-KHATULISTIWA.COM. Pangkep – Stabilitas keamanan dan kedamaian masyarakat (Kamtibmas) menjadi fondasi utama bagi kelangsungan roda perekonomian daerah. Menyadari pentingnya hal ini, Kepolisian Resor (Polres) Pangkep menunjukkan komitmen kuatnya dengan menerima audiensi dari pimpinan Asosiasi Perusahaan Marmer Kabupaten Pangkep.
Pertemuan strategi ini berlangsung pada hari Kamis, 02 Oktober 2025, pukul 09.00 WITA, bertempat di ruang kerja Kapolres Pangkep, AKBP Muhammad Husni Ramli, SIK, MH, M.Tr.Opsla.
Audiensi ini dilaksanakan dalam rangka memperkuat tali silaturahmi sekaligus memaparkan dinamika terkini yang dihadapi oleh industri manufaktur, sektor unggulan yang menjadi salah satu potensi vital Kabupaten Pangkep.
Tantangan Bisnis dan Dukungan Kamtibmas
Dalam sesi diskusi, perwakilan Asosiasi Perusahaan Marmer menyampaikan kondisi sektor usaha yang belakangan ini cenderung mengalami kendala operasional. Hambatan tersebut, baik dari sisi manajemen maupun pasar, sering berimbas langsung pada permasalahan internal, terutama yang berkaitan dengan hubungan industrial dan karyawan.
Mencermati potensi gejolak yang mungkin timbul akibat dinamika perusahaan, pihak asosiasi secara resmi meminta dukungan penuh dari Polres Pangkep. Tujuannya adalah memastikan situasi Kamtibmas di wilayah operasional perusahaan tetap terjaga, sehingga proses produksi dan investasi dapat berjalan tanpa gangguan.
Respon Proaktif Kapolres: Persuasif dan Preventif
Kapolres Pangkep, AKBP Muhammad Husni Ramli menyambut baik inisiatif komunikasi yang dilakukan oleh asosiasi. Beliau menegaskan bahwa Polri melalui Polres Pangkep memiliki tanggung jawab penuh untuk hadir dan menjamin keamanan lingkungan usaha.
Namun, Kapolres menekankan bahwa keamanan terbaik dimulai dari pencegahan internal dan penyelesaian masalah secara damai.
“Setiap permasalahan yang ada, khususnya terkait manajemen maupun karyawan, kami harap dapat segera disampaikan kepada Polri sehingga dapat diambil langkah-langkah antisipasi,” ujar Kapolres.
AKBP Husni Ramli lebih lanjut menyoroti perlunya solusi yang diperlukan pada musyawarah dan kekeluargaan. Beliau mendorong agar setiap persoalan internal dapat dilakukan secara persuasif.
“Kami juga berharap agar penyelesaian masalah dapat dilakukan secara persuasif, serta perusahaan dapat memberikan perhatian kepada masyarakat sekitar demi kelangsungan perusahaan,” tambahnya, tekanan pada aspek tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) sebagai benteng pencegahan konflik sosial.
Fondasi Stabilitas Perekonomian Daerah
Kehadiran Kasat Intel Polres Pangkep, IPTU Zulficar, S.Sos., M.Si., dalam audiensi ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam peta potensi kerawanan dini di sektor industri.
Kegiatan audiensi ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergitas yang berkelanjutan antara pihak kepolisian dengan pengusaha. Dengan adanya komunikasi yang intensif, Polres Pangkep dan Asosiasi Perusahaan Marmer dapat bekerja sama secara proaktif, tidak hanya merespons masalah, tetapi juga merancang strategi pencegahan yang efektif.
Kemitraan ini memastikan bahwa sektor usaha marmer, sebagai salah satu pilar utama pendapatan daerah Kabupaten Pangkep, dapat terus beroperasi dalam lingkungan yang kondusif, menjamin stabilitas keamanan yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara keseluruhan.

